Asyiknya Menjelajah Wisata Seru di Batu - Malang!

Sunday, June 16, 2019

Wah, gimana nih mudiknya? Libur lebaran sudah berakhir dan pastinya menyisakan kelelahan dan biasanya sih kehampaan *dibaca : kekosongan* di ATM kita hehehe. Hayo lah ngaku aja!

Tapi gak apa-apa lah, walaupun mudik itu melelahkan dan menghabiskan sebagian besar budget THR tapi yang penting kan hati senang bisa ketemuan sanak keluarga di kampung halaman. Ya kan? Kan? Kan? Iya-in aja sih.

Sekarang sudah waktunya kembali ke rutinitas sehari-hari dan balik lagi menabung lah. Menabung emang buat apaan sik? Ya cencu saja buat rencana liburan akhir tahun lah. Kan kudu direncanain dan disusun budgetnya dari sekarang dong, biar gak kebablasan kalo mendadak.

mohon maaf lahir batin yah semuanya!
Sempat berdiskusi sama Abah, Kayla dan Fathir pengennya sih akhir tahun ini kita jalan-jalan ke tempat wisata yang bikin syeger jiwa raga gitu deh. Agak bosen main di kota yang banyak mall-nya. Akhirnya setelah browsing dan debat sana-sini kita memutuskan untuk jalan-jalan ke Batu, Malang aja akhir tahun ini.

#UninstallKhawatir Bareng Gojek untuk Para Ibu yang Mudah Cemas

Thursday, May 9, 2019


Gue mulai menulis di blog ini sejak Kayla masih TK. Tak terasa waktu bagaikan terbang melayang tak terkendali dan sekarang Kayla udah mau lulus SMP aja lho! *umpetin uban, berendam anti-aging*
Beberapa waktu belakangan ini Kayla memang sedang sibuk sekali mengikuti les pemantapan sebagai salah satu bentuk persiapannya dalam menghadapi UNBK. Walaupun Kayla terlihat nyantai, tapi entah mengapa justru gue yang suka ribet sendiri hahaha.
Sebagai ibu-ibu setia sekaligus posesif tentu saja gue selalu siap sedia mengantar jemput Kayla ke tempat les dengan motor pink kesayangan gue dong. Lokasi les Kayla kebetulan di kawasan mall, jadi biasanya kalau gue terlambat menjemput, Kayla suka menyeberang dari tempat les dan nongkrong di mall.
Tapi jadwal les pemantapan Kayla yang kadang berubah-ubah membuat gue sedikit kalang kabut untuk menyesuaikan. Kayla juga sering sekali harus mengikuti Try Out yang lokasinya lumayan jauh. Terkadang gue sudah deal untuk hadir di sebuah event blog, tapi ternyata jadwal les atau Try Out Kayla berubah. Bahkan pernah suatu waktu, jadwal les Kayla bentrok dengan tunamen futsal Fathir. Nah lho.

Menjajal Menu Special Combo di Tenno Ramen Paskal

Saturday, May 4, 2019

Wah, gue tuh penggemar ramen kelas berat lho. DOYAN BANGET!

Mungkin karena adegan makan ramen hampir selalu ada di setiap drama korea yang gue tonton. Iya, gue memang secetek itu hahaha. Ramen instant yang ada di supermarket selalu gue jajal dalam berbagai rasa. Makanya gue selalu semangat kalau disuruh menjajal tempat makan ramen. Bawaannya bahagia!

Beberapa waktu yang lalu kebetulan gue bersama teman-teman blogger Bandung diundang untuk mencicipi Tenno Ramen yang lokasinya di Paskal Food Market Bandung, Jl. Pasir Kaliki no, 25-27 Bandung.


Selain di Paskal Food Market, untuk saat ini terdapat beberapa Outlet Tenno Ramen di Bandung yaitu di BTC Fashion Mall dan Festival Citilink.

