Selama
ini sih kalau berhubungan dengan uang, gue jarang membahasnya secara serius dengan anak-anak.
Biasanya gue hanya memberi Kayla dan Fathir uang jajan seperlunya ketika berangkat
sekolah dan setiap malam ditanya uangnya dipakai untuk jajan apa saja. Udah itu
aja sih.
Sesekali
memang mereka menerima uang yang jumlahnya agak besar. Biasanya ketika lebaran
karena banyak saudara yang memberi THR. Atau beberapa waktu yang lalu ketika
Fathir disunat, banyak yang ngasih amplop tuh hahaha.
Tapi
lagi-lagi gue jarang membahas pemakaian uang mereka secara serius. Gue
cenderung untuk membebaskan mereka untuk membelanjakan uang tersebut, paling gue
hanya sebatas mengingatkan untuk ditabung sebagian. Tidak pernah terbersit sedikit pun dalam benak gue untuk memotivasi mereka untuk menghasilkan sesuatu dari uang yang mereka miliki. Atau minimal diajak diskusi, selain membeli sesuatu enaknya uang tersebut dipakai untuk apa. Gak pernah! Duh, terlalu abai aku tuh!

