Senin, 19 September 2016

Hal Negatif Yang Sering Dituduhkan Kepada Penggemar Drama Korea & Kpop!



Jadi apa aja nih hal negatif yang sering dituduhkan kepada penggemar drama Korea & Kpop?  Yah banyak lah!

Dari begitu banyaknya komentar negatif yang diterima, apakah ada yang nyelekit atau menyakitkan hati? Kalau menurut gue sih, kita akan merasa sakit hati HANYA apabila kita ‘mengijinkannya’

Ibaratnya ketika ada seseorang yang menyodorkan racun di hadapan lo, silahkan untuk memilih dan memutuskan sendiri. Apakah akan lo minum racunnya, atau mau lo buang aja. Atau bahkan mungkin akan lo olah kembali racun tersebut sehingga menjadi ramuan mujarab yang bisa bermanfaat bagi hidup  lo.

Sama halnya ketika ada seseorang yang melontarkan komentar gak enak tentang diri lo, silahkan untuk memilih dan memutuskan sendiri. Apakah mau lo telan bulat-bulat semua komentarnya dan kemudian membuat lo sakit hati sendiri, atau mau lo abaikan saja, atau mungkin semua ucapan buruk itu mau lo jadikan motivasi yang bisa mendorong lo agar bisa maju terus.

Pilihan ada di tangan lo, silahkan untuk memutuskan sendiri. So please choose wisely.

Itulah makanya, walaupun selama ini gue kerap kali melihat atau membaca berbagai tuduhan negatif sehubungan dengan hobi gue menonton drama Korea & Kpop, gue lebih memilih untuk mengabaikannya saja. Karena pada dasarnya gue memang sangat menjunjung tinggi perbedaan pendapat dan menghargai siapapun itu yang memiliki pendapat berbeda dengan gue.

Lah, emangnya lo gak sakit hati kalo penggemar drama Korea & Kpop sering dikatain ini-itu dan dikasih label blablabla?

Ehm, okay mari sekarang kita bicara tentang hati.

Bagi gue pribadi sih prinsipnya simple aja, gue toh masih mampu untuk bangkit kembali dari keterpurukan emosional ketika meratapi nasibnya Shin Joon Young yang tragis dan menyedihkan di drama Uncontrollably Fond….

Reaksi gue ketika menonton ending drama Uncontrollably Fond! WHY OH WHY!
Jadi kalau cuma sekedar dikatain alay dan norak doang sama teman se-timeline yang jarang ketemu mah, hampir gak ada pengaruhnya sama sekali buat gue, da hati gue mah udah tahan banting hahaha..
*mengapakah standard hidup gue cetek banget ya Allah?*

Reaksi gue ketika ada yang ngatain norak & alay!
Hati memang merupakan hal rumit yang sangat kompleks dan kadang sulit untuk dipahami bahkan oleh pemiliknya sendiri. Bagaimana caranya mengendalikan hati, gue pun sampai saat ini masih berusaha.

Tapi bagi gue sih, menonton drama korea merupakan sarana yang tepat untuk menyalurkan emosi berlebih yang berkecamuk dalam jiwa. Sejak suka menonton drama Korea, emosi gue dapat terlampiaskan dengan baik dan gak pernah mudah terpancing atau terprovokasi ketika membaca berita tak menyenangkan di timeline.

Dari pada nge-baper-in hal-hal sensitif yang ada di sekeliling kita dan ujungnya malah jadi ribut-ribut gak jelas sama temen sendiri, gue lebih memilih untuk menikmati hidup gue dengan cara menonton drama Korea & Kpop aja sih. Cukup nge-baper-in para karakter di drama Korea aja.

Tapi tentu saja tidak semuanya memiliki sikap dan pemikiran yang sama seperti gue. Banyak  teman-teman gue sesama penggemar drama korea yang sering merasa tidak terima dan merasa sakit hati ketika diberikan tuduhan ini-itu.

Dasar kalian alay, norak, delusional, gak ada harga dirinya sama sekali!
Menurut gue hal itu wajar-wajar saja dan gue pun tidak menyalahkan mereka.

Itulah makanya gue membuat tulisan ini untuk sharing sedikit pengalaman gue, bagaimana caranya supaya kita bisa tetap selaw dan bahagia walaupun diberikan label ini-itu.

Saran gue sih ketika lo mendengar tuduhan gak enak, tetap tenang dan gak perlu memberikan reaksi yang berlebihan. Jangan sampai terpancing untuk melontarkan kata-kata yang pada akhirnya akan lo sesali dan kemudian malah jadi berbalik menyerang lo kembali. Well, it’s just a drama, so chill out guys!

Maka beberapa waktu yang lalu gue pun melakukan riset kecil-kecilan di twiter. Dan ternyata mendapat banyak sekali masukan, tapi maaf karena gak bisa ke-capture semua untuk dimasukin ke postingan. Pokoknya makasih banyak buat yang waktu itu udah bantuin jawab yah, this post specially dedicated for all of  you!
Tapi kalau lo kepo, boleh langsung di-klik aja link-nya dan silahkan cek reply mention dari twit tersebut aja yah. Beberapa gue simpan di fave dan sebagian lagi mungkin gak bisa terbaca karena bentuknya quoted reply.

Jadi di postingan ini gue akan merangkum dan mengklasifikasi beberapa jawaban dari teman-teman gue yah! Berikut inilah beberapa komentar negatif yang sering diterima oleh para penggemar drama Korea & Kpop.

Komentar Type 1

Berikut ini adalah jenis komentar yang menurut gue sedikit aneh dan kurang penting, tapi beneran pernah dilontarkan ke gue :

Kenapa sih lo selalu saja alay dan memenuhi timeline untuk ngebahas tentang drama korea yang mana gue kagak paham sama sekali? Lah, trus lo ngapain dong memenuhi timeline dengan curhat tentang drama kehidupan lo yang mana gue gak peduli sama sekali

Lo ngapain sih norak banget pajang foto actor Korea terus? Gue kan males banget lihatnya? Lah, sendirinya tukang pajang foto selfi yang mana gue lebih males buat ngelihatnya

Keinginan :

Ketika mendapat komentar seperti itu kadang gue suka bingung sendiri dan merasa kurang paham sama pemikiran mereka deh. 

Hanya ada 2 kemungkinan bagi orang-orang seperti mereka : apakah mungkin mereka adalah sejenis manusia purba yang hidup di jaman batu dan belum mengetahui fungsi dari tombol unfollow, mute, block atau unfriend.

Atau mungkin juga mereka merupakan tipikal manusia yang memang gemar menyiksa dan menganiaya diri sendiri dengan cara mem-follow dan kemudian stalking akun yang ‘katanya’ tidak mereka sukai.

katanya Baek In Ho sih begitu...
Kenyataan :

Yah, pemikiran gue sih sebenarnya seperti itu. Tapi jujur saja, gue selama ini terlalu cemen untuk bisa mengucapkan kata-kata tersebut baik secara langsung ataupun no mensyen. Karena pada dasarnya gue ini kan anaknya cinta damai dan gak pernah pengen cari ribut kakaaaak!

Apalagi lo tahu sendiri hukum yang selama ini berlaku di social media : 

Ketika awalnya lo cuma iseng dan berniat untuk no-mensyen menyatakan A yang sebenarnya ditujukan kepada si B, 

Maka yang akan terjadi kemudian adalah : status lo yang sebenernya cuma A doang akan dibedah dan diilustrasikan kembali sebagai B-C-D-E dan disimpulkan sebagai F-G-H-I. Dan ketika hal itu terjadi alhasil yang akan merasa tersinggung adalah W-X-Y-Z! 

Itulah makanya akan lebih bijak untuk mengabaikan saja status atau tulisan tak penting yang kurang bermakna itu daripada hati lo jadi lelah sendiri. 

Kalau nanti lagi ada yang komentar kenapa sih lo blablabla? Cukup berbisik aja dalam hati : ya udah terserah lo aja deh, TERSERAH APA KATA JIDAT LO AJA!

GYEOJO! Minggat aja lo sono ke rawa-rawa!
Komentar Type 2

Kalau berdasarkan hasil riset di twiter sih, komentar jenis inilah yang paling sering diterima oleh para Kdramalovers & Kpoper. 

Kenapa sih kok lo bisa suka sama mereka? Kan mereka mukanya mirip semua? Pasti oplas!
Lihat dari gayanya aja udah mirip kayak banci dan LGBT gitu, pasti mereka gay deh!
Selera lo kok kayak begituan sih? Gue mah daripada nge-fans ama mereka mendingan ama blablabla aja yang jauh lebih macho deh! 

Keinginan :

Seperti yang sudah gue ungkapkan di awal tulisan, bahwa gue sangat menjunjung tinggi perbedaan pendapat dan tentu saja perbedaan selera. Gue akan berjiwa besar untuk menerima perbedaan, walaupun tentu saja berbeda pendapat dengan nge-bash itu adalah dua hal yang jauh berbeda.

Gue gak paham sama pemikiran mereka yang anehnya merasa lebih mulia, atau lebih tinggi, atau lebih benar …hanya karena mereka memiliki selera yang berbeda dengan gue. Eh? Ini maksudnya gimana yah?

Cowok yang menurut lo macho itu, mungkin saja di mata gue terlihat seperti seonggok gembel brewokan yang kelihatannya udah 3 hari gak mandi dan kalau dideketin pasti bau ketek. Yah, namanya juga beda selera. Kebetulan saja gue suka sama cowok kelimis yang terlihat rapi dan wangi.

Mana yang bilang gue mirip banci? Cobak bawa sini pacar lo gue pengen tahu se-macho apa dia!
Dan kalau lo termasuk dalam golongan orang-orang nganu yang masih belum bisa membedakan antara nge-bash & beda selera , mendingan sekarang juga lo ENYAH SAJA DARI HADAPAN GUE dan melipir ke rawa-rawa sambil buka gugel karena gue males buat jelasin.

Kenyataan :

Tapi setelah  dipikir-pikir lagi, kayaknya malesin banget bagi gue untuk meributkan hal-hal kurang prinsipil seperti itu. 

Silahkan saja lanjutkan ucapan kalian yang merendahkan selera gue itu, supaya orang lain bisa menilai sendiri betapa sempitnya wawasan lo dan betapa piciknya hati lo.

Gue sih merasa gak perlu untuk merendahkan diri gue sampai ke level yang sama dengan lo. Hidup gue terlalu  bahagia untuk melakukan hal menyedihkan seperti itu. Yeah!

Ngakunya sih beda selera, tapi ujungnya malah nge-bash! I am watching you!
Komentar Type 3 

Lo ngapain sih buang-buang waktu lo untuk nonton drama Korea? Gak mutu!
Jalan ceritanya kan cuma gitu-gitu aja, modal tampang doang, ceritanya gak realistis, get a life!

Keinginan :

Ketika ucapan seperti ini terlontar dari mulut seseorang yang suka menonton drama Korea juga, maka dengan senang hati gue akan mengajaknya untuk berdiskusi secara sehat. Kalau memang ternyata dia masih tetap berpegang teguh dengan pendapatnya, let’s just agree to disagree

Tapi yang aneh adalah ketika pernyataan tersebut justru terlontar dari mulut mereka yang konon katanya gak suka dan gak pernah menonton drama Korea. Atau kalaupun pernah mungkin hanya menonton satu  drama Korea aja, itu pun cuma drama Full House-nya si Rain yang oh-so-last-decade!

Itu ternyata beneran ada lho mahluk sotoy kayak begitu di muka bumi ini! Ada!

Kebayang gak sih lo, ketika gue yang gak suka bola dan gak mengerti sama sekali tentang bola tapi kemudian sok-sok-an membuat tulisan berbau analisis tentang bola. 

Mungkin para pengamat bola yang memang sudah paham tentang seluk-beluk bola akan bergosip untuk mengomentari kelakuan absurd gue : Lah, ini si kampret ngakunya kagak suka bola dan gak mengerti apa-apa tentang bola tapi kenapa kok bacotnya kenceng bener udah kayak Farhat Abas yang lagi ngomongin mantan di infotenmen aja sih? Gagal paham!  HELLAAAW, SITU SEHAT MBAAAK? 

Kenyataan :

Ya udah lah, pernyataan gak penting kayak begini mah mending di-senyum-in aja biar cepet kelar urusannya.

SENYUM-IN AJA!
Komentar Type 4

Berikut ini adalah type komentar yang agak tricky dan sedikit sensitif karena sifatnya menyerang secara personal banget nih.

Lo suka sama cowok model begitu? Pantesan aja sampe sekarang lo masih jomblo, abis standard lo ketinggian sih! Kasihan deh lo!


Lo udah nikah dan punya anak tapi masih suka cowok brondong model begitu? Gue jadi kasihan deh sama suami lo!

Keinginan :

Like seriously, lo kasihan sama suami gue?

Ini kenapa justru gue malah jadi berbalik kasihan sama suami lo yah, karena istrinya kok masih punya waktu dan sempat-sempatnya mikirin perasaan suami gue! *sambil kibas rambut*

Kibas rambut dulu ala Song Yi
Hah? Apa? Gak punya suami? Belum punya pacar juga? Maksudnya lo masih jomblo gitu?
Ops, sawry!


sawry mblo!
Secara pribadi gue suka kurang paham sama jalan pikiran mereka yang sepertinya memiliki kelebihan waktu dan energy untuk mengurusi hidup orang lain, hanya karena hidupnya sendiri kurang bahagia. 

Jadi ya sudah lah, mending kita mendoakan mereka saja. 

Mari kita doakan agar para jomblo itu bisa segera mendapatkan jodoh yang diinginkan dan  kita doakan juga agar para ibu-ibu kelebihan energy itu juga bisa lebih fokus untuk mengurus suami dan keluarga mereka masing-masing sehingga mereka semua dapat berhenti untuk mengurusi hidup kita yang bahagia ini yah.

Kenyataan :

Seperti yang sudah gue ungkapkan, komentar model begini yang bawa-bawa status jomblo atau menyentil pasangan memang sedikit tricky. Untuk kasus gue sendiri, setelah gue pikirkan kembali sejujurnya dalam hal ini sikap gue masih double standard.

Kadang-kadang gue menerima komentar semacaml begini dari sesama Kdramalovers atau para sahabat tersayang yang terlontar secara spontan dengan niat bercanda tanpa ada niat untuk menyerang atau menyakiti.

Ketika mengeluarkan status tertentu di socmed, kadang suka ada aja sahabat gue yang komentar dan bawa-bawa nama Abah hanya dengan niat bercanda aja : Nah lho panggilin Abah lho yah, atau Abaaaaaah -beneran di mensyen Abahnya- nih teteh nakal nih!  

Dan gue gak merasa sakit hati sama sekali, seriusan! Mungkin bisa terlihat dari jawaban gue selama ini dalam menanggapi komentar tersebut. Nyantai aja dan biasanya gue balas dengan bercandaan juga!

Tapi ketika kalimat yang sama terlontar dari orang yang berbeda dan dipergunakan untuk menyerang gue, kok terasanya berbeda yah? Gue juga agak bingung untuk bisa mengelaborasikan perasaan tersebut, tapi gue pernah mendengar terori standup comedy dari Ernest Prakasa yang mungkin bisa sedikit relevan.

Ketika Ernest yang berketurunan Tionghoa membawakan materi komedi tentang Cina dan melontarkan kalimat : Pelit lo, dasar Cina! Maka sesama keturunan Tionghoa dapat menerima hal tersebut dan mentertawakannya. Tapi ketika warga pribumi melakukan hal yang sama, maka keterimanya mungkin akan sedikit berbeda.

Yah, walaupun permasalahannya gak seberat  itu tapi kurang lebih sih maksudnya begitu deh yah.

Jadi karena dalam hal ini gue memang masih double standard, kadang biasa-kadang bΓͺte, maka selama ini gue pun gak pernah berani untuk banyak komentar karena malah takutnya jadi ribet.

Dan lagi-lagi gue lebih memilih sikap : terserah-lo-aja! TERSERAH APA KATA JIDAT LO AJA!

Terserah lo aja!
Komentar Type 5

Bagi gue, komentar jenis ini adalah merupakan komentar yang paling gak ada relevansi dan korelasinya sama sekali. Komentar paling gak nyambung! 

Eh, lo suka nonton drama Korea & Kpop yah? Berarti lo gak nasionalis dong!
Ehm, where is your logic? Like seriously?

Keinginan : 

Pernyataan aneh model kayak begini sih mendingan dibalas juga dengan pernyataan yang gak kalah absurdnya biar kagok edan sekalian. Itulah makanya untuk meng-counter tuduhan tak beralasan model begini  gue telah menciptakan : Teori Kloset!

Teori Kloset : hanya karena kamar mandi di rumah gue menggunakan kloset duduk, bukan berarti gue gak bisa jongkok. 

Kita juga bisa berkreasi dengan menciptakan berbagai teori konyol untuk melawan pernyataan menyebalkan seperti itu.  Misalnya :

Teori Tukang Bandros : hanya karena mang bandros itu jualan bandros, bukan berarti dia kagak doyan kue pukis!

Teori Amel Carla : hanya karena Amel Carla selalu memakai poni, bukan berarti di jidatnya ada luka berbentuk kilat yang membuatnya selalu sakit kepala setiap kali Voldemort berada di dekatnya!

Hanya karena kami suka menonton drama Korea & Kpop bukan berarti kami gak cinta sama negara kami sendiri, you idiot! Use your common sense please!
Siapa tadi yang gak nasionalis? Cobak tolong ulang? *asah pedang*
Kenyataan :

Sejujurnya gue seriusan pernah posting sih tentang teori kloset ini di blog, walaupun kolom komentarnya sengaja gue closed muahahahaha…

Jadi gue gak berhak untuk meminta lo untuk tetap tenang ketika tuduhan model begini terlontar kepada lo, karena ternyata gue pun sudah terpancing. Maka khusus untuk kasus yang satu ini, silahkan saja untuk membuat teori absurd yang sesuai dengan selera lo, dan silahkan simpan di kolom komentar aja yah hahaha.

Gimana nih, apakah lo sudah merasa terwakili dengan semua komentar di atas?

Melawan Aura Negatif

Saat ini gue akan mencoba untuk lebih general, bukan semata-mata berbicara tentang drama Korea & Kpop aja sih. Gue sangat menyadari bahwa yang namanya aura negatif akan selalu ada dalam kehidupan kita.

Contohnya aja, kita nyetatus blablabla dibilang pamer, kita upload foto bareng pasangan dibilang apa faedahnya buat gue, kita upload foto makanan dibilangnya : emang followers lo bakal kenyang dikasih foto begituan?

Negative people are everywhere!

Mereka ada dimana-mana dan menurut gue keberadaan mereka sesungguhnya patut kita syukuri, karena dengan begitu kita jadi bisa merasa lebih bersyukur dengan kehidupan kita sendiri.

Dan semoga sih dengan adanya mereka di sekeliling kita, maka kita pun akan merasa lebih terpacu dan diingatkan terus agar TIDAK SEPERTI MEREKA.

Para manusia negatif seperti mereka sejatinya patut untuk dikasihani dan di-pukpuk, karena mereka adalah sekelompok manusia insecure yang sebenarnya memiliki kehidupan menyedihkan. Yes, I pity you.

Sini aku puk-puk dulu!
Selain menghadapi aura negatif yang sesungguhnya, sebenarnya yang membuat gue paling gak tahan adalah ketika harus menghadapi aura negatif yang terselubung.  Lo paham gak maksud gue?

Ketika kita harus berhadapan dengan mahluk super-duper-bijak yang sunguh teramat-sangat-sempurna sekali sehingga hanya berada di hadapannya saja sudah membuat kita jadi merasa hina dan tak berarti bagaikan anggota sekte pemuja aliran setan! 

Mereka pun dengan jumawa akan menuding dan menunjukkan jari sucinya di depan hidung kita sembari berkata : DASAR SESAT KAMU! Tempat kamu itu sudah pasti di neraka jahanam! Tunggu saja azab akan segera datang dan menghampiri kamu! Muahahahaha!


Ehm, kalau ketemu mahluk kayak gini tuh gue jadi suka gak kuat dan pengen nyolek pundaknya sembari bertanya : Lho, mbak-nya memang sudah lama jadi atasannya malaikat? Kapan nih rencananya open recruitment?  

Gitu.

Tapi kemudian ketika gue lihat di timeline-nya, ternyata dia juga masih suka nge-ghibah-in Mulan Jameela & mbak Awkarin. Failed!

Lah, ternyata mbak-nya masih suka nge-ghibah juga? Sampai ketemu aja di neraka apa gimana nih enaknya?
Merangkul Aura Positif

Sekali lagi, pilihan selalu berada di tangan kita. Daripada menanggapi aura negatif yang berkeliaran di sekitar kita dengan niat untuk menyedot kebahagiaan kita ala dementor, gue sih lebih memilih untuk merangkul aura positif saja. Syukur-syukur bisa ketularan.

Alhamdulillah gue memiliki Abah, seorang suami yang walaupun mungkin suka kurang paham dengan kelakuan absurd istrinya tapi selalu tetap berusaha untuk mengerti dan menerima gue apa adanya.

Abah adalah seorang suami yang rela mengantarkan istrinya Bandung - Jakarta dan rela menunggu di parkiran sementara istrinya asyik menonton fanmeeting Lee Min Ho,

Abah juga adalah seorang suami yang memberikan ijin dan kepercayaan kepada istrinya untuk pergi SEORANG DIRI ke Korea, sementara ia ikhlas untuk mengurus Kayla dan Fathir di rumah,

Abah juga adalah suami yang super-duper-asyik dan mau-mau aja buat diajakin foto parodi ala drama Korea cuma untuk sekedar konyol-konyolan di blog.
Siapa yang dulu gemes & stres juga kayak gue sama almost kissing scene yang ada di drama Lie To Me?
Sesungguhnya gue adalah istri yang sangat beruntung.

Selain memiliki Abah, gue juga merasa bersyukur karena dikelilingi oleh teman-teman yang selalu dengan setia memberikan dukungan dan semangat kepada gue.

Gue masih memiliki teman yang walaupun sepertinya gak paham sedikit pun ocehan random gue yang berbau analisis tentang drama Korea di socmed, tapi tetap aja rajin untuk nge-like status fesbuk ataupun nge-love meme di IG gue,

Gue juga masih memiliki teman yang walaupun ilmu Korea-nya hanya sebatas Lee Min Ho doang *itu pun tahunya cuma dari status gue*, tapi selalu semangat menginformasikan berbagai info kontes yang berhubungan dengan Korea dan mengirimkan taburan doa setulus hati agar suatu saat gue bisa berangkat ke Korea lagi,

Gue juga masih memililki teman yang walaupun ngakunya gak suka Korea dan gak pernah komen di postingan Korea gue, tapi masih tetap sudi untuk mensyen gue di group kalau lagi ada job review atau merekomendasikan blog gue ke pihak agency & brand,

Alhamdulillah, suami dan teman-teman gue mah emang Jjang semua dah!

JJANG!
Melangkah Maju

Itulah makanya gue lebih suka untuk mengabaikan berbagai aura negatif gak penting yang tidak memiliki makna apapun dalam kehidupan gue, dan lebih memilih untuk fokus meningkatkan kualitas diri sendiri aja

Semua komentar negatif, cukup untuk dijadikan bahan introspeksi dan kemudian dijadikan cambuk aja supaya kita bisa lebih semangat melangkah maju ke depan.

Berkat kegemaran gue menonton drama Korea dan ngeblog, gue bisa memiliki kesempatan untuk menulis di koran, gue juga bisa diundang sebagai pembicara di event yang lumayan bergengsi, gue juga bisa rada eksis bentaran di TV lokal Bandung untuk membahas tentang drama Korea, gue bahkan sempet nongol secuil di TV Korea Arirang & TVN berkat ikutan program ini.

Jurnalisnya kinclong abis, gue-nya butek parah!
Gue yakin dan percaya bahwa berbagai pintu kesempatan akan terbuka lebar didepan mata, asalkan kita mau tekun, gigih dan fokus untuk selalu maju ke depan.
Jujur saja, untuk saat ini gue lagi fokus banget untuk menabung dan ngumpulin duit buat beli kamera, karena pengen belajar nge-vlog untuk membahas tentang drama Korea. Doakan gue yah!

Jadi silahkan untuk mengoceh dan cambuk aja gue terus! CAMBUK GUE!
*it sounds so wrong*

Gue mah cukup hanya akan mengirimkan heart sign aja dari Gwanghamun, tempat kece di Seoul yang berhasil gue datangi untuk ketiga kalinya berkat nge-blog!

CAMBUK AJA AKU TERUS!
Jadi kalau suatu saat lo menghadapi aura negatif dan merasa nyesek  pengen banting kulkas atau ngebakar gorden , silahkan mampir ke blog gue dan baca lagi postingan gue yang ini yah!

Semangat terus yah! Fighting!


102 komentar:

  1. Dae to the bakk teh postingannya, aduhhh aku bingung mau berkata apa semua emosi terpendam udah terwakili lewat postingan ini. Gomawo teh hiduppp kdramaloversss ��������

    BalasHapus
  2. Guee banyak banget tdnya yg mo dikomenin. Tapiiiii semua sirna karena gue ga terimaaa itu si negative people pake GIF nya Choi Taek!! Huh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu si Park Bo Gum waktu jd si Min di Hello Monster keleuusss..
      Teh Erry.. aku juga sering banget nerima tuduhan negatif kenapa suka koKoreaan 😭 tp kalem aja.. cambuk aja cambuk supaya bisa ke Korea juga wkwk.. πŸ˜‚

      Hapus
    2. Ya maap! Nyamber aje lagi lo cha πŸ˜… Ga bisa liat gue salah dikit...

      Hapus
    3. eh ini seriusan? kok aku gak liaaattt. muahahaha

      Hapus
  3. Keren teh Erry, Jjang πŸ‘πŸ‘πŸ‘ kadang emang ya teh drpd qta ngomel n makan hati ngk jelas better di ksh penjelasan yg sdikit educativ n nohok tp sedikit, mnrt aku kurang nohok teh πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ aku mah orang nya gtu suka emosi aja.... Males ba bi bu... Jadi Ribut aja nyookkk..... Ngk bgttt yaaa teh... Nasib drama lover kl ketemu orang yg Sotoy n tukang nge Judge kayaknya di alamin hmpir smua drama lover deh.... Teruskan teh perjuangan qta πŸ’ͺπŸ’ͺπŸ’ͺ 😘😘 #Fighting #mulaaaiiilebay 😝😝😝😝

    BalasHapus
  4. Teteh, jjang!
    Aku biasanya emang cuek aja sih kalo ada yg ngojok2 kekoreaan, tapi yang kemaren emang ngeselin sih, wkwkwk..
    Gpp lah, kan jadi satu postingan. Mayan :p

    BalasHapus
  5. hahaha.. aku mah numpang ketawa aja teh.. *ngakak mode on :D #upssss

    BalasHapus
  6. keren teteh postinganny , semuaaa unek" d galam jiwaku tersampaikan syudaaa
    paling sering dapat komentar type 2 sama 4, apa coba slahny jdi single trus apa salahny mas2 tamvanku -_-

    BalasHapus
  7. Selalu keren, dan semakin membuat jiwa ngedrama saya menggebu.

    BalasHapus
  8. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  9. Banyak komentar ini itu yang bermunculan yang kadang kalau dipikirin mah cuma bikin pusing doang. Bener banget kata Teteh daripada nanggepin dengan emosi juga mending balas dengan menaikan kualitas diri. Prestasi yang Teteh raih udah kece banget.. semoga bisa nyusul ya.. :D

    BalasHapus
  10. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  11. Mantapppp tetehhhh!!!!
    Ketika komentar nomer 4 itu terlontar dan sejujurnya akuteh pernah kena lontarannyaT-T, maka orang orang yang melontarkan komentar itu adalah orang orang budeg yang gak pernah denger semboyan "Jodoh itu di tangan Allah swt. Udah ada yang ngatur, gabakal ketuker, dan pasti kebagian" wkwkwk

    Jadi gak ada hubungannya tuh jomblo sama standar ketinggian Intinya mah belum nemu aja jodohnya~~~ btw cariin dong teh jodoh akuteh keselip dimana WKWKWK

    BalasHapus
  12. Mantapppp tetehhhh!!!!
    Ketika komentar nomer 4 itu terlontar dan sejujurnya akuteh pernah kena lontarannyaT-T, maka orang orang yang melontarkan komentar itu adalah orang orang budeg yang gak pernah denger semboyan "Jodoh itu di tangan Allah swt. Udah ada yang ngatur, gabakal ketuker, dan pasti kebagian" wkwkwk

    Jadi gak ada hubungannya tuh jomblo sama standar ketinggian Intinya mah belum nemu aja jodohnya~~~ btw cariin dong teh jodoh akuteh keselip dimana WKWKWK

    BalasHapus
  13. Mantapppp tetehhhh!!!!
    Ketika komentar nomer 4 itu terlontar dan sejujurnya akuteh pernah kena lontarannyaT-T, maka orang orang yang melontarkan komentar itu adalah orang orang budeg yang gak pernah denger semboyan "Jodoh itu di tangan Allah swr. Udah ada yang ngatur, gabakal ketuker, dan pasti kebagian������" wkwkwk

    Jadi gak ada hubungannya tuh jomblo sama standar ketinggian������ Intinya mah belum nemu aja jodohnya~~~ btw cariin dong teh jodoh akuteh keselip dimana������ WKWKWK

    BalasHapus
  14. Mbak Errryyy...
    Jadi ngefans sama abah dehhh *loh*

    Aku nggak begitu suka Korea~ tapi beberapa drama aku nonton. Nggak sukanya karena selalu bikin penasaran dan lama banget T.T
    Pernah nuduh hal negatif nggak ya ke orang yang freak Korea...
    Hm, nggak sih, cuma nggak habis pikir, kok betah banget sih nonton drama Korea =))

    Guru Jepang aku ada yang les Korea dan sekelas sama perempuan-perempuan yang suka banget Korea. Guruku selalu bilangnya, "Itu alay-alay yang suka oppa oppa saranghae." :D :D

    BalasHapus
  15. Hahaha jadi begitu ya jawabannya.. ada beberapa pertanyaan sih yang sudaj diwakili.. >_<

    BalasHapus
  16. Ya ampun ada Lee Gun oppaaa..

    waaah, komentar2nya sadis2 yaa.. spertinya aku mungkin dapat komentar seperti itu, bedanya aku nggak tau aja hahahah..

    BalasHapus
  17. Aduh bingung mau komen apa nih, pdahal pas baca itu banyak banget lho, saking banyaknya jadi bingung wkwkwk
    Ada beberapa sih komentar negative yg sudah diwakili kayak kenapa suka pasang foto profil artis korea, nah bener tuh jawabannya mending artis korea dari pada foto selfie alay lo����
    Ahh pokoknya teh erry jjang banget deh, bersyukur banget punya suami kayak abah����
    Dan semoga bisa kebeli yaa teh kamera buat ngevlog, semangat!!
    Aku bakal pura2 gk liat kata2 "mbak jurnalisnya bening banget, dan guenya butek banget" hahahha peace teh��✌

    BalasHapus
  18. Ak sukak teori kloset... Dan ak sukak bagian Abah... Cocok ama kondisi akuh... Sering dicibir dan punya Ayah yg woles ditinggal jaga 3 anak nonton konser Bigbang... Excellent piece of writing Teh, as always... Kiss Kiss Kiss...

    BalasHapus
  19. Teh ini terkait sama komentarnya si tukang standup yg gak jelas itu juga kah? Kmren sempet rame kan..Hihh.. Kzl liat mukanya juga.. *ehh ini judulnya racunnya diminum yak*..haha :D

    Emang bener, kita berbahagia aja menanggapi hal2 negatif yang dikeluarin orang kurang piknik :D

    BalasHapus
  20. Teteh,, saya suka banget deh sama postingan ini :* :*
    sampe bingung mau komen apaan karena sepertinya yang saya rasakan udah terwakili semua sama tulisan Teteh ini :) :)

    saya mah terserah orang mau bilang apa sama kecintaan saya pada drama korea dan film india, yang penting saya bahagia saat menonton keduanya, hahaha :D

    BalasHapus
  21. Suka film korea juga ya, kalau saya suka lihat bintang filmnya, soalnya filmnya kebanyakan kayak sinetron :)

    wwww.tokobaju.asia

    BalasHapus
  22. Yes akhirnya postingan baru. Aku udah habis ngubek-ngubekin blog Teteh nyari tentang Kokoreaan hahaha.

    Iya bener sih Teh, orang negatif mah selalu aja ada. Jangankan tentang drama Korea, tentang film-film yang macho aja pasti ada kok yang komentar positif. Tapi balik lagi ke kitanya lah ya. Selama niatnya suka Kpop dan drakor cuma untuk menghibur dan bersenang-senang mah, ngapain juga ngeladenin orang-orang yang nggak lebih penting dari properti payung di drama korea :)))

    Meskipun ini isinya ada yang bikin emosi karena setuju, tapi Teh Erry pinter banget nyelipin humor-humornya.

    Apalagi dua gif-nya bogum itu ahhhhh aku meleleh Teteh, gif pertamanya itu emesh banget kayak puppy. Mau deh ngelus-ngelus rambutnya juga. Gif kedua juga, senyumnya bikin aku gak fokus kerja.

    Ah, aku lupa kalo postingan Teteh ini ngomongin hal-hal negatif ya wkwk.

    Btw Teh, kalo someday ada info trip atau challenge atau apa pun yang berhubungan untuk pergi ke Korea dengan gratis atau harga yang sangat murah... Plis Teh plis plis plis kasih tau yaaaa :(((((((

    Da Teh Erry mah bageur, geulis, sholehah deui. Aamiin.

    Udah ah, ini komentar asa bikin postingan sendiri yak haha. Dah Teh Erry!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Eh, komentar negatif maksudnya. Udah komen panjang, typo lagi. Hadeuhhh

      Hapus
  23. Kalau saya mah sebenarnya kurang begitu menyukai mbak tapi karena ngikut teman tercantiku jadi ngikut saja suka karena kan perjuangan dan tidak membosankan juga filmnya dan malahan ada yang seru.

    BalasHapus
  24. aaaah teh erry jjang!! semoga para kdrama kpop nyinyirers pada baca ini tulisan teh erry.. ambeh ngarti tah!.. btw aku mah ga ngaruh orang mau bilang apa juga soal addict aku sm kdrama.. sabarodo teuing.. aku ga minta makan sama mereka.. ga minta biaya hidup juga sama mereka.. dan yg mesti mereka tau suamiku malah dukung loh.. karena katanya wajib buat istri hepi hatinya walau cuma me time drakoran setelah seharian ngurus anak dan suami.. karena imbas hepinya terasa buat dia sm anak2 😊😊😘😘

    BalasHapus
  25. aaaah teh erry jjang!! semoga para kdrama kpop nyinyirers pada baca ini tulisan teh erry.. ambeh ngarti tah!.. btw aku mah ga ngaruh orang mau bilang apa juga soal addict aku sm kdrama.. sabarodo teuing.. aku ga minta makan sama mereka.. ga minta biaya hidup juga sama mereka.. dan yg mesti mereka tau suamiku malah dukung loh.. karena katanya wajib buat istri hepi hatinya walau cuma me time drakoran setelah seharian ngurus anak dan suami.. karena imbas hepinya terasa buat dia sm anak2 😊😊😘😘

    BalasHapus
  26. Selalu sukaa tulisan teh Erry. *cium peluk cium peluk*

    BalasHapus
  27. Cuma mau bilang: MANTAB TEH!!! Hehehe. Gambar2 GIFnya sukses bikin ngikik. Trus aku paling suka yang bagian semacam #ehm suci tapi masih suka ghibahin artis dalam negeri. Lho katanya cuma mau bilang mantab, kok jadi panjang yak ������

    BalasHapus
  28. Teh Ery, ijin share ke pesbuk aku boleh yaa? ini mah manteb banget. Teh Ery JJANG!

    BalasHapus
  29. Bhuakkwkwkkwkwk bener bizangetttttt...
    Gue juga suka drakorrrr makkkk....

    Kalau suami gue gini....

    "Dhek dhek dhek please ini dunia nyata bukan drama...jangan alay"

    Hahahhahaha

    Keballll kebaalllll

    BalasHapus
  30. Bener-bener, Teh. Drama Korea memang pelepasan pedih jiwa. Biar aja orang bilang apa. Yang penting seabis nonton rasanya...plong sih...kadang tambah galau karena galauain ceritanya. Hohoho

    BalasHapus
  31. Komentarnya yang sering mampir, kok suka sih sama cowok Korea, makanya kayak cewek semua, terus pernah banget dikasihani katanya suaminya kasian banget sih, khan sebagai istri mesti nya jangan memuja cowok lain, hikss... Kalau hati ini berdebar lihat LMH gimana, dong?

    BalasHapus
  32. Coba dedek2 emesh diajak nobar drakor....

    BalasHapus
  33. mantaaaap... trus bikin2 gif gitu gimana caranya? ajarin atuh... *mamak gaptek*

    BalasHapus
  34. Setuju banget, Teh!! Balik lagi ke selera kan ya. Temen gue sampe sekarang masih aja ada yg nge bash drakor, katanya menye menye (?) -_- ya bodo amat yg penting gue bahagia nontonnya. Toh gue juga gak ngusik kesukaan dia -_- /curhat

    BalasHapus
  35. Itu ekspresinya waktu nonton Uuncontrollably Fond kayak aku banget. Tapi aku udah bisa bangkit lagi krn ada Scarlet Heart.

    Mengenai komen2 negative sih kalau aku senyumin aja. :)

    BalasHapus
  36. Cuma senyumin Mbak Erry saja...
    Yang komentar juga kadang pasti ikutan nonton, kok..santai saja kaya dipantai.
    Nonton film Korea karena emang lebih fresh meski kadang ending bisa ditebak.
    Aku pribadi walau kelihatan ga pernah share apapun tentang DraKor tapi aslinya udah entah berapa Film Korea yang tak tonton dan sering dikomenin juga kalau ketahuan nonton but EGP...masalah selera. Lu suka rawon gue suka pecel gitu kok...

    BalasHapus
  37. Sebagai drakorfreak return hihi masih heran aja kalo ada yg masih ngerecokin hobi orang, biarkanlah pengganggu itu ngoceh saya mah jongjon aja sama 8 pangeran �� salam kenal Erry...

    BalasHapus
  38. Aku tuh trmsuk bukan pecinta drakor, tp utk ngasih komen negatif ke para loversnya ya ga mau juga.. Toh selera org kan beda yaa.. temen ku suka drakor, ya biarin aja toh :D. Kalopun aku prnh ngegosipin ttg drakor, pastinya ama org yg ga suka juga.. kalo ama loversnya mah, itu cari ribut, ya ga ;).. nambahin musuh yg ada.. peace mba..

    Biar bukan fansnya, tp aku suka nih baca reviewnya ;). Aplagi ditambah gbr2 lucunya, cucoook ngegambarin apa yg dirasa :D

    BalasHapus
  39. Bahasa tulisannya kece banget mbak. Aku bacanya sambil ngakak :D

    BalasHapus
  40. Aku lebih bisa memahami kpopers setelah sahabatku ngalamin. Tadinya mah...mikir negatif juga wkkww

    BalasHapus
  41. hahahaha... setujuu sama semua kalimat di blog ini. :D

    ngakak liat gifnya yang cucok banget :D

    BalasHapus
  42. Speechless teh semua unek2 sudah terwakili lewat tulisan tth ini cuma satu kata DAEBAK!!Haters hempaskan lalu tenggelamkan����hidup Kdrama Lovers!!!����������

    BalasHapus
  43. Saya memahami para pencinta drama korea seperti saya ingin dipahami kenapa saya gemar nonton film india #eh....

    BalasHapus
  44. yang paling koplak itu ngasih komen dan label negatif sama para fans kdrama tapi paling hapal judul drama dan pemainnya wkwkkwkwkkwk

    BalasHapus
  45. Teteeettth aaku baru baca postingannya hari ini.
    Gila lo teh semua yang ada dipikiran gue ilaannngggg. terwakilkan semua di postingan ini. Muahahaha

    Aku tuh orangnya gampang emosian sih. Gatel aja kalo ada yang ngomongin kita a,b,c,d berasa mereka paling bener.

    #siramiakudenganhidayah

    BalasHapus
  46. tetep suka park seo joon sama ji chang wook. bodo amat mo oplas atau enggak, hahahaaaa....

    BalasHapus
  47. Fighting!!!!!
    I don't like it i LOVE IT: ))

    BalasHapus
  48. Pernah dapat komentar : tuh kan selalu aja dramanya ada di rawat rumah sakit, mukaknya sama semua, oplas semua, orang kaya jatuh cinta ama yang miskin, cowo kok dandanannya begitu, kpop kok begitu gayanya, tapi aku tipe cuek yang kalo aku suka kenapa emangnya, toh ga ganggu idup lu huehehehehehe

    BalasHapus
  49. Pernah dapat komentar : tuh kan selalu aja dramanya ada di rawat rumah sakit, mukaknya sama semua, oplas semua, orang kaya jatuh cinta ama yang miskin, cowo kok dandanannya begitu, kpop kok begitu gayanya, tapi aku tipe cuek yang kalo aku suka kenapa emangnya, toh ga ganggu idup lu huehehehehehe

    BalasHapus
  50. Teh, komentar type 4 pernah terlontar ke aku jg. Yahh, memang sedikit bikin nyesek. Jomblonya aku pake dibawa-bawa cuma krna hobi nge-drakor. Seperti kata teteh ambil positifnya aja. *mereka berkata seperti itu karena mereka sayang* #mungkin #bisajadi :D hehe

    BalasHapus
  51. salam kenal mbak, menurut saya itu tergantung masing masing, tapi memang sebaiknya tidak boleh ada bully di sini, artinya kalau suka korea yang suka dan jangan ada ejek mengejek, benarkan?

    BalasHapus
  52. Mendingan drakor lah yaa drpd sinetron gak jelas

    BalasHapus
  53. Drakor itu bagus lho, cuma aku nggak sering-sering aja nonton jadi kalo ada yg ngomongin drakor dan pemain2nya yang ganteng-ganteng itu, ya paling-paling bisanya cuma melongo aja hahahaha. Tapi berkomentar negatif, nggak pernah dong.

    BalasHapus
  54. Dulu aku wktu jaman SMA kpop blm buming sering dikatain "dengerin lagu apaan tuh,lagu cina ya?!" "kok suka sih,wajah sama smw".... Eeehhh,kpop buming mulai ikut2anπŸ˜’
    Dan kebanyakan orang yg suka komen gak suka drakor sekalinya dikasih drakor malah jd ketagihan,syudah biasa😁

    BalasHapus
  55. Dulu aku wktu jaman SMA kpop blm buming sering dikatain "dengerin lagu apaan tuh,lagu cina ya?!" "kok suka sih,wajah sama smw".... Eeehhh,kpop buming mulai ikut2anπŸ˜’
    Dan kebanyakan orang yg suka komen gak suka drakor sekalinya dikasih drakor malah jd ketagihan,syudah biasa😁

    BalasHapus
  56. Teteh. Sepertinya ada yg kurang di part merangkul aura positif. Mungkin teteh juga bisa bersyukur punya followers twitter/ig yang selalu ngeramein kicauan teteh di timeline ����������

    BalasHapus
  57. Teteeeeeeh Jjang!
    Klo ak sih udh sering dpt segala macam komentar miring. Tapi isssh biarin aja lah. Gak ganggu situ jg. Palingan temen suka komentar, ih ngomongin apa sih gak mudeng. Wkkkkkk. Yasudahlah. Paling jawabnya, ih ini bagus tauuu. ����

    BalasHapus
  58. Saya sering dapat yang tipe 4 Teh..
    Katanya "Gimana mau dapat jodoh, kamu maunya seperti Lee Min Ho."

    Ihh.. pada gak tau saya kan biasnya Joong Ki Oppa!

    Udah kelihatan kan sotoy-nya? Baru tau LMH udah mau komentar aja. Haha

    BalasHapus
  59. Gue masuk kategori gak pernah nonton sinetron apa-apa lagi, mau dari indonesia, korea, thailand, amerika apalagi dari mars.
    Herannya suami gue demen segala jenis sinetron, ampe FTV aja ditontonin cobak LOL. Selama ini sih biasa-biasa aja sama temen-temen yang keracunanan drakor, soalnya gue keracunan gossip jadi sama ajalah buang-buang waktu juga *tutup muka pake handuk*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suka banget tulisannya,, ini kaya uneg-uneg yang selama ini terpendam tersampaikan ��

      Hapus
  60. Ada ya orang kek gt, komentar-komentarnya ngalahin drakor hahaha..dududu, sirik parah kali teh. Bisa sampe 3x ke Korea haratis karna kecintaan dgn drakor kan kan daebak :D

    Btw gif'nya jO In Sung kok gk ada sih, kan aku nungguin nyekrol drtd hahaha

    BalasHapus
  61. Aku tuh kayak kemakan sama omongan sendiri wkwkwk dulu aku ngatain temenku alay karena nonton kdrama melulu dan sekarang aku suka kdrama ahahahhaha



    *jangan bully aku kak*
    HAHAHAH

    BalasHapus
    Balasan
    1. teh...nambah satu ni, temen bapernya ...

      Hapus
  62. daebak..
    suka banget quote2 nya teteh

    BalasHapus
  63. setuju semuaaaa sama isi postingan ini. Sama persisss kejadiannya ama aku. Lebih baik hiraukan saja mereka2 itu :p yg komen2 negatif itu ga pentingg...

    BalasHapus
  64. Unnie.. terimakasih untuk tulisannya. Aku baru pertama kali k blog ini. Daebak. Itu uneg2 aku juga. Terimakasih udah buat tulisan kece gini. Mau lanjut ngepoin blog ini 😊😊

    BalasHapus
  65. Unnie.. terimakasih untuk tulisannya. Aku baru pertama kali k blog ini. Daebak. Itu uneg2 aku juga. Terimakasih udah buat tulisan kece gini. Mau lanjut ngepoin blog ini 😊😊

    BalasHapus
  66. Warbiyasak..Jjang..Daebak.. Haha, tapi aku malah ga tahannya sama fans war antar fandom, ato sasaeng fans yang nge bash artis gara2 kerja bareng biasnya *curhatbangetgw*.. Sadis2 lho nge bashnya..kalo gw paling mentok dikomentarin "yaampun udah emak2 masih demen korea2an" ato "lo kurang kerjaan bgt sih ngikutin artis kayak gitu". Dan gw : Ya envelope, komen aja lo, gw ga minta kuota lo buat nonton ini, gw ga minta duit lo buat beli CD bias gw ini..sowit lah.

    BalasHapus
  67. tulisan ini sangat mewakili apa yang selama ini aku rasain huhuhu...
    izin share ya teh^^

    BalasHapus
  68. joss gandos banget emang si bibi mah. setiap ada yang komenin alay dll mah aq selalu ingat prestasimu bi, bibi aja bodo amat mw ada yg komen apa ttg kdrama, toh buktinya bisa smp korea gratisss

    BalasHapus
  69. Waaaaw ternyata banyak type juga ya Mba Erry komen orang-orang tentang penyuka drakor dan kpop, tapi setuju sih, mereka yang suka ngomong negatif hidupnya emang kurang kerjaan, jadi biarkan saja, suekin saja, yang penting tidak merugikan orang lain. Lanjutkan Mba Erry :)

    BalasHapus
  70. Benar bangat Mba Erry, dukungan Abah dengan hobi Mba Erry ini benar-benar luar biasa, dan mungkin restu itulah yang membuat Mba Erry bisa melalang buana sampai dua kali ke Korea sana. Semoga selalu rukun dan langgeng ya Mba Erry dan Abah sampai maut memisahkan. Aamiin :)

    BalasHapus
  71. Bhahahahah, Mba Erry, iya saya tahunya cuma Lee Min Ho doang, itupun gara-gara virus Mba Erry nih bahahahahah

    tapi, tapi gimana jadi ikut kontes yang ke korea itu lagi nggak Mba Erry? kali aja menang lagi dan ke korea lagi dan bisa ketemu sama Lee Min Ho. Aamiin :)

    BalasHapus
  72. saya suka foto-foto dan caption2 di postingan ini, lucu-lucu dan kreatif bangat sih Mba Erry, ajarin dong bikin gambar supaya bergerak-gerak seperti itu, lucuuuu, sukaaaa bingiiit heheheheh

    BalasHapus
  73. Banyak hal baik yang bisa diambil dari drama korea,
    terutama tentang perjuangan dan sisi kemanusiaannya.
    terima kasih dan salam kenal Mbak

    BalasHapus
  74. Jarang eh blm pernah komen di postingan2nya si teteh. Tp selalu baca dan disave dipocket buat dibaca2 kpn2 lg. Dan tetep bikin senyum2, ketawa, bahagia, kapan pun bacanya. Love teh Erry lah pokoknamah.

    BalasHapus
  75. Bibiiiii. meski bukan kdrama freak and modalnya cuma winter sonata, tapi tapi tapiiiii... aku kok nggak sabar yah nunggu vlognya! hahaha... buruan donk Abahhhh, beliin istri cantikmu ini sebuah kamera!!! #lho kok malah Abah yg kena bwahaha

    BalasHapus
  76. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  77. Aku pernah teh dikatain gila ama cwo, gegara kdrama-kpop, tp dia suka nnton sinetron AJ nyampe sekarang. Bahkan ampe nyari di youtube kalo ada eps yg kelewat. nah loh apa beda sama aku kalo gitu kan!. Eh pas sekali aku liatin NAM GYUMAN, diikutin ampe abis,
    Dan ada jg cwe yg ngakunya cuma mau nnton kdramanya LEE MINHO aja, eh gc taunya dvd bajakannya OH MY GOSH ama HEALER uda selesai ditonton.
    Yah intinya sih mereka yg suka nyela kita itu belon terjangkit kdrama-kpop lover, dikit aja kita bisa nge-virusin mereka dengan umpan yg bagus, gak perlu waktu lama mereka akan masuk kedalam golongan kita , kalopun ada yg kebal dan masih ngatain juga, biarkanlah toh kita gc sendiri, senyumin aja sambil ngibas rambut ala SONG YI

    BalasHapus
  78. bahagia sekali ada tulisan kya gini, DAEBAK , bner2 bisa satu hati bngt smuanya. dan yg bilang ngga cinta negara sendiri jujur aku prnh mbales perkataan tmn aku kya gtu, tpi percuma org udh hatinya ketutup ttp aja dia nganggep dirinya bner. hahahaha jjang!! (y)

    BalasHapus
  79. Komen type 4, lah bawa2 jodoh segala kan jodoh di tangan tuhan kalo masih dibawah 30 kalo udah diatas tuhan lepas tangan bukan begitu ya?? #eh


    Budy | Travelling Addict
    Blogger Abal-Abal
    www.travellingaddict.com

    BalasHapus
  80. antara suka kdrama dengan nasionalis sih nggak ada hubungannya ya
    ada banyak cara menunjukkan sikap nasionalis tetapi gak sampe harus ada larangan nonton kdrama gitu yee

    BalasHapus
  81. Panjangnyaaaaa, khas Bibi Titi Teliti. Dan kenapa tetep dibaca aja, ya, hahaha ...
    Sejak lulus nonton DoTS, sebenarnya pengen nonton drama lainnya lagi, tapi aku terlalu ketinggalan banyak info. Lebih tepatnya gampangin, ah, nanti saja nontonnya. Trus lupa, tau-tau sudah muncul yg baru-baru, trus tiba-tiba udah aja memenya dimana-mana. Laah, kapan tayangnya, kapan buyarnyaa .... TERSERAH APA KATA JIDAT LO AJA! :D

    BalasHapus
  82. Menghadapi komentar buruk di medsos memang baiknya abaikan hati ya Mbak. Bawa-bawa perasaan, jadinya malah baper. Kalau saya cenderung diam klo ada yang ngomong di belakang, malah sengaja dilike biar hatinya seneng. Baru deh kalau ketemu, saya pisuhin di depannya. Kalau bisa ngomong langsung di depan, kenapa harus ngomong dibelakang. Karena belum bisa bikin meme kreatif ala Bibi Titi Teliti :D

    BalasHapus
  83. Selalu dah tulisan teh Erry itu bikin terhibur, dari tadi ketawa ketiwi mulu, aku pun juga ga ngerti sama dunia drakor, nonton drakor cuma full house doang itu juga belom pernah utuh nontonnya. Pilihan orang masing-masing ajah sih mau begini begituh, kenapa masih ada aja yang komen-komen negatif kaya gitu. *sodorineskelapa

    BalasHapus
  84. walau bukan penggemar korea....biasanya sih yg suka komen miring tentang sebuah hobi enggak pernah tahu nikmat rasanya punya hobi...hihihi

    BalasHapus
  85. kalau aku mah terserah orang sih karena selera kan gak bsai dipksain

    BalasHapus
  86. GoodWriting
    Beruntung belum pernah nemuin orang yang nyinyirin soal hobi kdramaisme-an saya. Kalaupun kelak ada, akan saya senyumin tanpa saya jawab. Karena respons dalam aliran kdramaisme hanya ditujukan pada orang penting saja. Selain itu, abaikan hehehe

    Selama ini bersyukur bertemu dan berhasil menularkan virus kdramaisme saya ke teman2 dan berikut alamat alamat website penyedia donlotan gratis drakor terbaru yg update tiap hari.

    Keep the goodjob unni

    BalasHapus
  87. Potingannya bener2 ngehibur aku banget... pengen ketawa terus kalo baca sama liat gambarnnya.. ahahahaha...
    Bagus banget nih mbak...

    BalasHapus
  88. hahahahaa...ya ampuuun panjang ajaaa itu komentar neeeng :)..memang yah, suka duka di mana-mana buat K-lovers :)

    BalasHapus
  89. Teh, aku pernah ya, diajak ngobrol sama temen ku yg penggemar drakor. Di saat dia berapi api dan sampai mengeluarkan lahar, aku terpaku sambil terus berdoa, Ya Allah, kapan cobaan ini berakhir?

    Atuh lah Eneng gak ngertiiiii.. :'(

    Tapi akhirnya aku dikasih donlotan drakor sik. Mueheheh.

    BalasHapus
  90. Teh erry selalu dabesss deh pokoknya

    BalasHapus
  91. jaman alai dulu suka,, tapi semakin gede semakin sadar klo ternyataa film drama korea ituuu.....

    BalasHapus
  92. fighting teh hahaaha. aku juga kadang merasa gitu. malah aku berantem sama pacar gara gara korea, tapi ibu aku juga suka drama korea dan menurut dia wajar jajar aja hehee

    BalasHapus
  93. hua entah kenapa aku malah fokus sama gambar-gambarnya.. hehe tapi fighting kaka..

    BalasHapus
  94. Muanteb, mbaaa... Ahahaha
    Terserah orng mau kata apa, yg penting kuota dan remote dvd SIAGA πŸ˜‚

    BalasHapus

 

Blog Template by BloggerCandy.com