Keseruan ASUS ZenBook Blogger Gathering di Bandung

Sunday, April 21, 2019


Sudah beberapa hari belakangan ini Bandung diguyur hujan deras menjelang sore hari.

Siang itu pun langit mulai terlihat mendung. Tapi gue tetap meninggalkan rumah dengan penuh semangat sembari mengendarai motor pink kesayangan menuju Savoy Homan. Lokasinya lumayan jauh dari rumah gue sih dan harus melewati beberapa titik macet. Untunglah gue berhasil tiba tepat waktu di kawasan Asia Afrika.

Setibanya di parkiran motor Hotel Savoy Homan, hujan mulai turun bergemericik. Dalam hati gue berdoa semoga hujan segera reda. Gue sedikit khawatir karena menurut jadwal sih, sore ini seharusnya kita akan berjalan-jalan dan berfoto-ria di kawasan Landmark Bandung seperti Titik Nol, Gedung Merdeka, Braga dan Alun-Alun. Mudah-mudahan nanti sore cuacanya cerah yah.

Ternyata gue bertemu dengan beberapa teman blogger di area parkir motor yaitu Dedew dan Kang Abah Raka. Kebetulan sekali nih, jadi kita bisa bersama-sama menuju ke Meeting Room di lantai satu yang mana masih belum gue ketahui lokasinya. Sesampainya di sana, rupanya teman-teman blogger sudah mulai banyak yang hadir.


Asyiknya Nongkrong Sendirian di Mall

Monday, April 15, 2019


Adakah di sini yang suka nongkrong di mall sendirian aja? Gue sering lho!

Dulu sih gue gak berani lho nongkrong di mall sendirian, alesannya simple dan cemen bener : KARENA TAKUT DI-JUDGE! Hahaha. Gak jelas juga sih khawatir di-judge apaan. Mungkin takut dianggep gak punya temen kali yah. Gak penting juga sih.

Segitu pedulinya yah gue sama pendapat orang lain, padahal sebenernya  sih gak ada yang merhatiin juga. Semua orang sibuk sama urusan dan masalahnya masing-masing. Gak ada yang punya waktu buat mikirin atau mempedulikan gue. Itu mah gue-nya aja yang sok-sok kena sindrom berasa penting hahaha.

Saat itu gue lagi nongkrong sendirian di BIP – Bandung Indah Plaza, duduk di foodcourt sembari scrolling instagram untuk nyari spoiler drama korea favorite gue. Karena keasyikan nonton spoiler, batre smartphone gue pun  akhirnya menyerah dan tumbang deh.

Sebagai anak *sok* millenial yang memiliki tingkat ketergantungan tinggi dengan hapenya, debar-debar panik mulai menyelusup ke relung jiwa karena saat itu kebetulan gue lagi  gak bawa colokan dan power bank. Gimana kalo tiba-tiba ada yang nawarin job ketika hape gue mati? Nanti dianggapnya gue slow respon dan kurang gesit! *anaknya job oriented bener*

Setelah celingukan sejenak, mata gue tiba-tiba saja menemukan mesin uwu-uwu berwana hijau yang bertuliskan ReCharge - SEWA POWER BANK. Kebetulan lokasi mesin tersebut memang dekat Food Court, jadi emang terlihat cukup jelas dan pasti kamu lewati sih. Nah lho! Emang beneran sekarang bisa nyewa power bank di Mall? Tapi kok cuma ada mesinnya doang sih? Gak ada mbak-mbak nya nih? Gimana dong cara transaksinya?

Setelah gue baca-baca petunjuk di mesin tersebut, ternyata kita harus download aplikasinya terlebih dahulu di playstore atau app store . Dengan kekuatan batre yang di ambang kematian, gue pun install aplikasi ReCharge. Setelah itu tinggal melakukan registrasi dan konfirm aja via no hape. Gampang banget deh pokoknya.

JNE Balarea 2019 di Bandung

Monday, April 8, 2019


Belakangan ini lagi nge-heits banget istilah Revolusi Industri 4.0.

Nah lho, sebagai anak gawl millenial yang sering nongkrong di timeline *ngaku-ngaku sih* mau tidak mau gue semakin menyadari perubahan super cepat yang tengah terjadi saat ini. Saking cepatnya, baru juga ngedip udah ada informasi baru yang beredar di timeline. Makanya orang zaman sekarang tuh saking gak mau ketinggalan, kerjanya jadi kepo-in smartphone terus *bukan aku - bukan aku*

Revolusi Teknologi yang digabungkan dengan Revolusi Digital akhirnya menghasilkan Revolusi Industry 4.0. Akibatnya adalah saat ini sih mulai banyak banget lapangan pekerjaan baru yang gak pernah muncul sebelumnya. 10 tahun yang lalu siapa sih yang menyangka bahwa cuma sekadar posting foto dan nyetatus doang di media sosial bisa menghasilkan duit? 10 tahun yang lalu siapa juga yang menyangka bahwa cuma ngebacot dan bikin video di youtube bisa menghasilkan adsense yang berlimpah?

Makanya saat ini pemerintah tengah berusaha untuk mengembangkan ekonomi kreatif dan ekonomi digital sebagai model ekonomi baru yang kelak bakal jadi tulang punggung negara kita.

Contoh yang sederhana sih kalau zaman dulu kita jualan baju, maka untuk penjualan biasanya kita akan membuka toko di rumah atau titipkan ke toko besar. Tidak lupa untuk selalu membawa gembolan baju untuk dijual setiap menghadiri arisan RT atau nongkrong bareng teman-teman. Ribet bener buk!

Sekarang kan udah gak perlu serepot itu. Tinggal foto aja se-aesthetic mungkin dan bikin online shop. Pajang fotonya di semua platform media sosial yang kita miliki. Market place pun udah bertebaran dimana-mana tuh. Cakupan konsumen pun akan semakin luas, makanya sistem distribusi dan logistik pun kudu lancar lah.



Tentang Personal Branding dan Etika Blogger

Wednesday, March 20, 2019


Beberapa waktu yang lalu, gue diminta untuk sharing sama temen-teman blogger untuk membahas tentang Personal Branding dan Etika Blogger. Alhamdulillah acaranya berjalan dengan baik. Walaupun awalnya sempat agak nervous tapi setelah berhasil mengikis kegugupan gak penting tersebut, akhirnya gue pun bisa nge-bacot dengan lancar udah kayak yang lagi curhat beneran hahaha.

Bagi yang sering mampir ke blog ini, mungkin sudah mengetahui bahwa gue tuh suka banget sama standup comedy. Dulu gue sering datang ke acara sharing para komika Bandung untuk mendapatkan ilmu seputar tehnik standup comedy. Salah satunya adalah cara bagaimana untuk bisa perform dengan baik di atas panggung. Dan gue pernah beneran bikin materi standup comedy,  kemudian nekad ikutan open mic hahahaha. Kayaknya dulu pernah gue posting deh di blog gue yang detik.

Saat itu gue sempat diberikan tips tentang tehnik penguasaan panggung dalam standup comedy, yang mana masih gue ingat sampai sekarang. 3 hal penting yang harus diperhatikan ketika akan tampil  adalah : menguasai materi, menguasai panggung dan menguasai  penonton.

Biasanya tehnik yang paling sulit dan agak tricky adalah point terakhir yaitu menguasai penonton. Karena ketika sedang open mic di café, biasanya penonton yang hadir terdiri dari berbagai usia dan lapisan sehingga sulit sekali untuk bisa menebak dan menembus cara berpikirnya. Akhirnya gue pun menyerah jadi standup comedian dan memilih untuk menjadi blogger aja bhahahahahaha

Personal Branding dan Etika Blogger

Ibu yang Baper!

Tuesday, March 12, 2019

Akhirnya saat itu tiba juga!

Gue sudah tahu bahwa moment seperti ini pasti akan tiba dan gue sudah mempersiapkan hati gue sebaik-baiknya.  Gue pikir, gue sudah siap. Tapi sepertinya gue terlalu gegabah dalam menilai situasi ini, karena gue rasa gue tidak akan pernah bisa siap menghadapi moment ini.

POKOKNYA GUE BAPER!

Saat ini Fathir sudah berusia 9 tahun dan duduk di kelas 3 SD. Awalnya gue tidak menyadari sih, namun perlahan tapi pasti gue mulai yakin bahwa Fathir saat ini telah masuk ke fase tersebut. Fase yang bikin gue baper.


Gelegar Hadiah 2019 - Metro Indah Mall

Thursday, March 7, 2019

Kategori mall atau tempat nongkrong favorite lo apaan sih?

Untuk gue sendiri sih selain tempatnya harus cozy dan harga barang-barangnya masih terjangkau dompetku, yang paling penting adalah tempatnya jangan jauh-jauh dari rumah karena gue anaknya rada cemen dan malesan hahaha

Menetap di sebuah komplek perumahan yang telah gue tinggali selama lebih dari 15 tahun membuat gue betah, karena selain lingkungannya asyik juga karena deket sama mall super lengkap yang dalemnya serba ada yaitu Metro Indah Mall.

Metro Indah Mall ini sepertinya emang mall kesayangan warga komplek deh. Tempat langganan untuk mengadakan berbagai acara mulai dari arisan, buka puasa bareng, perpisahan sekolah, atau cuma sekadar tempat ngumpul para ibu-ibu sepulang nganterin anaknya ekskul berenang hehehe *iya itu emang aku dan gerombolanku!*


Melindungi Anak dari Pelecehan Seksual

Tuesday, February 26, 2019


Hati gue bagai teriris membaca berita yang tengah berseliweran beberapa waktu belakangan ini tentang pelecehan seksual pada anak. Kayaknya kok makin sini kasusnya jadi semakin banyak dan korban pun semakin muda sih. Korbannya tuh rata-rata masih berusia SD, yang mana dadanya aja masih belum tumbuh dan bisa dipastikan belum ada ada edukasi sama sekali tentang seks.

Udah sakit jiwa nih orang-orang. Aslik emosi gue!

Gue akui bahwa selama ini baik di blog, twiter atau IG sebenernya gue memang lebih suka nulis hal-hal yang receh, ringan dan membahagiakan saja. Paling banter heboh ngebahas drama korea doang. Tapi kali ini gue beneran emosi dan merasa harus menuliskannya. Hati gue sebagai seorang ibu benar-benar merasa terusik.

Pentingnya Edukasi Seks

Selama ini mungkin orang tua mikirnya membahas seks dengan anak mah nanti ajalah kalau mereka udah remaja, udah datang bulan atau udah mimpi basah. Ngebahas seks dengan anak tuh rasanya campur aduklah. Berasa malu, canggung dan bingung harus mulai dari mana. Sebagai ibu gue sangat memahami keengganan tersebut. Gue juga sama kok. Pengennya dinanti-nanti aja.

Tapi kalo melihat kasus yang berkembang belakangan ini, bahwa para predator menyerang anak-anak kita di usia yang masih muda banget, maka sudah sepantasnya para orang tua menyingkirkan keenganan tersebut. Dan mulai memberikan edukasi seks kepada anak-anak kita sebagai proteksi mereka. Sesegera mungkin!

MyRepublic Internet Kencang Gak Pake Lama

Friday, February 22, 2019


Apakah elo termasuk pengabdi dan penyembah internet cepat seperti gue jugak?

Sebagai Kdramalover level akut yang kerjaan sehari-harinya streaming drama Korea untuk dijadikan bahan konten di media sosial, internet cepat gak pake buffering buat gue merupakan sebuah kenikmatan hakiki. Seriusan.

Bukan cuma sekadar itu saja sih.

Dunia digital sudah tak bisa terlepas dari rutinitas kita sehari-hari. Saat ini pun harus diakui bahwa kita lebih sering mengkonsumsi berita via timeline. Bahkan setiap kali berniat untuk berkunjung ke suatu tempat atau membeli sesuatu sudah dipastikan harus browsing terlebih dahulu untuk mencari referensi.  Ya kan? Kan? Hayo ngaku!

Sebagai blogger aktif yang getol banget mengamati pergerakan timeline di media sosial dan rajin membuat berbagai konten kocak seputar drama Korea di sosmed, gue sih merasa bahwa saat ini internet sudah merupakan kebutuhan primer. Bakalan hampa dan merana banget hidup gue kalau gak ada internet. Semacam ribet gitu.


Drama Whatsapp Keluarga

Thursday, February 14, 2019


Gue sih berasa sejak ada whatsapp hidup gue jadi makin berisik.

Sejujurnya gue termasuk oknum yang sangat terlambat untuk menginstall whatsapp. Ketika whatsapp mulai booming, gue keukeuh cuma mau pake kakaotalk dan line doang, karena saat itu kebetulan temen-temen gue dari team Touch Korea Tour pakenya itu. Jadi kan bisa sekalian alesan juga untuk menghindar di-invite ke grup-grup yang kurang berfaedah.

Gue akhirnya terpaksa install whatsap, karena ternyata semua bentuk komunikasi untuk mendapat kerjaan dari blog tuh ternyata kebanyakan via whatsapp ahahaha. Gue pun menelan ego gue dan memutuskan untuk ikutan menginstall whatsapp, yah demi apa lagi kalo bukan demi duit lah! *AKU KOTOR* hahaha


Dan mulailah gue terjerat dan terperangkap ke dalam berbagai group super berisik, mulai dari grup reuni, grup keluarga, grup RT, grup pengajian, grup sekolah Kayla, grup sekolah Fathir, grup arisan, grup blogger, grup kdrama, grup ghibah dan grup lainnya!

Anak Terampil Kelola Uang di Era Digital

Tuesday, January 22, 2019


Selama ini sih kalau berhubungan dengan uang, gue jarang membahasnya secara serius dengan anak-anak.

Biasanya gue hanya memberi Kayla dan Fathir uang jajan seperlunya ketika berangkat sekolah dan setiap malam ditanya uangnya dipakai untuk jajan apa saja. Udah itu aja sih.

Sesekali memang mereka menerima uang yang jumlahnya agak besar. Biasanya ketika lebaran karena banyak saudara yang memberi THR. Atau beberapa waktu yang lalu ketika Fathir disunat, banyak yang ngasih amplop tuh hahaha.

Tapi lagi-lagi gue jarang membahas pemakaian uang mereka secara serius. Gue cenderung untuk membebaskan mereka untuk membelanjakan uang tersebut, paling gue hanya sebatas mengingatkan untuk ditabung sebagian. Tidak pernah terbersit sedikit pun dalam benak gue untuk memotivasi mereka untuk menghasilkan sesuatu dari uang yang mereka miliki. Atau minimal diajak diskusi, selain membeli sesuatu enaknya uang tersebut dipakai untuk apa. Gak pernah! Duh, terlalu abai aku tuh!


Jalanin Bareng Bersama PRUCritical Benefit 88

Monday, January 21, 2019

Kalau boleh jujur sedari dulu resolusi tahun baru gue selalu saja sama lho : pengen hidup sehat.

Tapi ya gitu deh, masih cuma sekadar pengen aja. Ketika harus menjalankannya sendiri dengan sungguh-sungguh ternyata sulit minta ampun. Banyak aral rintangan dan godaan yang kian menerpa. Mulai dari pola tidur yang berantakan karena suka keasyikan begadang sambil nonton drama korea. Belum lagi kalau pagi-pagi gak sempet sarapan sukanya ngemil gorengan karena ehm, yah karena enak aja hahaha.  Sejatinya  gorengan dan mie instant itu merupakan kenikmatan hakiki yang sulit untuk diberantas yah!

Akhirnya gue pun benar-benar bertekad untuk mulai berolahraga kembali. Sebenarnya dulu gue sempat rutin melakukan senam aerobik atau zumba bareng ibu-ibu komplek. Tapi karena Fathir semester lalu sekolah siang, akhirnya jadwal senam gue pun berantakan. Dan malah jadi keterusan males deh.

Berhubung di komplek rumah gue baru saja dibangun jogging track, akhirnya gue pun memutuskan untuk lari pagi. Setelah mengantarkan anak-anak ke sekolah dan beres-beres rumah seadanya, gue pun langsung mengenakan sepatu dan melipir ke lapangan.

Tapi parah bener sih, baru juga lari satu keliling gue sudah ngos-ngosan kehabisan nafas. Ketika menuju putaran kedua, gue pun mulai merasakan persendian kaki gue seperti longgar sulit dikendalikan dan hampir mau copot. Di putaran ketiga  mata gue sudah mulai berkunang-kunang dan sedikit berhalusinasi. Gue pun mulai bertanya-tanya mengapa gue terlahir ke dunia ini, akhirnya memutuskan untuk menyerah saja. Kenapa lemah banget sih! Hahahaha.


Tempat Wisata Asyik di Yogyakarta

Tuesday, January 15, 2019

Memiliki anak yang beranjak remaja itu gampang-gampang susah, harus tarik ulur terus.

Kayla saat ini sudah duduk di kelas 9 dan sedang berada di usia yang lagi labil-labilnya. Makanya gue selalu berusaha untuk menghabiskan banyak waktu berkualitas dengannya. Kita sering sekali jalan-jalan hanya berdua saja tanpa Abah dan Fathir. Walaupun hanya sekadar makan atau nonton bareng saja, tapi gue berusaha memanfaatkan waktu tersebut untuk benar-benar mendengarkan curhat dan keluh kesahnya Kayla.

Sebentar lagi Kayla akan menjalankan UNBK kemudian masuk SMA, sehingga saat ini ia sedang sibuk ikut les pemantapan. Rencananya sih untuk menyemangati Kayla, sekalian mempererat bonding antara gue dan Kayla juga, setelah selesai UNBK gue ingin mengajaknya travelling ala-ala backpacker. Berduaan aja.


Bener aja sih, setelah gue menceritakan tentang rencana tersebut kepada Kayla ia langsung kegirangan. Dengan penuh semangat kita pun mulai browsing untuk mencari tempat yang asyik untuk dikunjungi. Tapi gue sudah mewanti-wanti bahwa konsepnya adalah backpacker dan budget kita terbatas, jadi no fancy hotel - no fancy resto *kecuali ia mau dipotong uang jajan buat nambahin ongkos hehe*

Setelah berdiskusi panjang lebar dengan Kayla, akhirnya kita pun sepakat untuk memilih Yogyakarta sebagai tujuan travelling kita. Dan supaya lebih terasa jiwa bertualangnya sekalian menekan biaya kita pun memutuskan untuk pakai kereta aja. Untunglah gue punya aplikasi pegipegi yang mana  jadwal kereta berikut harganya pun lengkap banget.

Pesan tiket kereta secara via pegipegi sangat praktis, karena layanan pemesanan online dibuka selama 24 jam dan pembayarannya pun bisa transfer via ATM atau kartu kredit. Kita pun bisa memilih tempat duduk sesuai keinginan lho. Prosesnya pun mudah, bahkan bagi yang gaptek seperti gue. Setelah transaksi selesai maka kita akan mendapatkan email konfirmasi. Di hari keberangkatan kita tinggal print tiket berdasarkan email yang sudah diberikan. Gampang dan praktis deh kalau pakai pegipegi. 

Setelah urusan transportasi beres, gue dan Kayla mulai asyik mencari-cari tempat asyik di Yogyakarta untuk dikunjungi.

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS