Senin, 30 November 2015

Bagaikan Hidup dalam Drama Korea part 2 : Mengungkap Teori Payung dalam Adegan Kdrama!



Bagi teman-teman pecinta drama korea  yang sudah banyak memakan asam garam dalam adegan percintaan ala Kdramaland mungkin sudah terbiasa dengan adegan klise dalam drama korea yang melibatkan hujan dan…payung!

Akan selalu ada adegan klise dalam drama korea dimana salah seorang tokohnya menggalau dan kemudian berlari secara dramatis menerobos hujan lebat sembari berurai air mata, tentu saja diiringi dengan original soundtrack yang mendayu-dayu dan menyayat hati sanubari…
 
Dan tak lama kemudian, pasangannya pun akan ikutan panik dan tergopoh-gopoh mencari sang tambatan hati dan menemukannya di pojokan jalan dengan tubuh basah kuyup menyedihkan lengkap dengan ekspresi wajah : aku-lagi-rapuh-dan-butuh-sandaran-banget-plis-deh…SEMBARI MEMBAWA PAYUNG! 

Dan kemudian semua baik-baik saja.

Seakan-akan payung itu merupakan benda yang sangat bermakna dalam kehidupan kita dan solusi dari segala masalah yang ada di muka bumi ini.

Mungkin harusnya selain bawa payung, sekalian juga lah bawain antangin, minyak kayu putih dan termos berisi teh manis panas, biar afdol gitu.
*ini lo mau nge-drama atau piknik di gasibu sih?*

Adegan hujan & payung dalam Drama Korea! *tambahin antangin+minyak kayu putih*
Supaya lebih asyik, dalam postingan ini akan gue bedah sedikit beberapa adegan dalam drama korea yang melibatkan hujan dan payung yah! 

She Was Pretty!
 
Hujan memegang peranan sangat penting dalam drama ini.

Sang tokoh utama cowok yang bernama Seong Joon memiliki trauma tersendiri akan hujan karena ketika masih kecil, ia pernah mengalami kecelakaan mobil yang merenggut nyawa ibunya dibawah derai air hujan.

Biar kata ganteng, tapi kalo ketemu hujan Seong Joon akan mendadak lemah dan tak berdaya!
 Kalau lo keseringan nonton drama korea kayak gue, mungkin lo juga akan berfikiran bahwa yang namanya trauma atau phobia di Korea itu merupakan penyakit yang lumrah terjadi semacam flu, batuk, atau kutu air saking banyak banget pengidapnya hehe.

Tapi ya udah lah yah dimaapin aja, namanya juga drama korea.

Ada masa tertentu ketika hujan sedang turun dengan deras, maka Seong Joon kecil akan berasa sesak napas dan gak bisa mengendalikan diri saking sedih mengingat sang ibu yang telah tiada. Ketika hal itu terjadi maka ia akan merasa berada dalam dunianya sendiri. 

Dan di saat rapuh seperti itulah sahabat masa kecilnya yaitu Hye Jin menemaninya dalam kesendirian dan melindunginya…dari hujan deras!

Biar masih kecil kinyis-kinyis gitu tapi dialognya dalem bok : I'll become your umbrella! halah...
Ketika mereka beranjak dewasa pun, harus ada dong adegan hujan dan payungnya biar terasa banget drama koreanya.

Adegan itu muncul ketika Seong Joon tengah dilanda perasaan bimbang akan identitas Hye Jin yang sebenarnya. Semacam otak ama hatinya lagi kurang kompak gitu lah. 

Batin Seong Joon tengah bergulat : ini hati gue bilang A tapi otak gue kok bilangnya B nih, duh gimana dong, gue butuh jawaban sekarang juga untuk bisa menuntaskan kegalauan ini.  Kemudian ia pun berlari terbirit-birit ke Gramedia demi membeli kunci jawaban.
*LO KATA LAGI UJIAN NEGARA APAH?*

Dan tatkala ia sedang bimbang dan ragu begitu…TENTU SAJA HUJAN AKAN TURUN DENGAN DERAS ATUHLAAAH!

Seong Joon sedang resah gelisah dilanda kebimbangan sembari mencari dimanakah gerangan Hye Jin!

Ketika ia tengah berlari tak tentu arah tujuan dibawah derai hujan untuk mencari jawaban akan kegelisahan hatinya, tiba-tiba saja Hye Jin muncul….SEMBARI MEMBAWA PAYUNG!



Dan saat itu juga ia pun memutuskan untuk mengikuti kata hatinya aja dan memeluk Hye Jin erat-erat sampai-sampai payungnya terlontar dan terhempas secara dramatis!

*AKU JUGA MAU ATUHLAH DI-LONTAR-IN & DI-HEMPAS-IN PAYUNGNYA DENGAN DRAMATIS KAYAK GITUUUH PLIS!!*

si payung pun terlontar secara dramatis!

SIAPA YANG AKAN PEDULI LAGI SAMA PAYUNGNYA KALO UDAH TERHEMPAS DALAM PELUKAN SEONG JOON!

Tuh kaaan! Gara-gara si payung kaaan!

I Hear Your Voice!

Adegan hujan & payung dalam drama ini sepertinya merupakan favorit gue banget lho!

Terdapat suatu adegan dimana Park Soo Ha si tokoh cowok dalam drama ini yang sakti mandraguna karena bisa membaca pikiran seseorang hanya dari tatapan mata saja, tiba-tiba kehilangan kemampuannya tersebut karena ketabrak mobil dan kemudian…wait for it

Just wait a little bit more…YES, AMNESIA! 

Gue ulang lagi : AMNESIA!!

YA TUHAN, KUMOHON!
LINDUNGILAH HAMBAMU INI DARI TERPAAN PARA PENULIS SKRIP YANG GEMAR SEKALI MENYELIPKAN AMNESIA DALAM DRAMANYA!

Tapi ya udahlah yah, toh tetep gue tonton juga dramanya bhahahaha!

Dan ketika Park Soo Ha sedang merasa rapuh dan kehilangan jati diri seperti itu, sang tokoh cewek yaitu pengacara Jang, dengan kejamnya berusaha untuk menyingkirkan Park Soo Ha dari kehidupannya dan mengelabui dirinya sendiri.

Pengacara Jang dengan jutek berusaha menyingkirkan Park Soo Ha dari kehidupannya!

Klasik lah, ia gak mau mengakui perasaan cintanya karena mereka beda usia, ribet, takut digosipin di tukang sayur sama tetangga yang suka nyinyir dan blablabla lainnya…

Setelah mengeluarkan perkataan ketus tanda penolakan, dengan sadisnya pengacara Jang pun beranjak pergi meninggalkan Park Soo Ha yang hatinya terkoyak.

Park Soo Ha pun hanya bisa menggalau!

Park Soo Ha pun hanya bisa tertunduk lesu bergelimang nestapa dengan berbagai pikiran yang berkecamuk dalam jiwanya.  .

Dan setelah itu tentu saja….HUJAN TURUN DENGAN DERAS!

Hati gue tercabik ketika menonton adegan inih!

Melihat hujan yang tiba-tiba datang menerpa, pengacara Jang pun menjadi ragu dengan perasaannya sendiri dan akhirnya memutuskan untuk kembali mencari Park Soo Ha, tidak lupa sembari membawa…PAYUNG!

Setelah galau plus baper, maju mundur tak tentu arah dan melalui gelombang rasa bimbang yang tiada bertepi, akhirnya pengacara Jang pun mengambil keputusan tepat untuk melangkah maju dan meraih cintanya…hazeeek!


Dan siapa sih yang bisa tahan kalau dikasih tatapan polos kayak begini dibawah rintik hujan dan diiringi soundtrack syahdu dan mengguncang kalbu!

Akhirnya cinta mereka pun bersemi dibawah payung kembang-kembang item!


GEDEBUK!
*oh gak papa cuekin aja, itu mah suara hati gue yang tersandung dan jatuh ketika mengingat momen indah ini*
*jatuh hati maksudnya!*

LogikaDrama Korea tentang Hujan dan Payung!

Kalau gue jabarkan lebih jauh lagi, sebetulnya masih banyak banget berbagai adegan dalam drama Korea yang melibatkan hujan dan payung.

 Tapi ya udah lah lo google sendiri aja deh yah! *lho, ini blogger tapi kok malesan gini sih haha*

Tapi dari berbagai drama yang gue tonton, gue mendapati bahwa si payung selalu muncul pada moment yang sangat krucial dan seakan-akan memberikan simbol : gwaencana..semua akan baik-baik aja!

Pas lagi nonton sih gue sering merasa terhanyut dan iya-iya aja, tapi ketika gue sedang sadar dan terjaga kemudian dipikir-pikir lagi secara mendalam, gue suka merasa tersentak dan beranggapan : ini kok penulis skrip-nya semacam lebay-surlebaywati gitu sih?

Emang segitu bermaknanya payung dalam kehidupan mereka? kenapa kok si payung nongol-nongol terus dan tak tergantikan cobak? Apakah gak ada benda lain yang lebih berarti seperti tusuk gigi atau sedotan belang merah putih misalnya?
*okay abaikan aja, ini mah karena kebeneran aja gue lagi minum fruit tea apel dan sedotannya belang sih hehe*

Tapi, ketika gue berkunjung ke Seoul dalam rangka Autumn Trip ala Drama Korea beberapa waktu yang lalu, akhirnya gue pun berhasil menyingkap tabir rahasia yang selama ini terpendam tentang adegan hujan dan payung dalam drama Korea.

Intermezzo

Eh, tapi sebelumnya gue mau intermezzo dulu bentar yah. Seperti yang pernah gue ceritakan di postingan sebelumnya, bahwa trip ini sangat berbeda dengan trip yang pernah gue ikuti sebelumnya.

Apabila di blog Touch Korea Tour, gue terkesan sangat bebas menceritakan berbagai hal tentang teman nge-trip gue, tapi pada trip ini gue sangat berhati-hati dalam menulis karena harus menjaga baik-baik privacy mereka.

Pada trip sebelumnya, kami semua adalah pemenang kontes yang memang bertugas untuk mempromosikan event yang diadakan oleh KTO tersebut, sehingga kami memang selalu saling tag & mention di social media dan kemudian menuliskannya di blog kita masing-masing.

Sedangkan untuk trip ini, gue tidak bisa melakukan hal seperti itu, karena temen nge-trip gue rata-rata memiliki profesi tertentu yang harus gue jaga banget privacy-nya. 

Padahal sebenernya sih banyak banget cerita seru dan celetukan koplak dari temen-temen nge-trip gue selama perjalanan, tapi semuanya akan gue keep aja demi privacy mereka deh yah.
Oke, lanjuut!

Mengungkap Teori Payung dalam Adegan Drama Korea!

Awal kedatangan gue di Seoul beberapa waktu yang lalu, disambut oleh gemericik air hujan yang terasa romantis. Gak pernah lebat sih hujannya, hanya gerimis asoy yang bikin males gitu lah, tapi hampir sepanjang hari.

Jadi selain cuacanya mendung terus, angin biasanya berhembus kencang dan menusuk, dingin banget bok! Kalau pagi atau malam bisa dibawah 10 derajat.

Pada trip ini, karena konsepnya backpacker, maka kami pun berpetualang dengan mempergunakan public transportation yaitu bis & subway atau kereta bawah tanah.


Dan terserah sih lo mau percaya atau gak ama gue, tapi ya udah lah,  mendingan sih percaya aja deh yah hehe *apa sih*, tapi memang hampir semua orang Seoul yang gue perhatikan di sepanjang jalan…membawa payung!

Masih mending kalo cuma sekedar ibu-ibu mau ke pasar atau mbak-mbak kampus atau kantoran doang yang bawa payung, tapi ini mah kalo gue perhatikan, banyak banget lho oppa-oppa keren yang menjinjing payung transparan motif polkadot gitu!

Di dalam subway yang penuh sesak gue memperhatikan ada seorang cowok remaja yang gayanya keren banget, gue dan temen nge-trip sampai bisik-bisik dan berspekulasi kayaknya dia mah anak trainee dari agency YG atau JYP yang lagi nunggu debut bhahaha…

Tapi emang beneran funky sih gayanya, pake kupluk gaul trus headset nongol dari telinganya, jaket bulu-bulu ala Goo Jun Pyo, dan bawa-bawa payung panjang sih! Tapi anaknya cuek aja sih!

Di ujung sebelah sana gue perhatikan seseorang yang gayanya kayak eksekutif muda gitu, rambut klimis, pake stelan jas resmi, lengkap bawa tas kerja, mainan tablet, sembari tetap menenteng payung!

Dan kalau lagi jalan di trotoar atau mau menyebrang, gue kok berasanya ribeeeeet banget karena kita suka gesekan payung gitu bhahahaha. Secara emang semua orang pada bawa payung, padahal mah cuma gerimis doang sih.

Dan kalo lo masuk ke toko-toko, di bagian depan tokonya bakalan ada tempat buat menyimpan payung lho. Bahkan ada juga toko yang menyediakan secara gratis plastik panjang transparan gitu. Jadi kalo lo masuk ke dalam toko, payungnya tetap bisa dibawa masuk, tapi dimasukin ke plastik dulu supaya airnya gak netes-netes *sayang banget lupa gak difoto!*

Di pinggir jalan pun berjejer tukang jualan payung dengan harga sekitar 3000 won saja *eh tapi, temen gue dapet harga 4000 won karena belinya di Namsan Tower*.

Dan kebetulan sih yang lagi nge-hits banget pada saat itu adalah payung transparan polos atau payung transparan dengan motif polkadot. Ada yang hitam, orange, merah, biru, duh pokoknya lucu-lucu deh!

OMG! Ternyata payung emang beneran memegang peranan penting dalam kehidupan mereka bok! Si para penulis skrip di drama Korea itu ternyata bukan lebay, tapi emang berdasarkan fakta! 

Maafkan aku writer-nim!


 Kopdar Seru Menyusuri Jalan Insadong!

Ketika di Seoul, gue juga berkesempatan untuk berkopdar dengan salah satu teman blogger yang juga merupakan member dari Wow Korea Supporter yaitu mas Sugianto

Mas Sugi ini sudah tinggal dan bekerja di Korea selama 3 tahun, dan berbaik hati mau nyamperin kita yang saat itu jadwalnya lagi belanja barang-barang unyu di Insadong!

Dan kebetulan saat itu, hujan turun dengan malu-malu. Gerimis doang lah. 

Setelah sempat telfon-telfonan untuk memastikan lokasi ketemuan, mas Sugi pun datang, lengkap dengan payungnya!

Dan saat itu gue gak bawa payung, karena hujannya juga gak terlalu deras, jadi pake kupluk dan jaket aja udah cukup buat gue.  Terutama sih karena gue nyadar banget kalo gue itu orangnya suka teledor kalo bawa payung, dan pernah mengorbankan 1 payung hilang waktu berkunjung ke Trick Eye Museum hehe.

Dan ketika melihat gue dengan cueknya jalan di tengah gerimis tanpa membawa payung, mas Sugi kelihatannya shock banget bhahahaha….

”Hah!? Teh Erry, kenapa kok gak pake payung? Ayo kita beli payung aja, itu di sebelah sana kayaknya ada yang jualan!”

Aduh, ini kenapa mas Sugi jadi ketularan kayak orang Korea gini yah hehe.

Akhirnya sepanjang jalan, gue malah jadi asyik ngobrolin masalah payung ini sama mas Sugi deh! 

Menurut mas Sugi, orang Korea itu rata-rata sangat mempercayai ramalan cuaca yang mana tingkat akurasinya memang hampir selalu benar. Jadi kalau lagi musim hujan kayak begini, sebelum berangkat kemana-mana wajib hukumnya untuk nge-cek dulu cuaca hari ini. Dan perlu gak untuk bawa payung haha.

Tapi iya juga sih, Ayu sempat menukar salah satu jadwal kita. Jadwal ke Korean Folk Village yang harusnya hari Sabtu, ditukar ke hari Senin, karena menurut ramalan cuaca Senin cerah. Dan itu emang bener! 

Jadi walaupun di pagi hari cerah dan terang benderang, tapi kalau menurut ramalan cuaca akan hujan, maka mereka pasti akan membawa payung.

Dan kalau memang diramalkan akan hujan, wajib banget hukumnya untuk membawa payung karena hal itu merupakan tanda bahwa mereka bertanggung jawab untuk menjaga diri mereka sendiri. 

Mereka paling gak mau terima alasan terlambat datang ke suatu tempat karena hujan, atau tiba-tiba sakit dan kemudian gak masuk kerja karena kehujanan.  

Eh, emang iya juga sih, kesannya kita jadi gak bisa menjaga diri kita dengan baik yah.  Duh, gimana dong dengan gue yang suka banyak alesan kalo lagi hujan bhahaha…

Oh, jadi itulah alasannya kenapa si payung selalu aja nongol setiap kali ada adegan seru di drama Korea.
Makasih banyak buat pencerahannya yah mas Sugi!

Makasih buat kopdarnya mas Sugi!

Menyaksikan Siaran Langsung Drama Korea!

Saat itu jam 6 pagi, yang mana kalau di Indonesia sih masih jam 4 subuh, tapi kami udah harus berangkat karena tujuan hari itu agak jauh yaitu ke Nami Island.


Kereta yang kita naiki pun masih sepi banget, sehingga kita semua bisa dapet tempat duduk dan beberapa pada ketiduran lagi karena memang masih pada ngantuk. 

Ketika kereta berhenti, tiba-tiba gue menyaksikan sepasang muda-mudi yang saling berpelukan gitu di depan pintu kereta. Tak lama kemudian sang cowok pun, menaiki kereta kita sembari bawa tas gede, sementara ceweknya seriusan nangis sambil dadah-dadah gitu… TENTU SAJA SEMBARI BAWA PAYUNG!

OMG berasa nonton siaran langsung drama korea ini mah!

Ketika keretanya udah jalan, gue jadi pengen ngelirik terus ke cowoknya, soalnya penasaran banget sih gue! bhahahaha…

Gue perhatikan dia lagi asyik mainan hape sambil cengar-cengir, pasti lagi chatting-an sama ceweknya yang tadi deh!

Pengen banget deh gue samperin terus gue tanya : eh, mas, mas jangan-jangan kamu itu sebenernya chaebol arogan yang haus akan cinta dan phobia akan ruang tertutup sehingga takut  naik lift, sedangkan mbak-nya yang tadi itu, pastilah gadis yatim piatu yang mencari nafkah dengan cara jadi stuntwoman, iya kan, kan?! Ngaku aja deh lo! 

*ITU MAH PLOT NYA SECRET GARDEN WOY!*

Duh, mudah-mudahan si mas-mas nya gak keselek terus karena gue gosipin di sini yah hehe.

Gue , Hujan dan Payung!

Setelah pulang dari Korea beberapa waktu yang lalu, di Bandung hampir setiap sore hujan terus lho. Dan setiap kali melihat hujan, hati gue pun suka ikutan ber-gemericik teringat masa indah selama di Seoul. 

Dan kalau melihat hujan kayak begini, gue bawaannya jadi suka pengen ke Borma, beli payung transparan terus nongkrong cantik aja gitu di terminal.

*KEMUDIAN DI ANGGAP OJEK PAYUNG LAGI NYARI PELANGGAN*

Jadi kalo lain kali lo lagi nonton drama Korea dan kemudian melihat adegan hujan dan payung, ingat-ingatlah isi postingan gue ini, sebelum menuduh si penulis skrip-nya lebay yah! 

Ingat, mereka bukanlah ojek payung, tapi emang hobinya aja suka bawa payung kemana-mana kalo lagi musim hujan!
bukan ojek payung


48 komentar:

  1. Baca posting ini kok jadi aku malah pengen ngabisin episode dorama Jepang yang belum selesai aku tonton ya, Mbak :-) #Maafkomengaknyambung:-)

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. kagak jd pertamax ternyato..
      hahayyyyyy *melenggang pata pata sambil bawak payung

      Hapus
  3. Teteh, Korsel sedingin itu dan Teteh nggak pake jaket tebel? Hebat! Harusnya pinjem jaket si cowok calon debut di kereta itu, hihihihi..
    Aku malah nggak merhatiin kalo adegan payung ini spesial saking seringnya ada di tiap drakor. Abis baca ini baru kepikiran :D

    BalasHapus
  4. Huwooo. Segitunya ya Teh Erry tentang payung di sana. Etapi bener banget sih itu bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri ya. Gak bisa enggak kalo masih mau tetep kerja dan sehat. Kalo sakit kan bisa nularin yang lain. Tapi penasaran beneran sih apakah di sana trauma itu kayak flu aja gitu. Hahaha.

    BalasHapus
  5. Hu..hu ~~ next time take me there with you atulaaaahhhhh :(( Spring Trip seru kali ya, biar ga penuh ransel sama baju tebel :D

    BalasHapus
  6. Disana sering ujan kayaknya ya makanya mereka mesti bawa bawa payung 😀

    BalasHapus
  7. Harusnya payung jadi pemeran utama drakor ya, atau emang payung jadi gaya hidup orang Korea, hihiii

    BalasHapus
  8. Teeeehhh. Klo aku kemana mana kalau lagi di luar negeri pasti bawa payung. Ada tiga orang berarti bekal tiga payung dari pontianak yang selalu dibawa bawa kemanapun di tas ranselnya. Soalnya males kan ya kalau lagi jalan kebasahan dan malah jadwal yang udah dibuat kacau karena hujan.

    Dan soal plastik untuk payung itu aku juga ketemu di Mall mall KL dan Singapore. Klo di jakarta seh gak pernah lihat. Tahu kali ya orang di indonesia gak pernah pake payung 😆

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau di Jakarta ada, Mba yang pas hujan di kasih plastik buat payung, Di Mall Kasablanka. Aku pernah maen ke Kasablanka pas hujan terus satpamnya ngasih plastik buat bungkus payung. Kalau tempat lain kurang tau sih, hehe

      Hapus
  9. Jiaah adegan payung favorit aku tuh.. si park sooha^^
    payung yg rajin nongol itu selalu payung kuning polos yah.. jd pengen punya >_< kali aja di taksir yeo jing goo gituh

    BalasHapus
  10. Selain pemain yang ganteng dan cantik, film Korea memang romantis, kadang menguras airmata.
    Terima kasih ulasannya.
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  11. mbak erry keren pakai payung polkadotnya :)
    serasa cewek-cewek yang ada di drama korea ahahay :D :D

    BalasHapus
  12. Kalau kita lagi sadar, kadang adegan drama korea itu emang bikin "geli" dan ngerasa ini adegan lebay banget tapi pas nonton mah ya seneng aja, haha

    Tapi bener juga sih ya, Teh, kalau ga bawa payung padahal udah ngerti mau ujan itu sama aja ga bisa menjaga diri sendiri.

    BalasHapus
  13. iya sih kenapa ya di sini payung dianggap 'menye-menye'?
    aku termasuk orang yang dari kecil dibiasain bawa payung di tas. payung..dan semua akan baik-baik saja

    BalasHapus
  14. Adegan payung favorit ku yg di I hear your voice, Park soo ha o(^-^)o.
    Makasih udah share :D :D

    BalasHapus
  15. kutu air,hahahaha...
    kalo disini bawa payung itu ribet,tp kl di korea bener2 patuh ya sama prkiraan cuaca, mana payungnya panjang....^^

    BalasHapus
  16. ahhhhhh mba erry aku pingin banget keuajanan gerimis manja di korea biar bisa pake payung2 hits dan kaya di drama2 aaaaaaaahhhhhhhhhhhh seruuuuhhhh

    BalasHapus
  17. Bhahahahaha Aku pikir beneran nonton drama korea langsung dari tv di korea, gak taunyaaaaaa

    Teteh kenapa ga di fotoin atuh teh abegeh yang di duga trainee dr YG/JYP nya ? gak ada bukti jd aku anggap hoax lah wkwkwk piss^^

    BalasHapus
  18. iya yah payungnya lucu banget totol-totol gitu.. berarti kalo pemalesan bawa payung dikala hujan, atau sering banget keilangan payung, ga cucok ya tinggal di korea?

    BalasHapus
  19. Hahaha... Aduuh teh... Ngikik2 cantik baca postingan ini. Ingat adegan2 di drakor. Yg awalnya hujan trus hujannya seperti berhenti waktu melongok eh ada si dia yang megang payung. Emang romantis gimanaaa gitu... Ga berasa lebay kok. Hihihihi...

    BalasHapus
  20. bwahahahahaa kocakkkk.

    aduhhhhh, jadi pengin nyanyi sumbang kenceng-kenceng...."under my umbrella, ella, ellaaaa ek ek ek ..." lhah malah e-ek LOL

    tapi emang lhoh, orang Korea ama Jepang itu payung-minded banget!!! pernah beberapa kali adik iparku ke jepang dalam rangka training apalah gitu, dan oleh-olehnya dari sana apa hayo tebakkkkk, PAYUNG!!!!

    bwahahahahaa

    BalasHapus
  21. Aduhh kapan yah gw bisa ke Korea lagi terutama sambil payungan? Dulu pergi pas summer lagi hot2nya ahahah

    Payung polkanya lucu Mbak Erry :)

    BalasHapus
  22. Gilakkkkkkkkkk lu cyiinnn sumpah gilak... aku juga pecintah drama korea tapi gak bisa nulis sekece dan sedetil iniiiii... setelah kupikir-pikir iya yaaaa kwkwkwkkwkk.....

    BalasHapus
  23. baru aja semalam lihat adegan SO ji SUb sama Shi MIn Ah di oh My Venus yang tentu sajaaaaaa bawa payung sambil hujan-hujanan....

    memang payung unyu itu meningkatkan kekecean para oppa di sana ya Teh, coba di sini.. udah bagaikan sandal jepit kala jumatan, alias cepet ilang..

    BalasHapus
  24. Ya ampuuuuun. Beda emang ya kalau sudah cinta mati. Ampe adegan payungpun paham banget. Berarti filosofi sedia payung sebelum hujan dipegang teguh orang Korea.

    BalasHapus
  25. whahahaha elllaaaaaaaa. elaaaaaaaaaaaaaaaaa
    hheihieiheee

    BalasHapus
  26. Buahahhah... ngakak sampe berkaca-kaca mata saya Teh..

    Jadi kesimpulannya, kalau nanti main ke Korea gak usahlah bawa payung ya Teh?
    Biar ada oppa-oppa yang nawarin payungnya *padahal ojek payung udah ekpansi ke Korea
    Wkwkwkwk...

    BalasHapus
  27. kakak suka memperhatikan hal2 kecil ya... aku aja suka ga ngeh kalo mereka suka tiba2 bawa payung... atau punya banyak penyakit phobia... setelah dipikir2... iya juga ya hahahaha...

    BalasHapus
  28. Teh.. Sama adegan kalo pas mandi.. Pasti lagi nangis.. Wkwkwkkww.. Lol.

    BalasHapus
  29. ga diragukan lagi.....teteh emang pencinta sejati drakor....ampe hal detil aja tau

    BalasHapus
  30. ketika hujan datang dan disitulah adegan romantisnya hehe

    BalasHapus
  31. bii... aku bukan penggemar kdrama, tapi abs baca postingan ini, jadi nyimpulin kalo jalan cerita kdrama itu udah pasti bisa ditebak yaaa.. hahaha..

    kdrama trakhir yg aku tonton si tao ming tse.. hahaha

    BalasHapus
  32. oalaaahh..jadi gitu toh sejarahnya kenapa sering banget ada adegan bawa payung di drakor... :D
    etapi bener ya teeh... bawa payung adalah bentuk dari kita menjaga diri dari hujan supaya ga sakit...hmmm... patut dicontoh banget deh kayaknya ... :))

    BalasHapus
  33. Payung di korea itu motifnya lucu2 yaaaa, seneng liat nya

    BalasHapus
  34. Mba Erry ini cermat sekali ya, selalu aja lihat celah untuk dibahas tentang drakor... sekarang tentang payung heheheh

    BalasHapus
  35. duduh jadi dapat pencerahan ni ttg payung dan drakor...secara gk begitu merhatiin smpe sedetail itu..hihii suka sama gaya nulisnya...mantep deh blognya..betah baca tulisannya

    BalasHapus
  36. Payung2nya lucu ya Mba Erry di korea... tapi benar sih, musim hujan kudu sll siapin payung dalam Tas, sehat itu penting :)

    Serunya jadi Blogger, kemana pun bisa kopdar dengan blogger lain... keren Mba Erry... :)

    BalasHapus
  37. Akkkk, jadi tahu deh alesannya apa, tapi da emang sih, dikita ge pan ada peribahasanya sedia payung sebelum ujan.
    Cuman, aku sih emang suka malesan disuruh bawa payung, suka lebih suka ujanan aja :v

    BalasHapus
  38. Mba, aku ngakak lo baca entry ini...hahaha..ada apa dengan ujandan payung lah ya intinya. Makasi dah dijelasin, kalo ga - ya iya gw pun berasa writer-nya lebay.. :)

    BalasHapus
  39. Ihh payungnya lucuu amat mbaa, iya mba di Cina juga gitu malah pada suka bawa dua payung, satu payung yang lebih kecil untuk sinar matahari dan payung agak besar untuk hujan. Haha...

    Btw adegan Park Soo Ha yang keujanan itu emang tragis dramatis romantis ya mb! Q suka banget waktu si pengacara Jang yang gengsian akhirnya nyamperin Park Soo Haa..ihirrr

    Oya banyak yang bilang She Was Pretty bagus ya, baiklah besok aku akan nonton dramanya..

    Last but not least
    Aku pengen ke Korea jugaaa, hiksss..btw musim gugur aja udah dingin ya mb, apalagi pas winter apa ga membeku semua, mungkin kurang pas ya kalau winter pergi wisata ke sana

    BalasHapus
  40. Widiiih payungnya ngehits! Pengen kembaran Teh! :D

    Huwaa analisisnya sampe jawabannya ketemu di Korea sana. XD

    BalasHapus
  41. yang foto terakhir diketawain tuh sama patung dibelakangnya... hahhaaa...

    *patuh loh bi, bukan gue, suer!*

    BalasHapus
  42. Wah jadi dapet banyak ilmu dari blognya teteh hehehe

    BalasHapus
  43. payung polkadot ungu saya terpaksa ditinggal di bandara incheon te2h...hiks..hiks...padahal itu payung gk ada kyknya di indo yg jual...hahahahha

    BalasHapus
  44. Adegan hujan-payung yang paling aku inget mah malah adegan producer sih Teh, pas IU sama Soo Hyun lagi camping acara 2D1N. Udah romantis-romantis dipayung berdua, lightingnya keren, soundtrack-nya pas, eh tiba-tiba Soo Hyun liat kameramen yang kmeranya kebasahan. Jadi IU-nya ditinggalin. Plis atulah ngerusak momen romantis banget hahaha

    BalasHapus

 

Blog Template by BloggerCandy.com