Pengen Hemat Listrik

Selasa, 17 April 2018


Beberapa waktu yang lalu sempat menyebar sebuah ungkapan yang rada kocak di twiter walaupun sebenernya sih kalo dipikir-pikir rada miris juga, katanya : Instagram adalah tempatnya orang kaya yang suka pamer, sedangkan twiter adalah tempatnya orang miskin yang banyak bacot.

Duh, sebagai oknum yang sering gahol di kedua platform tersebut gue rada tersentil sih. Masalahnya adalah gue nyaman banget mainan twiter, apakah itu artinya aku emang missqueen dan banyak bacot? Sungguh sebuah pertanyaan retorik yang tak membutuhkan jawaban. Muahahahaha.

Halo Sobat Miskin :)
Sebagai warga kelas menengah yang gak bisa dibilang tajir tapi ogah jugak kalo dituduh miskin, kadang suka berasa kejepit gitu gak sih? Kadang pengen mengeluh kalo awal bulan harus bayar cicilan ini-itu yang kian membengkak, tapi tetap gak bisa menahan hasrat kalo lagi gentayangan di online shop atau nongkrong ngopi-ngopi unfaedah. Iya gak sih? Ngaku lo!

Menyantap Hidangan Ala Drama Korea di Fat Oppa Korean BBQ

Selasa, 10 April 2018


Sebagai Kdramalover tingkat akut yang sudah menggeluti dunia per-drama-an selama hampir dua dekade, gue menyadari ada beberapa permasalahan klasik yang kerap kali dihadapi oleh para Kdramalover ketika sedang nge-drama. 

Misalnya aja ketika menghadapi drama yang mana pemainnya bias lo banget tapi ternyata plotnya rese dan bikin pengen banting kulkas, atau ketika menghadapi ending drama yang ambigu dan tak sesuai kata hati. Dan masalah klise lain yang sering dihadapi oleh Kdramalover ketika sedang ngedrama adalah perasaan mendamba penuh hasrat setiap kali menonton adegan makan di drama korea. Seriusan!

Setiap kali menonton adegan makan ala mukbang di drama korea, selain diliputi perasaan dengki mengapakah mereka itu badannya masih tetep langsing walo makannya seabrek, tapi seketika itu juga akan terbit air liur dan timbul hasrat menggelora untuk segera melipir ke dapur untuk melampiaskan hasrat tersebut. Walo  ujung-ujungnya paling cuma mentok bikin mie instan doang sih huhuhu.

Makanya gue bersemangat sekali kita mengetahui bahwa sekarang di Bandung udah ada Fat Oppa Casual Korean BBQ & Dessert yang lokasinya di Jalan Karapitan 82 Bandung. Wah, akhirnya hasrat nge-dramaku akan segera terlampiaskan pada tempat yang tepat hehe.

Anak-Anak Berbakat di Melinda Fest 2018

Kamis, 05 April 2018


Sedari dulu gue memang gemar menonton acara ajang pencarian bakat di TV, apalagi kalau pesertanya anak-anak.

Selain merasa kagum sama bakatnya, gue kerap kali tercengang sama rasa percaya diri mereka yang membumbung tinggi. Gue aja yang seusia ini *dibaca : sudah uzur* kalo disuruh ngoceh atau beraksi di depan umum bawaannya suka grogi dan ngomongnya pun langsung belepotan. Tapi anak-anak zaman now mah dikasih panggung sedikit langsung bisa menguasai yah, heran campur kagum deh gue!

Beberapa waktu yang lalu kebetulan sekali gue bisa menyaksikan secara langsung kepintaran dan keluwesan para anak-anak berbakat melalui Ajang Pencarian Bakat Melinda Fest. Acara yang dihadiri oleh 50 finalis tersebut dilaksanakan di Festival Citylink pada tanggal 31 Maret 2018.

Dalam ajang tersebut, Melinda Fest ingin menggali kemampuan anak hingga maksimal dan tentu saja memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka. Melinda Fest diperuntukkan bagi semua anak di usia 4 – 12 tahun khususnya di daerah Jawa Barat, untuk pendaftaran pun gak dipungut biaya lho.

Menjajal Restoran Jepang Royal Kashimura Shabu Bandung

Selasa, 27 Maret 2018


Bandung mah emang udah jadi gudangnya makanan enak. Mulai dari cemilan unyu di tenda pinggir jalan sampai menu complete course di café aesthetic nan elegan semua tersedia di Bandung, tinggal disesuaikan dengan mood dan isi kantong aja sih.

Bagi para penggemar makanan Jepang saat ini, pasti hatinya tengah bergejolaq deh karena di Bandung sekarang telah dibuka Restoran Jepang murah dengan konsep All You Can Eat yaitu Royal Kashimura Shabu yang terletak di Jl. Lombok no. 45 Bandung. 

Tempatnya sangat strategis dan mudah diraih baik oleh angkot maupun transportasi online. Tinggal melipir sedikit, maka kita akan langsung tiba di jalan Riau yang merupakan gudangnya Factory Oulet, kali aja abis makan mau lanjut belanja gitu *elus atm*

Royal Kashimura Shabu di Jl. Lombok no. 45 Bandung buka dari jam 10.00 - 22.00 lho yah!
Bagi gue sendiri sedari dulu memang sudah menggemari makanan Jepang, apa lagi yang konsepnya Shabu dan BBQ  All You Can Eat, tapi apa daya kondisi dompet kurang mendukung sehingga kalo mau makan di resto kayak gitu biasanya harus nabung dulu. Tapi untunglah di Royal Kashimura Shabu harganya cukup ramah di kantong, bahkan saat ini lagi ada promo lho sehingga kita cukup membayar Rp. 109.000 aja.

Hoka Suka - Aku Suka

Selasa, 20 Maret 2018


Sedari dulu gue memang  udah suka banget makan di Hokben.

Kalau boleh jujur sih sebenarnya gue pernah tergila-gila dengan saladnya Hokben yang memang terasa khas banget asam segarnya. Bahkan ketika sedang hamil Kayla, gue pernah ngidam-manja-haus-perhatian dan minta dibelikan salad Hokben sama Abah setiap pulang kerja hahaha.

Setelah memiliki dua anak pun, Hokben selalu menjadi tempat favorite dan semacam comfort food buat gue sekeluarga. Pokoknya kalau lagi jalan-jalan dan bingung mau makan di mana, pasti larinya ke Hokben deh. Dijamin aman dan gak akan terjadi perselisihan tak penting buat milih menu, soalnya emang suka semua.

pelanggan setia Hokben sedari dulu
Saat ini Hokben semakin berinovasi dengan cara mengeluarkan berbagai menu baru yang lebih menyegarkan demi kepuasan para pelanggan setianya. Walaupun Hokben identik dengan makanan bergaya Jepang, tapi saat ini Hokben membuat terobosan baru dengan membuat menu perpaduan antara rasa Jepang dan Indonesia yaitu Hoka Suka.

Ucapan yang Membuat Terharu

Senin, 12 Maret 2018

Setelah menjadi seorang ibu barulah gue tersadar betapa yang namanya orang tua tuh emang punya kecenderungan untuk selalu menganggap anaknya masih kecil terus walopun kenyataannya mereka sudah beranjak besar. Suka semacam gak sadar aja gitu lho.

Selama ini gue selalu menganggap Fathir masih kecil, bahkan tanpa sadar sering memperlakukannya seperti anak kecil, maklumlah anak bungsu hehehe. Makanya kadang gue suka kaget campur haru kalo sekonyong-konyong mendengar ucapan Fathir yang mencerminkan betapa ia sudah berhasil mengikis ego anak kecilnya dan mulai memiliki secuil empati untuk orang lain, untuk gue sih tepatnya.

Di postingan ini gue mau cerita sedikit tentang hal itu deh yah, supaya gue bisa teringat terus moment indah ini dan gak terlupakan kalo Fathir udah gede nanti.


Gagal Nonton di Bioskop

Selama ini gue seringnya sih nonton ke bioskop berdua bareng Kayla dan rupanya hal ini mulai menimbulkan rasa iri di hati Fathir. Terakhir gue nonton Dilan bareng Kayla dan sepulang nonton gue ngebahas film ini habis-habisan bareng Kayla, diiringi oleh tatapan sirik dari Fathir hehehe.

Friendly Logistics untuk Memajukan Brand Lokal!

Senin, 05 Maret 2018



Pada suatu sore gue melakukan bincang berfaedah tentang masa depan dengan Kayla yang saat ini masih duduk di kelas 2 SMP. Gue lupa sih awalnya kita lagi ngebahas apa, tapi tiba-tiba saja kita jadi ngobrol panjang lebar tentang jurusan perkuliahan dan dunia kerja.

Betapa ketika gue masih muda dan belia zaman dahulu, profesi yang biasanya dijadikan ukuran kesuksesan biasanya adalah dokter dan insinyur hehehe. Iya gak sih? Makanya dulu Babe-nya si Doel ngotot dan berusaha sekuat tenaga supaya si Doel bisa jadi Tukang Insinyur hahaha.

Tapi sekarang zaman sudah berubah. 

Banyak banget peluang kerja yang dulu mah gak dilirik sama sekali dan gak dianggap sebagai profesi tapi sekarang ternyata justru menguntungkan. Apalagi sejak ada internet. Salah satunya yang lagi nge-heits zaman now adalah menjadi entrepreneur atau punya bisnis sendiri.


Kebetulan beberapa waktu yang lalu, di acara launching Friendly Logistics antara PTS dan JNE gue mendengarkan tjurhat-nya Yukka Herlanda ketika sedang merintis usahanya sebagai pemilik Bro.do salah satu brand lokal di Bandung yang memproduksi berbagai sepatu yang keren.

Belajar Mendengar Dengan Setulus Hati

Senin, 26 Februari 2018



Seperti yang telah berkali-kali gue tulis di blog ini, salah satu trik yang selalu gue pakai untuk bisa lebih dekat dengan Kayla & Fathir adalah : Trik Mendengar.

Trik ini gampang-gampang susah untuk dijalankan karena Trik Mendengar yang gue bahas di sini bukan sekedar ‘mendengar’ Kayla cerita tentang latihan Paskibra-nya sembari gue mainan hape untuk scrolling timeline twiter dan nyari spoiler-an drama,…

dengerin Kayla ngoceh dulu sambil ngemil :))
Atau mendengar Fathir ngoceh tentang latihan futsal-nya sambil mata gue jelalatan nonton acara gosip tentang pernikahan abad ini yang melibatkan konsonan langit sehingga omongan Fathir cuma masuk kiri keluar kanan dan tidak mengendap sepercik pun di hati gue,.. 

*sejujurnya hal tersebut sering terjadi, makanya gue bilang mendengar itu susah!*

Tapi trik mendengar yang gue bahas disini adalah benar-benar tidak melakukan apa pun dan berkonsentrasi setulus hati mendengarkan ocehan mereka se-sepele atau se-gak-penting apa pun topik yang sedang mereka bahas.

Bertabur Hadiah di Acara JLC Award 2018

Rabu, 21 Februari 2018



Siang itu panas terik menyengat tapi dengan penuh semangat gue memicu motor gue menuju ke Ambrogio Resto untuk memenuhi undangan dari JNE yang tengah mengadakan lunch gathering dan penyerahan hadiah JLC Award untuk member JNE Bandung. 

JLC Award 2018
Bandung menjelang long weekend macetnya emang suka rada ngeri dan bikin pengen banting termos. Sepertinya segenap warga Jakarta berbondong-bondong liburan ke Bandung dan tumplek di jalan Riau semua, soalnya mobilnya plat B semua bok hahaha. Itu keliyan sebenernya lagi pada ngapain sik, heran gue padahal lagi tengah bulan gini lho. Oh, gak ngaruh yah? Sampeyan masih kerabat bu Dendy? Okeh fain! *kemudian disawer duit cepek-an*

Untunglah gue memutuskan untuk berangkat lebih awal supaya gak telat. Dan emang beneran gak telat sih. Semakin ke sini gue emang menjadi makin sempurna dalam hal perhitungan waktu deh! *plak* Setelah mengisi buku tamu, gue pun langsung dikasih daftar menu oleh mbak JNE. Lah? Jadi langsung makan aja nih? Okeh siyaaap!  

Pertemanan Anak Komplek

Selasa, 13 Februari 2018



Gak terasa ternyata gue udah hampir 15 tahun tinggal di rumah yang gue tempati sekarang ini. Cicilan KPR gue pun bentaran lagi bakal lunas! Yeay! *penting banget buat dibahas mbak*

Gue teringat ketika baru pindah ke komplek ini, saat itu gue baru saja menikah dan masih bekerja. Saat itu sih gue sering ngerasa kurang nyambung kalo diajak ngobrol sama ibu-ibu komplek. Kadang gue suka kurang paham ini sebenernya mereka lagi pada ngebahas apaan sih, tapi tetap suka manggut-manggut belagak ngerti aja agar tak tersisih dari pergawlan hahaha

Tapi seiring berjalannya waktu, Alhamdulilah gue bisa juga menyesuaikan diri. Walau pun gue termasuk oknum yang jarang keluar rumah atau nongkrong gaul bareng buibuk komplek, tapi gue tetap suka diajak setiap kali lagi ada acara. Apakah sekedar botram di depan Masjid atau piknik ke luar kota. Makanya pas acara penutupan arisan RT kemaren, gue iseng-iseng aja bikinin aja vlog-nya buat kenang-kenangan hahaha. Emang sekalian lagi belajar ngedit jugak sih.

Kayla dan Fathir pun udah punya lingkaran pertemanannya sendiri di komplek ini. Berantem-berantem kecil sih biasalah yah, namanya juga anak-anak. Tapi untunglah gak sampai yang menimbulkan keretakan antar tetangga. Nyantai!

Dulu sih gue lumayan sering nulis tentang lingkaran pertemanan Kayla yang penuh dengan intrik. Mungkin karena anak cewek kali yah, jadi suka banyak dramanya hehehe. Sekarang gue mau cerita sedikit tentang seluk-beluk pertemanan di komplek ala Fathir.

Welfi dulu sambil ngasih unjuk gigi Fathir yang berantakan tapi tetep kece hehehehe.

Anak Rumahan

Ada sekelompok teman Fathir di komplek ini yang ‘rumahan’ banget. Jadi mereka tuh sukanya yah main di rumah aja. Ngapain? YAH NGAPAIN LAGI KALO BUKAN MAIN GAME!!

Kereta Api Zaman Now yang Lebih Nyaman

Selasa, 30 Januari 2018



Buat temen-temen yang sering mampir ke blog ini, mungkin udah paham sama penyakit kurang bermartabat yang selama ini gue idap dan sering kali menyerang ketika gue sedang travelling, yaitu : suka mabok! Muahahahahaha *tenggak antimo* 

Mabok darat yang gue idap lumayan parah dan sudah menyampai level akut. Bahkan ada sebuah kejadian absurd yang seriusan pernah gue alami. Ini beneran pernah terjadi lho yah. Gak bercanda gue mah. 

Pernah suatu ketika di bulan puasa, gue sedang fokus menyimak sebuah tontonan di TV. Pas kebeneran waktu itu sedang ditayangkan acara tentang arus mudik. Kemudian gue pun menyaksikan berita tentang betapa macetnya jalanan dan betapa hiruk pikuk keadaan di terminal bis. Penuh sesak dan berjejalan di dalam bis karena pada mau pada mudik. Sekonyong-konyong gue merasa keanehan melanda jiwa.

Ini kenapa gue beneran jadi mual dan perasaan mabok sih? Bhahahahaha.
*ampunilah hambamu yang lemah ini ya Allah*

Makanya gue tuh kalo kemana-mana ngerasa paling nyaman kalo gak naik motor yah paling naik kereta api. Bebas mabok tuh!

Menuju Gerbang Akhirat Bersama Film Along With The Gods - CGV 4DX PVJ

Sabtu, 20 Januari 2018


Akhirnya kesampaian juga gue nonton film ini!

Karena Abah gak hobi nonton, selama ini sih teman nonton gue kalo ke bioskop adalah Kayla. Tapi karena Kayla masih abg, jadi kebanyakan film yang gue tonton di bioskop adalah film-film abg alay gitu lah yah. Belum berani ngajakin Kayla nonton film yang agak dewasa *bilang aja males kalo harus ribet ngejelasin! Haha*

Tadinya sih udah nekad mau nonton sendiri aja, tapi beruntung sekali karena ternyata gue diajakin oleh CGV 4DX – Paris Van Java untuk menonton film Along With The Gods : The Two Worlds. Nontonnya terasa lebih seru karena sembari menikmati sensasi diguncang-guncang dan dikepret-kepret air sesuai dengan adegan yang lagi tayang di layar hahaha. Nontonnya 4 Dimensi gitu lho!

Gue review sedikit aja tentang filmya dan akan diusahakan untuk tidak spoiler deh yah!

Along With The Gods : The Two Worlds
Menuju Gerbang Akhirat!

Film ini menceritakan tentang seorang pemadam kebakaran bernama Kim Jahong yang mati secara heroik karena telah berhasil menyelamatkan seorang anak dalam kebakaran. Berkat keberaniannya tersebut, ia pun berhasil menempati kasta paling tinggi di akhirat yaitu ‘Suri Tauladan’ dan berhak mengalami reinkarnasi apabila ia berhasil melewati 7 Gerbang Akhirat dalam kurun waktu 49 hari.

Ngobrolin Tentang Fashion

Jumat, 19 Januari 2018



Kalau ada yang bertanya-tanya tentang gaya berbusana gue *padahal gak ada yang tertarik buat nanya juga* pasti akan gue jawab dengan tegas dan lugas bahwa gaya berbusana gue adalah : casual!
*kemudian langsung nge-google mencari arti dari kata casual hehehe*
Sesungguhnya yang gue maksud dengan casual disini adalah gue suka males milih baju yang pada akhirnya hanya akan berujung dengan mengenakan kaos dan jeans doang. Paling banter ditambah dengan cardigan. Itu pun cardigan yang dipake cuma itu-itu aja karena emang punyanya cuma beberapa biji doang hahahaha.
Tapi sense of fashion gue memang agak memprihatinkan. Kalau boleh jujur sih setiap kali sedang nge-scroll instagram dan menemukan foto OOTD-an, gue gak pernah bisa paham sama sekali dengan semua istilah fashion yang tercantum di dalamnya lho. Gue harus nge-google translate dulu baru ngerti hahaha.
Makanya gue jarang banget pajang foto diri sendiri di instagram. Soalnya suka malesin, kalo bepergian bajunya suka jarang ganti bhahahaha *pukpuk aku plis*
Bahkan pernah ada suatu masa kelam dalam kehidupan gue di mana gue merasa sangat terobsesi dengan baju berwarna hitam. Hampir semua baju gue warnanya hitam. Abah sampai pernah komentar dan mempertanyakan mengapakah setiap bepergian kok baju gue gak pernah ganti. Seketika itu juga gue langsung merasa tersinggung dan ngambek parah bhahahaha.
pake kaos item dulu biar makin greget

Karma Sang Pengendara Motor!

Senin, 08 Januari 2018



Wah, postingan pertama gue di tahun 2018! Selamat tahun baru semuanya yah!

Mari kita awali tahun 2018 ini dengan tulisan yang receh-receh aja yah!
*padahal mah biasanya jugak emang nge-receh* #Recehkan

fotnya emang gak nyambung, tapi biarin aja yang penting gue kece!
 Di Suatu Siang

Sebenernya sih kejadiannya udah lumayan lama, tapi baru sempet kepikiran untuk ditulis karena kebeneran lagi gak ada bahan posting.
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS