Problema Generasi Millenial : Terlalu Banyak Kemudahan

Kamis, 24 Mei 2018


Ketika sedang bersantai sore, tiba-tiba saja di layar TV berkumandang lagu super jadul yang merupakan favorite gue banget. Stay by Lisa Loeb. Adakah generasi jadul yang sempat terobsesi dengan lagu itu juga?

Gue pun tak bisa menahan diri dan akhirnya mulai mengoceh penuh semangat kepada Kayla tentang berbagai kenangan indah seputar lagu tersebut. Gue juga cerita tentang betapa kerasnya dulu gue berusaha untuk bisa menulis dan menghapalkan lirik lagu tersebut. 

Iya, zaman dulu mah kalau ada lagu yang lagi disuka alih-alih beli kaset yang mana harganya lumayan mahal buat ukuran kantong, biasanya sih gue lebih memilih buat rekam aja sendiri dari radio bhahahaha *ya Allah, maapkanlah aku karena telah membajak*

Berburu Sepatu Sandal Wanita untuk Sehari-hari

Sabtu, 19 Mei 2018


Kalau suatu saat nanti kita berkesempatan untuk kopdar atau ketemuan, plis jangan suka melirik ke arah bawah atau sepatu gue yah. Soalnya gue jarang banget ganti sepatu dan yang dipake pasti cuma itu-itu doang  hahahaha. 

Sampai saat ini sih dengan sedih harus gue akui bahwa gue hanya memiliki sepatu wedges yang biasanya gue pake kalo mau kondangan dan sepatu ankle boots yang selalu gue pake ketika sedang menghadiri event blog. Udah cuma itu doang.

Gue memang tydack tergabung dalam lingkaran generasi zaman now yang sepatunya berlimpah ruah. Agar tidak tersisih dari pergawlan, trik gue selama ini kalo lagi pajang foto buat instagram sih crop aja bagian bawahnya lah, agar tak terlihat sepatuku yang tak pernah ganti itu muehehehe.

Sepatu yang selalu dipake ketika menghadiri event blog

Keseruan Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018 di Bandung

Jumat, 18 Mei 2018


Pagi itu sudah banyak sekali hijabers yang datang membanjiri Ballroom Mesjid Agung Trans Studio Bandung. Mereka sudah siap untuk memberikan penampilan dan bakat terbaiknya di hadapan para juri Audisi Sunsilk Hijab Hunt 2018.


Gue bersama teman-teman blogger memang sudah kompakan untuk hadir dan meliput hajat keren dari detik.com yaitu Audisi Sunsilk Hijab Hunt Bandung 2018 yang diadakan pada hari Sabtu tanggal 12 Mei 2018. Sedari pagi, antrian panjang para hijabers sudah memenuhi pintu masuk padahal pendaftaran baru dibuka pukul 10.00.

Penjurian pada hari pertama audisi melibatkan juri internal dari detik.com. Gue sempat mengintip ke bilik penjurian dan terkagum-kagum dengan betapa kreatifnya bakat yang ditampilkan oleh para peserta audisi. Selain menyanyi dan menari, mereka juga menampilkan bakat akting, dakwah, bela diri, story telling,hingga bakat unik seperti hipnoterapi.

Problema Orangtua Millenial : Pacaran dan Jatuh Cinta

Senin, 14 Mei 2018


Siang hari itu Kayla membawa beberapa teman sekolahnya untuk belajar kelompok di rumah. Sekitar 5-6 abg cewek pada tumplek-tumplekan di ruang tamu untuk mengerjakan tugas dengan sangat berisik. 

Setelah menyambut mereka dengan sok akrab dan menyiapkan cemilan sekadarnya, gue pun melipir ke kamar supaya mereka bisa merasa lebih bebas ngobrolnya. Beberapa kali gue mendengar pekikan suara mereka yang pada heboh dan seru entahlah lagi pada ngebahas apaan hehehe.

Setelah mereka pulang, gue pun kepo dan nanya sama Kayla emangnya tadi lagi pada ngebahas apan sih kok pada berisik banget. Menurut Kayla sih ternyata ada salah seorang teman Kayla yang baru aja di-chat lagi sama mantannya. Akh, ternyata hal tersebutlah yang telah menimbulkan kegemparan dan pekikan-pekikan histeris tadi siang muehehehehe. 

Sebagai seorang ibu dengan rasa ingin tahu tinggi tentu saja gue pengen tahu dong, chat macam apa sih yang dikirim sama si mantan sampek bisa menimbulkan kehebohan seperti tadi. Dan Kayla pun menjawab dengan cuek, “ Cuma di-chat ‘P’ doang sih!”

*BEJEK-BEJEKLAH AKOH DAN LEMPARKAN KE SUMUR TERDALAM*

Obrolan kita pun berlanjut dan jadi membahas tentang serba-serbi pacaran. Kayla banyak curhat dan bercerita tentang beberapa temannya yang sudah pada mulai pacaran. Duh!

Asyiknya Memilih Mobil Idaman di Mobil123.com Carfest

Selasa, 08 Mei 2018


Di sore hari yang cerah ceria, dengan penuh semangat gue memacu scoopy kesayangan gue menembus kemacetan kota Bandung demi menuju Trans Studio Mall untuk memenuhi undangan dari Mobil123.com yang saat ini sedang mengadakan hajat besar CarFest Mobil123.com.

CafĂ© Artiste yang terletak di lantai bawah TSM  terasa dipenuhi oleh kehangatan karena akhirnya gue bisa berjumpa kembali dengan para sahabat blogger yang sudah lama tak bertemu. Semacam kangen-kangenan gitulah. Kami pun asyik mengobrol sembari ngopi-ngopi cantik diiringi oleh suara musik yang mendayu-dayu. 


Sejuta Pelangi Indonesia - Save Lagu Anak

Selasa, 24 April 2018


Sebagai generasi yang tumbuh di tahun 90-an, gue merasa cukup beruntung karena masa kecil gue masih belum terkontaminasi dengan gadget dan media sosial. Gak ada tuh istilah stalking gebetan di timeline kemudian baper karena chat belon dibales padahal anaknya aktif mainan twiter. Gak ada! Baper jaman dulu tuh gak semudah dan secemen itu.

Dan yang paling asyik adalah di era 90-an itu kayaknya merupakan kejayaan lagu anak-anak deh. Gue teringat dulu bahkan pernah ada acara musik khusus anak yang dipandu sama  Agnes Monica dan Kak Feri judulnya Tralala – Trilili. 

Banyak sekali penyanyi cilik yang melesat pada masa itu, ada Enno Lerian yang di rumahnya banyak nyamuk nakal sampai gak bisa tidur, Bondan Prakoso yang nge-heits banget dengan hobinya yang ngasih makan lumba-lumba. Dan gara-gara Trio Kwek-Kwek lah gue jadi tahu bahwa Australia adalah negeri wol, Aborigin sukunya, boomerang senjatanya, kangguru binatangnya (katanya-katanya) – you sing you lose!

Makanya merasa sedih dan agak miris juga karena sekarang di Indonesia hampir gak ada lagi lagu anak. Lirik dan melodi dari lagu anak seharusnya sederhana dan mudah dimengerti. Kasihan deh kalo anak-anak zaman sekarang menyanyikan lagu dengan lirik dewasa, apalagi yang dangdut-dangdut bikin geli itu. Risih dengernya.

Gue pake tas Sejuta Pelangi sebagai bentuk dukungan untuk lagu anak Indonesia!

Pengen Hemat Listrik

Selasa, 17 April 2018


Beberapa waktu yang lalu sempat menyebar sebuah ungkapan yang rada kocak di twiter walaupun sebenernya sih kalo dipikir-pikir rada miris juga, katanya : Instagram adalah tempatnya orang kaya yang suka pamer, sedangkan twiter adalah tempatnya orang miskin yang banyak bacot.

Duh, sebagai oknum yang sering gahol di kedua platform tersebut gue rada tersentil sih. Masalahnya adalah gue nyaman banget mainan twiter, apakah itu artinya aku emang missqueen dan banyak bacot? Sungguh sebuah pertanyaan retorik yang tak membutuhkan jawaban. Muahahahaha.

Halo Sobat Miskin :)
Sebagai warga kelas menengah yang gak bisa dibilang tajir tapi ogah jugak kalo dituduh miskin, kadang suka berasa kejepit gitu gak sih? Kadang pengen mengeluh kalo awal bulan harus bayar cicilan ini-itu yang kian membengkak, tapi tetap gak bisa menahan hasrat kalo lagi gentayangan di online shop atau nongkrong ngopi-ngopi unfaedah. Iya gak sih? Ngaku lo!

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS