Drama Whatsapp Keluarga

Thursday, February 14, 2019


Gue sih berasa sejak ada whatsapp hidup gue jadi makin berisik.

Sejujurnya gue termasuk oknum yang sangat terlambat untuk menginstall whatsapp. Ketika whatsapp mulai booming, gue keukeuh cuma mau pake kakaotalk dan line doang, karena saat itu kebetulan temen-temen gue dari team Touch Korea Tour pakenya itu. Jadi kan bisa sekalian alesan juga untuk menghindar di-invite ke grup-grup yang kurang berfaedah.

Gue akhirnya terpaksa install whatsap, karena ternyata semua bentuk komunikasi untuk mendapat kerjaan dari blog tuh ternyata kebanyakan via whatsapp ahahaha. Gue pun menelan ego gue dan memutuskan untuk ikutan menginstall whatsapp, yah demi apa lagi kalo bukan demi duit lah! *AKU KOTOR* hahaha


Dan mulailah gue terjerat dan terperangkap ke dalam berbagai group super berisik, mulai dari grup reuni, grup keluarga, grup RT, grup pengajian, grup sekolah Kayla, grup sekolah Fathir, grup arisan, grup blogger, grup kdrama, grup ghibah dan grup lainnya!

Anak Terampil Kelola Uang di Era Digital

Tuesday, January 22, 2019


Selama ini sih kalau berhubungan dengan uang, gue jarang membahasnya secara serius dengan anak-anak.

Biasanya gue hanya memberi Kayla dan Fathir uang jajan seperlunya ketika berangkat sekolah dan setiap malam ditanya uangnya dipakai untuk jajan apa saja. Udah itu aja sih.

Sesekali memang mereka menerima uang yang jumlahnya agak besar. Biasanya ketika lebaran karena banyak saudara yang memberi THR. Atau beberapa waktu yang lalu ketika Fathir disunat, banyak yang ngasih amplop tuh hahaha.

Tapi lagi-lagi gue jarang membahas pemakaian uang mereka secara serius. Gue cenderung untuk membebaskan mereka untuk membelanjakan uang tersebut, paling gue hanya sebatas mengingatkan untuk ditabung sebagian. Tidak pernah terbersit sedikit pun dalam benak gue untuk memotivasi mereka untuk menghasilkan sesuatu dari uang yang mereka miliki. Atau minimal diajak diskusi, selain membeli sesuatu enaknya uang tersebut dipakai untuk apa. Gak pernah! Duh, terlalu abai aku tuh!


Jalanin Bareng Bersama PRUCritical Benefit 88

Monday, January 21, 2019

Kalau boleh jujur sedari dulu resolusi tahun baru gue selalu saja sama lho : pengen hidup sehat.

Tapi ya gitu deh, masih cuma sekadar pengen aja. Ketika harus menjalankannya sendiri dengan sungguh-sungguh ternyata sulit minta ampun. Banyak aral rintangan dan godaan yang kian menerpa. Mulai dari pola tidur yang berantakan karena suka keasyikan begadang sambil nonton drama korea. Belum lagi kalau pagi-pagi gak sempet sarapan sukanya ngemil gorengan karena ehm, yah karena enak aja hahaha.  Sejatinya  gorengan dan mie instant itu merupakan kenikmatan hakiki yang sulit untuk diberantas yah!

Akhirnya gue pun benar-benar bertekad untuk mulai berolahraga kembali. Sebenarnya dulu gue sempat rutin melakukan senam aerobik atau zumba bareng ibu-ibu komplek. Tapi karena Fathir semester lalu sekolah siang, akhirnya jadwal senam gue pun berantakan. Dan malah jadi keterusan males deh.

Berhubung di komplek rumah gue baru saja dibangun jogging track, akhirnya gue pun memutuskan untuk lari pagi. Setelah mengantarkan anak-anak ke sekolah dan beres-beres rumah seadanya, gue pun langsung mengenakan sepatu dan melipir ke lapangan.

Tapi parah bener sih, baru juga lari satu keliling gue sudah ngos-ngosan kehabisan nafas. Ketika menuju putaran kedua, gue pun mulai merasakan persendian kaki gue seperti longgar sulit dikendalikan dan hampir mau copot. Di putaran ketiga  mata gue sudah mulai berkunang-kunang dan sedikit berhalusinasi. Gue pun mulai bertanya-tanya mengapa gue terlahir ke dunia ini, akhirnya memutuskan untuk menyerah saja. Kenapa lemah banget sih! Hahahaha.


Tetap Eksis Selama Liburan Bersama ASUS ZenBook UX391UA

Thursday, January 17, 2019

Sepertinya sudah tiba saatnya bagi gue untuk menguak tabir yang selama ini menyelimuti kehidupan blogging gue.

Ketika blogger lain tengah berlomba-lomba untuk meningkatkan kecanggihan perangkat tempur mereka demi mendukung kegiatan blogging seperti smartphone, kamera, dan laptop, gue yang udah ngeblog sejak tahun 2009 sebenernya…gak punya laptop!

Yah, sebenernya gak apa-apa juga sih kalaupun ada blogger yang gak punya laptop seperti gue. Gak akan kemudian jadi dosa besar dan masuk neraka jahanam. Gak akan kok!

Sampai sejauh ini sih gue selalu berusaha agar ‘ketidakpunyaan’ gue akan hal apa pun jangan sampai menghambat semangat gue dalam ngeblog.

Selama ini gue memang memproduksi semua tulisan dalam blog ini hanya dari sebuah PC butut sederhana yang semakin hari sepertinya sudah semakin kelelahan karena dipakai bergantian oleh seisi rumah.  Gue dengan pernak-pernik blog dan drama koreanya, Fathir dengan berbagai game-nya serta Abah dengan koleksi lagu Mus Mudjiono &  Inka Christie-nya Kayla dengan berbagai video dance cover lengkap berikut tutorialnya.

Alhamdulillah tulisan yang gue buat dengan fasilitas seadanya itu telah berhasil membawa gue ke tempat-tempat terindah yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Salah satunya bisa memenangkan sebuah kontes blog dan berhasil membawa gue pergi ke Korea 

Derita Blogger Tanpa Laptop

Setelah sekian lama berkecimpung dan malang melintang di dunia blogging tanpa laptop, gue pun mulai mengalami kerikil-kerikil kecil menggemaskan yang lambat laun berkembang menjadi sebuah kendala.

Misalnya saja ketika gue diundang oleh blogdetik sebagai nara sumber untuk sharing tentang personal branding. Selain harus bersusah payah ribet bikin slide, menghafalkan materi presentasi, gue pun harus kelimpungan nyari…pinjeman laptop!

Selain itu gue juga pernah diundang oleh fanbase drama korea INI Kpop untuk berbagi tips menulis tentang drama korea kepada para admin INI Kpop. Lagi-lagi gue harus ribet nyari pinjeman laptop! Dan masih banyak kejadian lain sih yang pastinya bakal panjang bener kalau diceritakan semua di sini.

puk-puk-in aku please! 

Tempat Wisata Asyik di Yogyakarta

Tuesday, January 15, 2019

Memiliki anak yang beranjak remaja itu gampang-gampang susah, harus tarik ulur terus.

Kayla saat ini sudah duduk di kelas 9 dan sedang berada di usia yang lagi labil-labilnya. Makanya gue selalu berusaha untuk menghabiskan banyak waktu berkualitas dengannya. Kita sering sekali jalan-jalan hanya berdua saja tanpa Abah dan Fathir. Walaupun hanya sekadar makan atau nonton bareng saja, tapi gue berusaha memanfaatkan waktu tersebut untuk benar-benar mendengarkan curhat dan keluh kesahnya Kayla.

Sebentar lagi Kayla akan menjalankan UNBK kemudian masuk SMA, sehingga saat ini ia sedang sibuk ikut les pemantapan. Rencananya sih untuk menyemangati Kayla, sekalian mempererat bonding antara gue dan Kayla juga, setelah selesai UNBK gue ingin mengajaknya travelling ala-ala backpacker. Berduaan aja.


Bener aja sih, setelah gue menceritakan tentang rencana tersebut kepada Kayla ia langsung kegirangan. Dengan penuh semangat kita pun mulai browsing untuk mencari tempat yang asyik untuk dikunjungi. Tapi gue sudah mewanti-wanti bahwa konsepnya adalah backpacker dan budget kita terbatas, jadi no fancy hotel - no fancy resto *kecuali ia mau dipotong uang jajan buat nambahin ongkos hehe*

Setelah berdiskusi panjang lebar dengan Kayla, akhirnya kita pun sepakat untuk memilih Yogyakarta sebagai tujuan travelling kita. Dan supaya lebih terasa jiwa bertualangnya sekalian menekan biaya kita pun memutuskan untuk pakai kereta aja. Untunglah gue punya aplikasi pegipegi yang mana  jadwal kereta berikut harganya pun lengkap banget.

Pesan tiket kereta secara via pegipegi sangat praktis, karena layanan pemesanan online dibuka selama 24 jam dan pembayarannya pun bisa transfer via ATM atau kartu kredit. Kita pun bisa memilih tempat duduk sesuai keinginan lho. Prosesnya pun mudah, bahkan bagi yang gaptek seperti gue. Setelah transaksi selesai maka kita akan mendapatkan email konfirmasi. Di hari keberangkatan kita tinggal print tiket berdasarkan email yang sudah diberikan. Gampang dan praktis deh kalau pakai pegipegi. 

Setelah urusan transportasi beres, gue dan Kayla mulai asyik mencari-cari tempat asyik di Yogyakarta untuk dikunjungi.

Keluarga Sehat Berasal Dari Ibu Hebat

Saturday, December 22, 2018

Gue bersyukur karena bisa hidup dalam suatu era di mana informasi sangat mudah  untuk didapat, cuma modal kuota dan niat browsing aja.

Istilah kesetaraan gender saat ini sedang digaungkan dimana-mana. Berkat media sosial yang mudah sekali diakses kita jadi semakin disadarkan dengan berbagai macam stigma yang beredar selama ini tentang perempuan.


Stigma yang paling erat melekat di perempuan selama ini sih, bahwa posisi perempuan hanya sub-ordinasi aja atau bukan sebagai pengambil keputusan dan perempuan gak lebih dari sekadar pabrik anak. Males banget sist! Perempuan kalo mengerti tentang seks, kesannya tuh jalang dan binal. Padahal kan emang kita perlu tahu dong tentang seluk beluk tubuh kita sendiri termasuk organ reproduksi kita.

Keseruan Smart Festival 2018 di Bandung

Wednesday, November 28, 2018

Belakangan ini istilah ‘brand’ sepertinya sedang nge-heits sekali di kalangan netyjen.

Gak usah jauh-jauh lah yah, para blogger pun saat ini sedang berlomba-lomba untuk memperkuat personal branding bagi blog mereka. Apa sih yang membuat blog kita unik, menonjol dan berbeda dari ribuan blog lain yang ada di blogosphere.

Jualan zaman sekarang tuh emang berbeda jauh dengan jualan zaman dulu.

Saat ini dalam berjualan produk butuh branding yang kuat agar bisa melekat di hati konsumen. Bukan hanya kualitas produknya aja yang harus prima, tapi secara keseluruhan. Mulai dari konsep, packaging, desain, sasaran konsumen pokoknya semua harus disesuaikan dengan branding deh!
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS