Tetap Eksis Selama Liburan Bersama ASUS ZenBook UX391UA

Kamis, 17 Januari 2019

Sepertinya sudah tiba saatnya bagi gue untuk menguak tabir yang selama ini menyelimuti kehidupan blogging gue.

Ketika blogger lain tengah berlomba-lomba untuk meningkatkan kecanggihan perangkat tempur mereka demi mendukung kegiatan blogging seperti smartphone, kamera, dan laptop, gue yang udah ngeblog sejak tahun 2009 sebenernya…gak punya laptop!

Yah, sebenernya gak apa-apa juga sih kalaupun ada blogger yang gak punya laptop seperti gue. Gak akan kemudian jadi dosa besar dan masuk neraka jahanam. Gak akan kok!

Sampai sejauh ini sih gue selalu berusaha agar ‘ketidakpunyaan’ gue akan hal apa pun jangan sampai menghambat semangat gue dalam ngeblog.

Selama ini gue memang memproduksi semua tulisan dalam blog ini hanya dari sebuah PC butut sederhana yang semakin hari sepertinya sudah semakin kelelahan karena dipakai bergantian oleh seisi rumah.  Gue dengan pernak-pernik blog dan drama koreanya, Fathir dengan berbagai game-nya serta Abah dengan koleksi lagu Mus Mudjiono &  Inka Christie-nya Kayla dengan berbagai video dance cover lengkap berikut tutorialnya.

Alhamdulillah tulisan yang gue buat dengan fasilitas seadanya itu telah berhasil membawa gue ke tempat-tempat terindah yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Salah satunya bisa memenangkan sebuah kontes blog dan berhasil membawa gue pergi ke Korea 

Derita Blogger Tanpa Laptop

Setelah sekian lama berkecimpung dan malang melintang di dunia blogging tanpa laptop, gue pun mulai mengalami kerikil-kerikil kecil menggemaskan yang lambat laun berkembang menjadi sebuah kendala.

Misalnya saja ketika gue diundang oleh blogdetik sebagai nara sumber untuk sharing tentang personal branding. Selain harus bersusah payah ribet bikin slide, menghafalkan materi presentasi, gue pun harus kelimpungan nyari…pinjeman laptop!

Selain itu gue juga pernah diundang oleh fanbase drama korea INI Kpop untuk berbagi tips menulis tentang drama korea kepada para admin INI Kpop. Lagi-lagi gue harus ribet nyari pinjeman laptop! Dan masih banyak kejadian lain sih yang pastinya bakal panjang bener kalau diceritakan semua di sini.

puk-puk-in aku please! 

Tempat Wisata Asyik di Yogyakarta

Selasa, 15 Januari 2019

Memiliki anak yang beranjak remaja itu gampang-gampang susah, harus tarik ulur terus.

Kayla saat ini sudah duduk di kelas 9 dan sedang berada di usia yang lagi labil-labilnya. Makanya gue selalu berusaha untuk menghabiskan banyak waktu berkualitas dengannya. Kita sering sekali jalan-jalan hanya berdua saja tanpa Abah dan Fathir. Walaupun hanya sekadar makan atau nonton bareng saja, tapi gue berusaha memanfaatkan waktu tersebut untuk benar-benar mendengarkan curhat dan keluh kesahnya Kayla.

Sebentar lagi Kayla akan menjalankan UNBK kemudian masuk SMA, sehingga saat ini ia sedang sibuk ikut les pemantapan. Rencananya sih untuk menyemangati Kayla, sekalian mempererat bonding antara gue dan Kayla juga, setelah selesai UNBK gue ingin mengajaknya travelling ala-ala backpacker. Berduaan aja.


Bener aja sih, setelah gue menceritakan tentang rencana tersebut kepada Kayla ia langsung kegirangan. Dengan penuh semangat kita pun mulai browsing untuk mencari tempat yang asyik untuk dikunjungi. Tapi gue sudah mewanti-wanti bahwa konsepnya adalah backpacker dan budget kita terbatas, jadi no fancy hotel - no fancy resto *kecuali ia mau dipotong uang jajan buat nambahin ongkos hehe*

Setelah berdiskusi panjang lebar dengan Kayla, akhirnya kita pun sepakat untuk memilih Yogyakarta sebagai tujuan travelling kita. Dan supaya lebih terasa jiwa bertualangnya sekalian menekan biaya kita pun memutuskan untuk pakai kereta aja. Untunglah gue punya aplikasi pegipegi yang mana  jadwal kereta berikut harganya pun lengkap banget. Sekalian bisa survey hotel juga lho.

Setelah urusan transportasi beres, gue dan Kayla mulai asyik mencari-cari tempat asyik di Yogyakarta untuk dikunjungi.

Keluarga Sehat Berasal Dari Ibu Hebat

Sabtu, 22 Desember 2018

Gue bersyukur karena bisa hidup dalam suatu era di mana informasi sangat mudah  untuk didapat, cuma modal kuota dan niat browsing aja.

Istilah kesetaraan gender saat ini sedang digaungkan dimana-mana. Berkat media sosial yang mudah sekali diakses kita jadi semakin disadarkan dengan berbagai macam stigma yang beredar selama ini tentang perempuan.


Stigma yang paling erat melekat di perempuan selama ini sih, bahwa posisi perempuan hanya sub-ordinasi aja atau bukan sebagai pengambil keputusan dan perempuan gak lebih dari sekadar pabrik anak. Males banget sist! Perempuan kalo mengerti tentang seks, kesannya tuh jalang dan binal. Padahal kan emang kita perlu tahu dong tentang seluk beluk tubuh kita sendiri termasuk organ reproduksi kita.

Keseruan Smart Festival 2018 di Bandung

Rabu, 28 November 2018

Belakangan ini istilah ‘brand’ sepertinya sedang nge-heits sekali di kalangan netyjen.

Gak usah jauh-jauh lah yah, para blogger pun saat ini sedang berlomba-lomba untuk memperkuat personal branding bagi blog mereka. Apa sih yang membuat blog kita unik, menonjol dan berbeda dari ribuan blog lain yang ada di blogosphere.

Jualan zaman sekarang tuh emang berbeda jauh dengan jualan zaman dulu.

Saat ini dalam berjualan produk butuh branding yang kuat agar bisa melekat di hati konsumen. Bukan hanya kualitas produknya aja yang harus prima, tapi secara keseluruhan. Mulai dari konsep, packaging, desain, sasaran konsumen pokoknya semua harus disesuaikan dengan branding deh!

Menyusun Rencana Liburan

Kamis, 22 November 2018

Gak terasa bentar lagi mau akhir tahun yah, udah pada rencana mau liburan ke mana nih?

Bandung di akhir tahun tuh malesin banget karena macet di segala penjuru. Jadi enggan pergi dan bawaannya pengen tidur aja di rumah. Biasanya sih kalau liburan akhir tahun kita sekeluarga paling cuma bakar ayam doang sambil nonton TV. Kalau menurut Kayla sih garing banget hahahaha.

Minggu depan Kayla dan Fathir udah mulai UTS dan setelah bagi raport akan ada libur yang lumayan panjang. Mereka pun mulai merongrong gue dan Abah agar supaya liburan tahun ini gak cuma sekedar  nongkrong di rumah aja. Tapi berhubung budget kita cuma ada segitu-gitunya doang, setelah diskusi panjang sama kalkulator Abah, kita pun memutuskan bahwa liburan kali ini kita cuma bakal main ke tempat yang dekat aja sih, Jakarta.

Sebenernya perencanaan liburan yang diselipin sedikit modus sih, karena keluarga dari papa mertua memang tinggal di Jakarta. Jadi setiap lebaran kita memang selalu mampir dan menginap di rumah nenek yang ada di Jakarta. Tapi Kayla dan Fathir gak pernah menganggap hal itu sebagai liburan karena kita biasanya cuma muter-muter berkunjung ke rumah saudara. Paling banter cuma main ke mall atau Monas doang.

Kali ini Kayla dan Fathir menuntut liburan yang sesungguhnya dan gak pake modus! Ampun deh hahaha.

Akhirnya kita pun memutuskan untuk main ke Ancol aja, karena setelah diingat kembali terakhir kali kita main ke Ancol adalah ketika Kayla masih TK. Udah lama banget. Rencananya sih kita bakal menginap satu malam saja di hotel. Kalau masih pada betah main di Jakarta berarti sisa nginepnya di rumah nenek aja yang gratisan hahahaha.

Mengintip Sistem CAT - Computer Assisted Test Untuk CPNS

Senin, 19 November 2018

Beberapa waktu yang lalu, tiba-tiba saja adek gue nongol ke rumah.

Adek tengah gue yang biasa dipanggil Om Abang oleh Kayla dan Fathir adalah seorang dokter. Saat ini ia sedang bertugas di 2 rumah sakit yang lokasinya di luar kota Bandung. Jadi jarang bisa ketemu, karena Om Abang biasanya pulang ke Bandung hanya seminggu sekali saja, itu pun bukan weekend.

Pokoknya kalau mau jalan bareng sama Om Abang tuh janjiannya suka rada ribet, karena jadwal libur Om Abang seringnya sih beda sama kita. Makanya gue tuh suka kaget campur seneng kalo Om Abang tiba-tiba nongol ke rumah. Kayla dan Fathir pun gak kalah senang dan langsung gelendotan ama Om Abang trus ujung-ujungnya minta ditraktir jajan ke warung Mama Ajeng hahaha.

Om Abang pun bercerita bahwa hari itu ia memang sengaja mengambil cuti karena tadi pagi ia baru saja mengambil tes ujian CPNS. Baru saja gue mau mendoakan semoga Om Abang bisa lolos ujian CPNS, dia sudah cengar-cengir duluan sembari berucap bahwa sepertinya ia gagal.

Lho, kok udah langsung tahu hasilnya? Padahal kan ujiannya baru tadi pagi.

Om Abang bersama Teteh-nya yang uwu-uwu :))

Hati-Hati Dengan Fintech Ilegal!

Kamis, 15 November 2018

Sejak memasuki era digital, sepertinya mulai banyak sekali bermunculan perusahaan start-up di sektor keuangan.

Biasa disebut Fintech atau Financial Technology adalah lembaga keuangan yang beroperasi secara online. Permasalahannya adalah mereka tuh getol banget ngiklan dimana-mana lho. Kadang nongol di aplikasi atau bahkan SMS, nawar-nawarin duit terus. Siapa sih yang gak tergiur ketika ditawarin pinjaman secara online dan tanpa agunan? Hayoh siapa cobak?

Tapi proses peminjaman di Fintech ini terkadang syaratnya gampang bener, cuma ngirim data pribadi dan copy KTP doang pinjaman udah langsung bisa cair. Nah lho, gimana urusannya tuh. Kalo prosesnya terlalu mudah kayak gitu, buat gue sih malah jadi serem makanya gak pernah pengen nyobain.

Tapi justru kemudahan proses dan syarat pinjaman seperti itulah yang membuat banyak orang terjerat. Bayangin dong ketika kita lagi butuh banget duit, misalnya buat bayar sekolah anak atau nambah modal usaha tiba-tiba aja muncul tawaran seperti itu. Tanpa perhitungan dan pikir panjang pasti bawaannya pengen langsung minjem kan yah.

Kadang kita jadi terlena dan tidak memikirkan seberapa besar bunga atau denda yang akan dikenakan. Udah keburu napsu duluan. Padahal bunga yang diterapkan oleh Fintech ini biasanya cukup besar, bahkan untuk keterlambatan pembayaran biasanya dikenakan denda per-hari lho. Jadi akan semakin menggunung-lah hutang pinjaman kita.

Pada akhirnya banyak konsumen yang terjebak! 

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS