Kamis, 15 Oktober 2015

Tantangan Baru!



Ada sebuah pepatah bijak  yang pernah gue dengar sekilas dari seorang  tukang tambal ban yang biasa beroperasi  di daerah Cimahi yaitu :
Be careful what you wish for, because you just might get it!
Dan, gue baru saja mengalaminya lho. IH KEREN BANGET SIH KAMU MANG!

*ya udah lah iya-in gue aja sih!*

Kegelisahan & Keresahan dalam Ngeblog!

Setelah sekitar 6 tahun ngeblog, gue menyadari bahwa kegiatan blogging itu memang ada dinamikanya.
Ada suatu masa dimana gue merasa sangat bersemangat untuk posting, blogwalking, mengikuti berbagai jenis kontes dengan bermacam tema dan berpartisipasi dalam event blogger. 

Tapi akan ada juga suatu fase, dimana tiba-tiba saja semangat mulai menyurut dan rasa malas pun menerpa. 

Seperti saat ini sih misalnya, gue lagi jarang posting….bhahahaha…

Bicara Tentang Mindset

Beberapa waktu yang lalu, gue mengikuti acara Fun Blogging dan menuliskan secara gamblang tentang kegelisahan yang gue rasakan selama ini dalam ngeblog.

Gue merasa sedikit kesulitan untuk menerapkan mindset dalam menulis. Selama ini mindset atau pola fikir yang gue terapkan dalam menulis adalah : menulis untuk dinikmati oleh diri sendiri aja dan demi kepuasan batin semata-mata. 

Makanya sebagian besar tulisan gue bernada curhat dan gayanya pun terasa bebas & sesuka hati aja. 

Sepertinya selama ngeblog,  gue belum pernah sekalipun menulis dengan gaya memberikan tips ataupun tutorial lho, karena memang  gak masuk dan gak sejalan aja dengan mindset gue. 

Menulis dengan gaya seperti itu tentu saja kita harus mampu menanamkan mindset : menulis untuk orang lain dan dengan keinginan untuk berbagi.

Sayangnya untuk saat ini, gue masih belum sampai ke level itu. Ternyata susah banget untuk bisa keluar dari sebuah mindset atau pola pikir yang sudah terlanjur melekat kuat.

Tapi gue masih tetap berusaha.

Apabila lo perhatikan baik-baik, maka beberapa tulisan gue belakangan ini sudah mulai ada sepercik keinginan untuk berbagi sih, walaupun masih belum berani terlalu frontal banget gayanya. Dan tetap masih beluuum berani menulis dengan gaya memberikan tips.

Misalnya saja, di postingan gue yang berjudul : Menanggapi Komentar Buruk di Blog.

Gue masih belum berani menulis dengan gaya : tips cara berkomentar yang baik, atau gimana caranya untuk blablabla. 

Tapi gue merasa jauh lebih nyaman menulis dengan gaya menceritakan pengalaman gue aja. Apa yang gue rasakan ketika menerima komentar begini, introspeksi macam apa yang kemudian gue lakukan dan bagaimana cara gue mengatasinya selama ini.

Dan untuk selanjutnya, gue persilahkan teman-teman yang membaca untuk menarik sendiri benang merahnya, dan kemudian mengambil kesimpulan sendiri.

Demikian juga ketika gue menulis tentang : Kekuatan Blogwalking (Membawaku ke Korea)

Gue hanya menceritakan berbagai manfaat yang telah gue dapatkan selama ini dari melakukan kegiatan blogwalking. 

Tapi kemudian di akhir postingan, gue kembalikan lagi keputusannya kepada teman-teman yang membaca dengan cara mengajak mereka untuk memikirkan kembali : sebenernya kita mau menjadi blogger macam apa sih?   

Seakan-akan gue mau bilang:  berdasarkan apa yang telah gue alami selama ini, maka gue sih memilih untuk mengambil keputusan kayak begini, tapi terserah aja lo mau kayak gimana. 

Jadi gue sedang berusahaaaaaa banget supaya bisa menulis dengan pola pikir yang berbeda dan dengan semangat berbagi gitu laaah…

Bicara tentang EYD!

Keresahan gue berikutnya yang gue rasakan ketika ngeblog adalah…jreng…jreng…  masalah EYD dan tata bahasa gue yang berantakan dan acak-acakan banget…bhahahaha…

Ketika gue menuliskan tentang keinginan gue untuk memperbaiki EYD dan tata bahasa gue di postingan : Curhat dan Buka-Bukaan tentang Ngeblog, kalau lo baca satu persatu di kolom komentarnya, maka lo akan menemukan banyak komentar manis & hangat yang khawatir tulisan gue akan menjadi berbeda dan kaku apabila mengikuti kaidah EYD. 

Duuuuh, so sweet banget siiiiih temen-temen gue iniiiih! Makasih banget karena udah turut mengkhawatirkan gaya menulis gue yaaaaah!

Gue jadi merasa sangat terharu karena ternyata banyak yang peduli ama gue! Dan gue menganggap berbagai komentar bernada khawatir tersebut sebagai bentuk perhatian dari para sahabat blog untuk tulisan gue.

Tapi,….

Sebenernya sih, EYD itu ternyata gak seseram yang dibayangkan lho!

Untunglah ketika mengikuti sesi mbak Haya dalam acara Fun Blogging, gue mendapatkan banyak pencerahan tentang EYD dan bagaimana caranya membuat tulisan kita menjadi lebih bertenaga.

Kenapa sih kalian semua teh meuni pada takut pisan sama yang namanya EYD HAH?! HAH?!
*gue sok gagah berani padahal mah nulisnya juga sambil gemeteran saking seremnya sama EYD hehehe..* 

Kayaknya selama ini kita terjebak dalam sebuah stigma, kalo lo mau memperbaiki tata bahasa dalam tulisan lo atau mau mainan EYD, itu artinya tulisan lo bakalan jadi kayak sripsi atau proposal Agustusan.

Ih, padahal mah gak begitu-begitu amat sih! 

Gue juga males lah, kalo harus menulis dengan gaya serius seperti itu mah. Mau dikemanain cobak para cameo yang selama ini sudah pada eksis di blog gue semacam si kulkas, tabung gas, gorden ruang tamu, warung mama Ajeng dan yang sekarang sudah mulai naik daun….selimut angry bird Fathir bhahahaha…

Bisa-bisa mereka semua pada beramai-ramai demo di ruang tamu karena gak bisa numpang beken lagi  di blog gue hehe.

Ketika selesai menghadiri acara Fun Blogging dan mempelajari kembali materi  via email dari mbak Haya tentang Writing Great Content, gue baru menyadari bahwa ternyata tulisan dengan tata bahasa yang baik, akan membuat pembaca lebih mudah untuk memahami isi tulisan.

Dan beberapa point penting pun sudah mulai gue terapkan juga sih di beberapa tulisan terbaru gue, walaupun masih dalam proses dan masih belajaaaaar banget.

Sebenernya menurut mbak Haya sih, bisa kok tetap menerapkan EYD dengan gaya santai.

Dimulai dari hal-hal yang paling sederhana aja sih, misalnya aja menerapkan huruf kapital di awal kalimat, ya elaaah standard banget kan itu mah? Tapi itu kan memang bagian dari EYD.

Atau belakangan ini sih gue juga mulai memperbaiki kemalasan gue ketika menemukan kata ulang. Ngerti gak maksudnya? Dulu tuh gue nulisnya : kadang2, teman2 tapi sekarang gue mulai menulis : kadang-kadang, teman-teman.

Iyaaaa, kalo pengulangan kata itu pakenya setrip dong kakaaak, tapi akikah kadang kok suka males gitu yah bhahahaha… 

Dan gue juga masih berusaha untuk meminimalisir typo, memperbaiki tanda baca titik, koma, tanda kutip dan blablabla lainnya…

Dan peliiiis, itu kenapa gue kok masih sering ketuker-tuker gitu sih antara fungsi kata depan sama imbuhan? *sedang meratap dan bertanya kepada semut merah yang berbaris di dinding*

Sebenernya simple aja kan yah? Tapi hal sederhana seperti itu kalau kita abaikan, bakalan bikin sakit mata para pembaca yang kebeneran memang mengerti tentang tata bahasa dan EYD.
*atau brand & agency, uhuk*

Tapi, sekali lagi gue masih belajar lho yaaah, dan masih sering banget bikin kesalahan dimana-mana. Tapi minimal saat ini gue mulai memikirkan dan memperhatikan hal-hal kecil seperti itu sih, padahal dulu mah gue cenderung ignorant dan cuek banget lah.

Tantangan Baru!

Selama ini sih gue menjalankan semuanya nyantai aja dan gak terlalu ngotot, gue yakin semua memang harus ada prosesnya kok. Yang penting sih masih tetap dijalanin aja. 

Dan akhirnya kesempatan itu datang juga.

Tiba-tiba saja gue mendapat sebuah tawaran dari sebuah travel agent untuk menjadi kontributor dari sebuah website. Dan gue diminta untuk menulis serba serbi tentang kota Bandung, mulai dari tempat wisata, kuliner ataupun tentang budayanya.

Duh, semua hal yang selama ini gue gelisahkan akhirnya disodorkan tepat didepan muka gue! Bhahahaha

Mengambil tawaran ini, berarti gue harus benar-benar merubah mindset gue, karena memang tugas seorang kontributor di website tersebut adalah murni untuk berbagi informasi, yang mana berarti mindset-nya menulis untuk orang lain. Gue jelas-jelas gak bisa menulis dengan gaya curhat di blog tersebut bhahaha…

Dan gue juga harus berupaya keras untuk memperbaiki tata bahasa gue, secara gue bukan satu-satunya kontributor di website tersebut. Gue disandingkan dengan para blogger Bandung yang oke punya, jangan sampai gue kebanting atuhlaaaah...bhahahaha…

Dan seperti biasa, gue pun sempat galau-galau cantik dulu sebelum menerima tawaran tersebut dan bertanya dulu kepada pihak travel agent tentang gaya menulis seperti apakah yang akan dijadikan standard pada website tersebut.

Untunglah, pihak travel agent-nya menyatakan bahwa kita semua dipilih berdasarkan gaya menulis kita masing-masing, jadi kita dipersilahkan untuk tetap menjadi diri sendiri aja.

Dan gue pun lega…

Eh, tapi di ujung kalimat beliau menambahkan : asal jangan curhat aja lho yaaah,…

Bhahaha, okeh fain! Mungkin beliau secara halus bermaksud untuk memperingatkan gue : AWAS LHO KALO SAMPE NENDANG KULKAS DI SONOH! Hehehe…


Tantangan atau Beban?

Mungkin kalau tawaran ini muncul setahun yang lalu, gue tidak akan berani dan cemen duluan untuk menerimanya. Mungkin gue akan merasa sangat terbebani ketika mendapat tawaran seperti ini.

Tapi untunglah, ketika menghadiri Fun Blogging beberapa waktu yang lalu, gue merasa termotivasi dan tambah bersemangat banget untuk terus belajar dan memperbaiki diri.

Karena kita gak akan pernah tahu kapan kesempatan akan datang menghampiri kita kan yah? Yang bisa kita lakukan hanya bersiap aja dan belajar terus, sehingga ketika akhirnya kesempatan itu berada di depan mata, ya udah tinggal disamber aja sih!

Maka gue menganggap tawaran ini sebagai sebuah tantangan buat gue.


Bertugas Sebagai Kontributor!

Sampai saat ini, gue baru 2 kali mengirimkan tulisan gue di website tersebut.

Dan masih berasa kagok banget, karena menulis di blog lain tentu saja beda banget auranya dengan menulis di blog sendiri. Apalagi gue harus mengganti kata ‘gue’ dengan kata ‘saya’ bhahahaha…

Dan karena ada beberapa rambu yang harus gue patuhi, gue pun berusaha untuk hati-hati dan menjaganya supaya jangan sampai kebabalasan, soalnya tahu sendiri lah, bercandaan gue terkadang suka absurd banget kan yah.

Selain memiliki kebiasaan buruk yaitu sering melakukan tindakan anarkis kepada beberapa perabotan dapur, gue juga harus mengakui bahwa gue juga punya kebiasaan random yang gemar menulis berbagai merk gitu sih di blog ini, padahal mah kagak di endorse juga gue-nyaaa bhahahaha…

Bagi yang sering mampir ke blog ini, mungkin menyadari bahwa gue seringkali dengan santai dan cuek aja gitu menyebut indomaret, permen yupi, momogi keju, indomie ayam bawang atau chunky bar bhahahahaha…

Dan di blog yang sono mah, kagak boleh banget lah sampai keceplosan kayak gitu, bisa-bisa gantian gue yang ditendang sama kulkas yang jagain blog disono bhahaha…

Makanya gue masih berusaha sih, gimana caranya bisa bikin tulisan informatif non curhat, tapi masih tetap ada ‘nyawa’ gue-nya, dan jujur aja gue masih mencari ritmenya nih.

Kalau ada yang penasaran dan pengen baca tulisan gue yang sedikit berbeda dan membahas tentang serba-serbi kota Bandung, boleh banget mampir ke Mengintip Gembok Cinta di Balai Kota Bandung dan Berwisata Seru di Taman Alun Alun Bandung.

Tulisan gue biasanya di publish setiap hari Kamis sesudah jam makan siang. Pada mampir lho yah *mulai nge-modus*

Mohon doanya aja dari temen-temen semua supaya tugas gue ini dilancarkan, dan gue bisa menjalankan semuanya dengan baik yah!


75 komentar:

  1. huahahaha ... ayo dijawab lagi tantangannya. Jangan cuma 2. :D

    Btw, itu Kamis setelah makan siang. Emang Erry makan siangnya jam berapa. wkwkwwkkw

    BalasHapus
  2. Hihi....ngikik baca tulisan teh Erry, klo berubah mah ciri khasnya ilang dong...jgnlah...kerenlah sdh punya gaya sendiri si sku mah blm tuh :) tp nyantai aja ah yg penting menikmati ngeblog ajah ..

    BalasHapus
  3. Mampir ah ke sana mau lihat gaya baru Teh Erri

    BalasHapus
  4. hooo...kontributor yah sekarang? singkirkan semua gorden galo dan kulkas :)))
    Cemungudd Bi ^_^

    BalasHapus
  5. Ada gembok cinta ya di bandung?*langsung melipir

    Gudlak teh erri :)

    BalasHapus
  6. Semangaaaaat, Teteh. Aku padamu pokoknya <3

    BalasHapus
  7. Ehh tjiee teteh, asikk nih jadi kontributor jalan2 begini mah, bisa sering2 jalan2 :D :D ahh resepp.. mangattss terus teh

    Tapi ya soal EYD, dulu waktu belajarnya bacain aturan2 EYD kepenulisan gitu, euh bener-bener bikin ilfeeel dan males banget pelajarinnya..
    Tapi pas belajar EYD sama mbak Haya mah jadi enakeun ya teh.. aku juga dikit2 mulai belajar ngerapi-rapi hhi

    BalasHapus
  8. Sukses teehh... kalau baca sambil dikasih makan siang saya mau kok makan siangnya telat..hihihi...

    BalasHapus
  9. Lancar yah Teh..

    Huaa aku blm nulis tntg fun blogging hehehe

    BalasHapus
  10. Aisss teteh, semangaatttttt :) ga usa horor sama EYD yg penting keyword hehehe

    BalasHapus
  11. Aih Teteh, makin keren aja, deh ^^

    BalasHapus
  12. wah.... kakak kereeeennn... emang paling susah itu mengganti kata "gua" dengan "saya" hahahaha...

    BalasHapus
  13. langsung meluncur, mau baca tulisan si teteh...

    BalasHapus
  14. Saya malah mikir, gimana bisa buat tulisan kayak punya mbak Erry? Berasa banget emosinya :)

    BalasHapus
  15. Saya merasakan banget Teh perubahan sebelum dan sesudah Fun Blogging. *halah sok iyes si dani. Hahaha. Tapi emang sih Teh, saya juga jadi lebih aware tentang hal-hal kecil nan penting itu. Hihihi. Btw selamat ya Teh Erry buat prestasi milestone dalam ngeblognya. :D

    BalasHapus
  16. Eciye...kirain tantangan gak stalking Lee Min Ho selama sebulan #laluditendangamagalon

    BalasHapus
  17. Wuiih keren deh mb Erry.....pengen baca tulisan bibi titi teliti versi kalemnya....*di toyor Lee Min Ho

    BalasHapus
  18. Blog Cumi Lebay jauh dari EYD, berwarna-warni kayak pelangi, dan fansnya bertaburan :))) #digamparErry

    Kalau aku sih, nulislah sesuai hati, karena hati tak pernah berdusta #halah

    BalasHapus
  19. Teh kenalinn dong sama mamang tukang tambal ban Cimahi. Pepatahnya bijak bangett hihi :D :D

    BalasHapus
  20. kalo aku sih tantangan ini mbak...hahaha

    BalasHapus
  21. Wah..bibi titi rupanya bukan orang baru di dunia perblogingan ya...bahkan blog sudsh membawa keluar negeri ya... Keren... Doakan Suatu saat saya akan lebih dari bibi ;) amin

    BalasHapus
  22. Selamat teh Erry, tawaran dan peran baru wujud penghargaan atas prestasi kepenulisan Teh Erry.
    Sukses ya Teteh Erry.

    BalasHapus
  23. ikuttt jalan-jalan kekoreeeeeeeeaaaa
    aku juga lagi belajar eyd...tapi susah2 gampang hjahahaha

    BalasHapus
  24. saya doain mbak semoga semuanya belajar lancar

    BalasHapus
  25. aish... hebat euyy.... semangat terus ya mak... meluncur kesitu.... :)

    BalasHapus
  26. ecieee teteh chukae utk job(?) nya^^ jd makin gemes lh sama teh erry..
    fighting ! *sodori suzy's kabogoh*

    muehehehe

    BalasHapus
  27. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  28. Saya doakan semoga tugasnya berjalan dengan lancar

    BalasHapus
  29. asyiiik ...kerennya jadi kontributor ...pastinya jadi sering piknik keliling Bandung ya

    BalasHapus
  30. kereen jadi kontributor.. semangat terus mbaak dengan tantangan baru inii :)

    BalasHapus
  31. Ga papa, Teh... jadi diri sendiri aja... yang penting tuh tulisannya enggak alay abeess. Tapi tetep sih belajar untuk lebih baik ke depannya, itu juga bagus.. :)
    Fighting.. teh Erry..!!

    BalasHapus
  32. Aamiin...semoga tugasnya dilancarkan ya, Mbak :-) *Mulai ingetin jadwal Mbak Erry :D*

    BalasHapus
  33. kalo EYD kayaknya gak mesti lah ya. yang penting enak dibaca...

    BalasHapus
  34. Wuiiihhh.... kereeennn ...
    Sama nih ei juga mulai merapikan blog dengan EYD, tapi ngga bisa 100%, tetep ada kata2 slank yg muncul, biasanya ei kasih font italic hehehe

    BalasHapus
  35. Ngeblognya udah enam taon, aku masih baru wakakakka. But, salam kenal dari hello Surabaya :D

    BalasHapus
  36. tjurhaaat...tjurhaaaat... hahaha.. saam dong bii.. aku juga gitu waktu trima tawaran itu..
    tulisanku di blog gak eyd, asal banget, gimana dong? untungnya mas yudhi baik hati dan tidak sombong.. dan disuruh nulis apa adanya ajaa.. jangana danya apaa..hahaha..

    semangat biii... kita pasti bisa!

    BalasHapus
  37. Tantangan adalah peluang.
    Harus dimanfaatkan agar ngeblog menjadi lebih bervariasi.
    Enjoy blogging
    Salam sayang dari Jombang

    BalasHapus
  38. Wih keren.. udah ngisi kolom lain XD

    BalasHapus
  39. tulisan ini bagi saya menyenangkan untuk dibaca...
    trimakasih pencerahannya

    BalasHapus
  40. semangat semangat semangat

    BalasHapus
  41. "Menanggapi Komentar Buruk di Blog" : langkah pertama cuekin, kedua report as spam~~ kejam ya kedengerannya? Biarin, daripada ngacak-ngacak blog nantinya :D

    BalasHapus
  42. aseeegg, yg dapet tantangan baruuu, cuit cuit,
    teh erry mah makin keren euy..

    BalasHapus
  43. Mba Erry... postingan ini sudah sy baca sih beberapa hari yang lalu tp lewat HP susah komen... makanya sekarang balik lagi... hehehe

    BalasHapus
  44. Kalo berbicara EYD, memang suka bikin gimana gitu ya Mba Erry... heheheh

    iya sih jika ingat dulu sampai sekarang, sekarang penulisan Mba Erry sudah mulai memperhatikan EYD... tapi tetap suka gaya penulisannya tetap khas Mba Erry bangat... lucu, menghibur namun tetap informtif... hehehe

    BalasHapus
  45. Selamaaaaat ya Mba Erry... kereeeeeen bangiiiiit ini mah, bisa menulis sebagai kontributor, prestasi yang luar biasa kalo menurut saya ini Mba Erry... sekali lagi selamaaat... ikut senang, ikut banggga sama Mba Erry :)

    BalasHapus
  46. Mba Erry saya sudah baca tulisannya yang tentang Gembok Cinta dan Berwisata Seru di Taman Alun Alun Bandung... kereen :)

    Saya tunggu cerita lainnya yang tak kalah seru kamis ini ya Mba Erry... :)

    BalasHapus
  47. Sukses terus mba..selalu senyum2 baca blognya mba Erry..harus bljr santaiii sama mba nih

    BalasHapus
  48. ikut aminin....

    klo aku ya nggak takut EYD, cuma kadang ngenakin tulisan itu perlu hehe

    BalasHapus
  49. Wah aku banget tuh yang masi menjadikan blog bagai online diary trus belum terlalu pede bikin artikel yang lebih umum dan punya konten berbagi. Tapi untungnya masih suka BW, walopun ngga ninggalin komen (karena ada yg ngga dibuka kolom komen URL+name-nya) tapi alhamdulillah lumayan membantu dan menambah teman buat silaturahim..

    BalasHapus
  50. Keren deh dirimu, Bi. Walau terkadang semangat ngeblog turun toh akhirnya dirimu balik lagi ke dunia keren ini. Dan gaya nulisnya tetap asyik :)

    BalasHapus
  51. EYD mah aku banget yang harus belajar

    BalasHapus
  52. Erry tuh aslinya serius (inget di Jogja, kalo ga ada Erry kayanya ima mah udah pasrah kehilangan mobil, hahaaaa, berkat Erry kita aman, heheee...) tapi tulisannya bisa enjoy gini. Enakeun pisan baca tulisan Erry, asik! Mun saya mah, tampak serius di tulisan, tapi kalo ketemu langsung tampak cicirihilan dan susah ngomong, hahahaaaa... #salammetal

    BalasHapus
  53. walau gak sesuai dengan EYD tapi tulisan mbak erry tetap enak dibaca :)

    BalasHapus
  54. Beuuhh keren beuddah ka, mengispirasi kita-kitaaa semuaa hadeuuhh

    BalasHapus
  55. wah jadi kontributor hello bandung nih, penasaran pingin tahu gimana gaya tulisan mb Erry di sana. Ngintip ah :)

    BalasHapus
  56. semangat, bi. asyik nih jadi kontributor hello bandung. kalau ketemu EYD lagi buka2 aja kamus sama panduannya :D ntar juga terbiasa hehe

    BalasHapus
  57. Teteh nulis sepanjang & selebar ini ngabisin waktu brp lama teh ><
    betewe *abaikan sejenak EYD* aku sudah mampir loh di Hello Bnadung ^^

    BalasHapus
  58. yang penting enak dibaca mbak dan pesannya nyampai... :)

    BalasHapus
  59. Congrat Erry ngeblognya sdh naik level yah gue ini jalan ditempat wkwkw....malah kadang antara ada dan tiada walau masih bergentayangan di sosial mefia

    BalasHapus
  60. Welkam to the Ezy, Eryyy... eh yang jadi kulkas siapaaa? hahaha
    Baru ketemu lagi blog yang ini, kalo yang blog detik kan gak bisa koment.

    BalasHapus
  61. Baru juga mau mulai lagi buat nulis, eh baca tulisan ini jadi mikir dah mau jadi blogger yang seperti apa.
    Tapi mau nyapa dulu deh hehehe, apa kabar teteh dan keluarga, sehat dan berbahagia selalu kan? Semoga selalu dalam lindunganNya ya ;)

    BalasHapus
  62. EYD aku berantakan juga, hahaha. Sama-sama lagi memperbaiki EYD biar makin rapi tulisannya.
    Semoga lancar ya Teh update di Hello Bandungnya, :))

    BalasHapus
  63. Wah asik yaa bisa jadi kontributor gt. Kasih tau dong caranyaa hehhee ..
    Seneng deh baca blog mbak erry berasa hidup aja gt.. Salam kenal ya

    BalasHapus
  64. Ahahaha Mbak Erry mah jarang posting di sini soalnya udah terkuras untuk nulis di web sebelah. :D

    BalasHapus
  65. wooo penasaran bnaget nih sama tantangan barunya :D

    BalasHapus

 

Blog Template by BloggerCandy.com