Mengapa Harus Vaksin?

Monday, May 3, 2021

Nah lho, emang kenapa sih harus vaksin?

Kalo diberikan pertanyaan seperti itu sih jawabannya udah jelas lah yah, untuk melindungi diri kita dari berbagai penyakit. Kita divaksin untuk mencegah atau menurunkan resiko infeksi dari serangan penyakit tertentu. Jadi vaksin yang disuntikkan ke tubuh kita mengandung jenis virus yang sudah dilemahkan supaya tubuh kita kebal gitu.

Tapi kepikiran juga gak sih kalo vaksinasi tuh gak hanya memberikan perlindungan untuk orang yang divaksin aja, tapi juga memberikan perlindungan buat orang lain yang ada di sekitarnya. Jadi divaksin tuh bukan hanya melindungi kita, tapi sekeliling kita juga lho.

Ini maksudnya bukan cuma ngebahas vaksin Covid-19 aja lho yah, tapi vaksin secara general.

Pekan Imunisasi Dunia tuh dirayakan setiap tahunnya di minggu terakhir bulan April. Tahun 2021 ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi di era Covid-19 dengan cara #LindungikuLindungimu

Kebeneran hari Jumat lalu, tanggal 30 April 2021 gue berkesempatan untuk menghadiri webinar dengan tema 101 Vaksinasi – Kupas Tuntas Vaksinasi Anak yang diadakan oleh Asian Parent Indonesia. Dengan nara sumber dr. Attila Dewanti dan dipandu oleh Sissy Precilia gue mendapatkan banyak sekali ilmu baru seputar vaksin. Ternyata dengan vaksin kita bisa #LindungikuLindungimu lho 

Kenapa Harus Vaksin?

Menurut pepatah sih lebih baik mencegah dari pada mengobati. Dengan vaksinasi, paling tidak sih kita udah mengurangi resiko terserang bakteri.

Selain itu, vaksin juga bisa mencegah kematian. Berdasarkan penelitian sekitar 2-3 juta kematian bisa dicegah hanya dengan imunisasi lho. Vaksin juga bisa mencegah tubuh kita terserang lebihdari 26 penyakit.

Vaksin juga bisa membantu untuk membatasi atau mengurangi terjadinya resistensi antibiotik karena bisa mencegah penyakit dari tahap awal. Gak nunggu sampai penyakitnya parah dulu. Dan yang paling penting adalah dengan meningkatkan cakupan imunisasi secara global, kita dapat menyelamatkan lebih dari 1,5 juta orang setiap tahunnya lho.

Gak main-main lho manfaat dari vaksin tuh!

Mengapa Anak Harus Divaksin Juga?

Hayo lho, buibuk apakah vaksin anak-anaknya udah pada lengkap sesuai dengan jadwal yang tercantum di kartu imunisasi?

Alhamdulillah Kayla ama Fathir sih udah lengkap semuanya. Bahkan dulu waktu anak-anak masih balita gue rajin dateng setiap bulan ke posyandu depan komplek yang dikoordinir sama ibu-ibu PKK. Sekadar ditimbang dan ditanya udah bisa apa aja. Kadang Fathir suka disuruh belajar mengancing baju atau mengikat tali sepatu sendiri. Trus pulangnya dikasih bubur kacang ijo atau cemilan lain hehe.

Penting banget bagi anak untuk divaksin karena imun tubuh mereka masih belum sempurna. Jadi emang membutuhkan vaksinasi supaya di kemudian hari bisa melawan kuman yang akan masuk ke dalam tubuhnya. Vaksinasi juga bisa memperkuat sistem imun anak kita.

Terutama sih, vaksinasi juga bisa menghindarkan anak kita tertular dari penyakit yang membahayakan. Ini sih yang paling serem! Intinya sih vaksin gak cuma melindungi anak kita aja tapi juga semua orang yang ada di sekitarnya.

Melakukan imunisasi tuh berarti juga kita menghemat waktu dan biaya lho. Coba dong pikirin kalo amit-amit anak kita sampai ketularan penyakit gawat hanya karena kita lalai melakukan vaksin. Selain waktu dan biaya yang harus dikeluarkan, tapi yah pastinya kita deg-degan dan cemas juga dong yah. Pokoknya jangan sampai menyesal di kemudian hari deh.

Apakah Herd Immunity?

Sejak Covid-19 menerpa, perasaan jadi sering banget mendengar kata Herd Immunity deh. Sebenernya apa sih artinya? Kalo  dari segi definitif sih artinya kekebalan kelompok.

Herd Immunity atau kekebalan kelompok bisa dicapai dengan meningkatkan cakupan imunisasi. Semakin banyak orang yang sadar akan pentingnya vaksin, maka akan semakin tinggi kekebalan kita sebagai suatu kelompok.

Hal ini bukanlah sekadar teori doang lho. Kebalnya suatu populasi melalui imunisasi secara gak langsung bakalan turut ngasih perlindungan buat kelompok usia lainnya. Jadi kalo ada satu atau sejumlah kasus penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi, maka penyakit itu gak akan cepat menyebar dan kita bisa mencegah terjadinya wabah.

Kekebalan kelompok tuh cuma bisa terbentuk kalo cakupan imunisasi pada sasaran tercapai tinggi dan secara merata di seluruh wilayah. Upaya pencegahan penyakit melalui imunisasi, jelas-jelas lebih hemat biaya kalo dibandingkan dengan pengobatan.

Contohnya aja polio merupakan penyakit yang GAK BISA disembuhkan, tapi dapat dicegah dengan cara imunisasi. Polio tuh penyakit yang sangat menular dan biasanya menyerang anak di bawah usia 5 tahun. Penderita polio bisa mengalami kelumpuhan seumur hidup karena virusnya menyerang sum-sum tulang belakang.

Bayangin kalo sampai anak-anak sampai harus ngalamin komplikasi akibat virus polio cuma karea kita abai dengan jadwal imunisasi. Serem banget deh. Jangan sampai kejadian yah buibuk. Yuk kita ikut berpartisipasi dalam menciptakan Herd Immunity atau kekebalan kelompok dengan cara rajin imunisasi sesuai jadwalnya! 

Jika Bayi/Balita Tidak Mendapat Imunisasi Lengkap

Berdasarkan penelitian, jika bayi atau balita gak mendapat imunisasi secara lengkap maka mereka TIDAK MEMILIKI KEKEBALAN.

Selain jadi mudah tertular penyakit, mereka juga akan menderita sakit berat dan menularkannya ke anak-anak lain. Jika menyebar secara luas maka akan menimbulkan wabah yang mungkin bisa menyebabkan cacat dan kematian. Bayanginnya aja udah gak tega sih, tapi hal ini beneran sudah terbukti terjadi di banyak negara lho.

Gimana dengan imunisasi yang dilakukan terlambat atau gak teratur?

Gak papa sih, segera lanjutkan aja imunisasi yang tertunda sesuai sama jadwalnya. Soalnya di masa pandemi kayak gini kemungkinan buibuk enggan untuk bepergian ke luar rumah dulu kan yah. Kalo status imunisasi lupa atau ragu nih, anggap aja belum pernah dan cus imunisasi lagi. Mending cari aman aja, karena double imunisasi gak ada pengaruhnya bagi tubuh kok.

Tapi interval imunisasi harus tetap alias tidak berubah lho yah. Jadi kalo harus tunggu jarak 3 bulan untuk imunisasi selanjutnya, yah diikuti aja sesuai petunjuknya.

Kapan Anak Gak Boleh Divaksin?

Anak yang sedang mengidap kanker atau menjalani kemoterapi tidak boleh divaksin. Demikian juga dengan anak-anak yang sedang mengkonsumsi immunosupresi, atau golongan obat yang digunakan untuk menekan atau menurunkan sistem kekebalan tubuh. Biasanya sih untuk pasien yang menjalani operasi transplantasi organ.

Kalo anak lagi sakit nih, sebenernya boleh divaksin gak sih?

Anak yang sakit dengan gejala ringan tetep boleh diberikan vaksin kok, soalnya vaksin gak akan membuat penyakit anak jadi makin parah. Tapi anak yang lagi minum antibiotik gak boleh divaksin yah buk.

Hal-hal yang harus diperhatikan nih buat para orang tua bahwa demam setelah vaksinasi tuh merupakan reaksi normal, jadi gak perlu panik berlebihan yah. Gejala demam tuh menunjukan bahwa vaksin lagi bekerja keras di dalam tubuh buat membentuk antibody. Reaksi ini biasanya akan menghilang sendiri dalam waktu sekitar 24 – 36 jam.

Kalo anak jadi rada rewel karena berasa gak nyaman, bisa coba dikasi ASI aja karena bisa membantu menurunkan demam paska vaksinasi.

Trus, emang boleh gak sih ngasih 1 lebih dari 1 vaksin dalam waktu bersamaan?

Semua vaksin tanpa terkecuali bisa dberikan berbarengan kok. Emang di masa pandemi kayak gini pengennya sih ke dokter buat vaksin tuh sekalian aja biar gak perlu bolak-balik kan yah. Ternyata aman kok!

Imunisasi bisa dilakukan di bagian tubuh yang berbeda aja, misalnya paha atau lengan kiri/kanan. Dan tentu saja pake alat suntik yang berlainan lho yah.

Kalo bayi prematur gimana nih? Boleh divaksin gak sih?

Vaksin buat bayi sebaiknya sih diberikan sesudah bayi prematur berumur 2 bulan atau beratnya udah mencapai 2 kg yah buk. Sesudah itu jadwal vaksinasi disesuaikan lagi aja.

Tips Supaya Anak Nyaman Saat Vaksinasi

Pelukan dan sentuhan tuh berarti banget buat anak lho, karena bisa membuat anak merasa tenang dan nyaman. Kita juga bisa membantu dokter dan suster untuk mencapai area tubuh yang akan disuntik supaya mencegah anak meronta ketika mau disuntik.

Jika disuntik di area lengan, kita bisa memangku dan posisikan anak di antara paha kita. kalo disuntik dia area paha, kita bisa memangku anak dan melingkarkan lengan mengitari badan anak kita.

Sebelum imunisasi sebaiknya kita baca semua informasi tentang vaksin yang akan diberikan oleh dokter. Bisa juga catat pertanyaan dan keluhan biar nanti gak kelupaan karena ribet. Boleh juga bawa mainan favorite anak supaya anteng. Jangan lupa sebelum berangkat di-sounding dulu ke anak dan dikasih tahu baik-baik bahwa divaksin tuh bisa bikin tubuh jadi lebih sehat.

Yuk jangan sampek beban pandemi yang lagi kita alamin sekarang, malah ditambah lagi dengan wabah lain hanya karena para orang tua lalai melakukan imunisasi. jadi jangan sampai kelupaan untuk vaksin yah!

26 comments:

  1. Anak-anak udah lengkap sih vaksinnya, cuma saat vaksin ulang waktu di SD anakku yang bungsu bolong 2 kali vaksin, karena waktu itu pas sakit batuk pilek. Ternyata boleh ya tetep vaksin kalo sakit gejala ringan.

    ReplyDelete
  2. Pas baru jadi ibu saya kaget dan baru tau Teh kalau ada gerakan antivaksin dan banyak war-war di medsos karena ini ckck. Teman saya ada yang nyaris antivaks, nggak mau vaksin anaknya lagi, sampai anaknya tertusuk paku berkarat, untung sebelumnya sudah sempat . Jadi insyaf deh dia.

    ReplyDelete
  3. Teteh, benerr banget ini mah.
    vaksin ini kan inovasi di bidang kesehatan, dan memang udah melewati berbagai uji klinis ye kan. Jadi, ngga ada alasan dong utk bersikap anti-vaksin.
    Vaksin juga bisa mencegah kematian.
    sekitar 2-3 juta kematian bisa dicegah hanya dengan imunisasi lho.
    Vaksin juga bisa mencegah tubuh kita terserang lebih dari 26 penyakit.
    Buanyaakk banget faedahnya yak.

    ReplyDelete
  4. aku lagi nunggu giliran nih teh :) belum ada hilalnya wkwkk tapi udah sedikit lebih tenang karena mama, mertua dan bibi semua sudah di vaksin hehee

    ReplyDelete
  5. Anak-anak saya lengkap juga vaksinnya. Pokoknya saya mah patuh deh apa kata dokter. Makanya pengen banget nih bisa segera divaksinasi covid untuk saya dan suami. Demi kebaikan semua kan, ya

    ReplyDelete
  6. Lengkap banget Teh Erry penjelasan tentang vaksinnya. berarti misal ada yg dobel itu gapapa yaaa. kadang kan suka lupa misal gak kecatat.
    Sip, makasih Teh

    ReplyDelete
  7. setuju aku..
    lebih baik mencegah daripada mengobati. Alhamdulillah, kalo anakku udah kelar rangkaian vaksinnya.
    nah, kalo vaksin covid, aku belum boleh ikutan nih, karena belum 3 bulan sembuh covid.. huhu

    ReplyDelete
  8. Ak jadi ingat besok ada jadwal imunisasi anakku Ragil, Alhamdulillah anak" lengkap imunisasi ya

    ReplyDelete
  9. Aku termasuk yang pro sama vaksin dan orang rumah juga. Makanya bingung banget sama yang anti. Timbang ke posyandu buat nimbang dan suntik gratis aja pada males. Benar-benar deh! Padahal kan buat kesehatan dan keselamatan anak juga

    ReplyDelete
  10. Alhamdulillah anak anakku juga lengkap vaksinnya, suka heran juga sama orang yang menolak vaksin, kalau mereka sejauh ini baik baik saja bukannya itu juga pengaruh berhasilnya vaksin dari orang orang di sekitarnya...

    ReplyDelete
  11. Alhamdulillah aku dan anakku vaksinnya lengkap semoga bisa melindungi diri dan sesama dari segala jenis penyakit, apalagi seperti wabah covid ini . DAn moga deiberikan kesadaran sama buibu akan pentingnya vaksin buat anak.

    ReplyDelete
  12. Alhamdulillah sejak awal punya anak sudah sadar pentingnya vaksin, berusaha selalu vaksin tepat waktu walau beberapa vaksin harganya bikin saldo jerit-jerit hahahaah.

    ReplyDelete
  13. Alhamdulillah anak anak saya udah vaksin juga. Kemarin pas pandemi bingung pada tutup puskesmas dan udah kelewat bulan buat suntik 2 tahun, alhamdulillahnya masih bisa di rumkit. Yang terbaru, pengen ikut vaksin covid tapi belum tau caranya gimana heuheu.

    ReplyDelete
  14. Aku pendukung anak harus vaksin. Karena ini bagian dari ikhtiar untuk menjaga kesehatan anak. Melindungi diri biar anak selalu sehat

    ReplyDelete
  15. Semoga golongan yang anti vaksin cepat bertobat ya agar nggak bikin dampak buruk ke orang sekitarnya dan akan berefek buruk untuk negara secara jangka panjang.

    ReplyDelete
  16. Yuk kita lindungi bersama-sama keluarga dan orang-orang dekat dengan peduli pada kesehatan. Mulai dari sejak anak kita kecil, lengkapi urutan vaksinnya. Insya Allah bisa mencegah berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh bakteri dan virus. Apalagi nih ya pandemi gini, wajib banget imunitas terjaga dengan baik.

    ReplyDelete
  17. Aku belum dapet jadwal kapan. Nggak tau di sini belum ada woro woro Teh. Semoga lekas vaksin biar tenang gitu. Semoga yang vaksin dilancarkan prosesnya

    ReplyDelete
  18. Dengan vaksin setidaknya mengurangi pemaparan atau kalau pun kena penyakitnya daya tahan tubuhnya sudah kenal ya.

    ReplyDelete
  19. Vaksin itu penting bangeet ya mba.. buatku, vaccine DOES save life ya mba. Selain itu dengan terhindar dari berbagai penyakit, anak - anak bisa tumbuh maksimal dan sehat

    ReplyDelete
  20. memang agak tricky soal vaksin ini ya mba, ada yang pro ada yang ragu juga tapi penting banget vaksin untuk kesehatan.

    ReplyDelete
  21. Tetanggaku dulu anti-vaksin. Setiap ada program pemerintah yang memberikan vaksin gratis, mereka selalu keluar rumah dan sangat merepotkan petugas kesehatan. Zaman sekarang, ada banyak keyakinan mengenai vaksin. Semoga diberikan ilmu dan hati yang terbuka untuk bisa mempelajari hal-hal mengenai vaksin secara benar.

    ReplyDelete
  22. yuk vaksin yuk, mungkin tidak 100% bisa menghindarkan namun setidaknya tubuh kita sudah terlebih dulu memiliki waktu untuk membangun self imun

    ReplyDelete
  23. Alhamdulilah anakku lengkap vaksinnya sebagau ikhtiar untuk melawan penyakit apalagi zaman sekarang ya virus udah aneh aneh

    ReplyDelete
  24. aku tuh udah nungguu banget kapan ini vaksin buat masyarakat umum. gaenaknya makmak gini yaa, giliran disuruh jaga kesehatan, makmak diandalkan. tapi waktunya vaksin, belakangan wkwk

    ReplyDelete
  25. Vaksin emang penting banget untuk anak mba karena bisa menambah kekebalan tubuh anak walaupun bukan berarti tisak akan tertular oenyakit tersebut tapi insyaallah kalo sampe tertular tidak akan parah

    ReplyDelete
  26. Vaksin anak saya masih belum lengkap nih. Terlambat karena pandemi tapi saya usahakan bisa nyusul supaya imunisasinya juga lengkap karena yah vaksin ini memang penting. Bukan buat yang divaksin saja tapi untuk orang-orang di sekitarnya juga

    ReplyDelete

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS