Sejuta Pelangi Indonesia - Save Lagu Anak

Tuesday, April 24, 2018


Sebagai generasi yang tumbuh di tahun 90-an, gue merasa cukup beruntung karena masa kecil gue masih belum terkontaminasi dengan gadget dan media sosial. Gak ada tuh istilah stalking gebetan di timeline kemudian baper karena chat belon dibales padahal anaknya aktif mainan twiter. Gak ada! Baper jaman dulu tuh gak semudah dan secemen itu.

Dan yang paling asyik adalah di era 90-an itu kayaknya merupakan kejayaan lagu anak-anak deh. Gue teringat dulu bahkan pernah ada acara musik khusus anak yang dipandu sama  Agnes Monica dan Kak Feri judulnya Tralala – Trilili. 

Banyak sekali penyanyi cilik yang melesat pada masa itu, ada Enno Lerian yang di rumahnya banyak nyamuk nakal sampai gak bisa tidur, Bondan Prakoso yang nge-heits banget dengan hobinya yang ngasih makan lumba-lumba. Dan gara-gara Trio Kwek-Kwek lah gue jadi tahu bahwa Australia adalah negeri wol, Aborigin sukunya, boomerang senjatanya, kangguru binatangnya (katanya-katanya) – you sing you lose!

Makanya merasa sedih dan agak miris juga karena sekarang di Indonesia hampir gak ada lagi lagu anak. Lirik dan melodi dari lagu anak seharusnya sederhana dan mudah dimengerti. Kasihan deh kalo anak-anak zaman sekarang menyanyikan lagu dengan lirik dewasa, apalagi yang dangdut-dangdut bikin geli itu. Risih dengernya.

Gue pake tas Sejuta Pelangi sebagai bentuk dukungan untuk lagu anak Indonesia!

Pengen Hemat Listrik

Tuesday, April 17, 2018


Beberapa waktu yang lalu sempat menyebar sebuah ungkapan yang rada kocak di twiter walaupun sebenernya sih kalo dipikir-pikir rada miris juga, katanya : Instagram adalah tempatnya orang kaya yang suka pamer, sedangkan twiter adalah tempatnya orang miskin yang banyak bacot.

Duh, sebagai oknum yang sering gahol di kedua platform tersebut gue rada tersentil sih. Masalahnya adalah gue nyaman banget mainan twiter, apakah itu artinya aku emang missqueen dan banyak bacot? Sungguh sebuah pertanyaan retorik yang tak membutuhkan jawaban. Muahahahaha.

Halo Sobat Miskin :)
Sebagai warga kelas menengah yang gak bisa dibilang tajir tapi ogah jugak kalo dituduh miskin, kadang suka berasa kejepit gitu gak sih? Kadang pengen mengeluh kalo awal bulan harus bayar cicilan ini-itu yang kian membengkak, tapi tetap gak bisa menahan hasrat kalo lagi gentayangan di online shop atau nongkrong ngopi-ngopi unfaedah. Iya gak sih? Ngaku lo!

Menyantap Hidangan Ala Drama Korea di Fat Oppa Korean BBQ

Tuesday, April 10, 2018


Sebagai Kdramalover tingkat akut yang sudah menggeluti dunia per-drama-an selama hampir dua dekade, gue menyadari ada beberapa permasalahan klasik yang kerap kali dihadapi oleh para Kdramalover ketika sedang nge-drama. 

Misalnya aja ketika menghadapi drama yang mana pemainnya bias lo banget tapi ternyata plotnya rese dan bikin pengen banting kulkas, atau ketika menghadapi ending drama yang ambigu dan tak sesuai kata hati. Dan masalah klise lain yang sering dihadapi oleh Kdramalover ketika sedang ngedrama adalah perasaan mendamba penuh hasrat setiap kali menonton adegan makan di drama korea. Seriusan!

Setiap kali menonton adegan makan ala mukbang di drama korea, selain diliputi perasaan dengki mengapakah mereka itu badannya masih tetep langsing walo makannya seabrek, tapi seketika itu juga akan terbit air liur dan timbul hasrat menggelora untuk segera melipir ke dapur untuk melampiaskan hasrat tersebut. Walo  ujung-ujungnya paling cuma mentok bikin mie instan doang sih huhuhu.

Makanya gue bersemangat sekali kita mengetahui bahwa sekarang di Bandung udah ada Fat Oppa Casual Korean BBQ & Dessert yang lokasinya di Jalan Karapitan 82 Bandung. Wah, akhirnya hasrat nge-dramaku akan segera terlampiaskan pada tempat yang tepat hehe.

Anak-Anak Berbakat di Melinda Fest 2018

Thursday, April 5, 2018


Sedari dulu gue memang gemar menonton acara ajang pencarian bakat di TV, apalagi kalau pesertanya anak-anak.

Selain merasa kagum sama bakatnya, gue kerap kali tercengang sama rasa percaya diri mereka yang membumbung tinggi. Gue aja yang seusia ini *dibaca : sudah uzur* kalo disuruh ngoceh atau beraksi di depan umum bawaannya suka grogi dan ngomongnya pun langsung belepotan. Tapi anak-anak zaman now mah dikasih panggung sedikit langsung bisa menguasai yah, heran campur kagum deh gue!

Beberapa waktu yang lalu kebetulan sekali gue bisa menyaksikan secara langsung kepintaran dan keluwesan para anak-anak berbakat melalui Ajang Pencarian Bakat Melinda Fest. Acara yang dihadiri oleh 50 finalis tersebut dilaksanakan di Festival Citylink pada tanggal 31 Maret 2018.

Dalam ajang tersebut, Melinda Fest ingin menggali kemampuan anak hingga maksimal dan tentu saja memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan potensi mereka. Melinda Fest diperuntukkan bagi semua anak di usia 4 – 12 tahun khususnya di daerah Jawa Barat, untuk pendaftaran pun gak dipungut biaya lho.

Menjajal Restoran Jepang Royal Kashimura Shabu Bandung

Tuesday, March 27, 2018


Bandung mah emang udah jadi gudangnya makanan enak. Mulai dari cemilan unyu di tenda pinggir jalan sampai menu complete course di café aesthetic nan elegan semua tersedia di Bandung, tinggal disesuaikan dengan mood dan isi kantong aja sih.

Bagi para penggemar makanan Jepang saat ini, pasti hatinya tengah bergejolaq deh karena di Bandung sekarang telah dibuka Restoran Jepang murah dengan konsep All You Can Eat yaitu Royal Kashimura Shabu yang terletak di Jl. Lombok no. 45 Bandung. 

Tempatnya sangat strategis dan mudah diraih baik oleh angkot maupun transportasi online. Tinggal melipir sedikit, maka kita akan langsung tiba di jalan Riau yang merupakan gudangnya Factory Oulet, kali aja abis makan mau lanjut belanja gitu *elus atm*

Royal Kashimura Shabu di Jl. Lombok no. 45 Bandung buka dari jam 10.00 - 22.00 lho yah!
Bagi gue sendiri sedari dulu memang sudah menggemari makanan Jepang, apa lagi yang konsepnya Shabu dan BBQ  All You Can Eat, tapi apa daya kondisi dompet kurang mendukung sehingga kalo mau makan di resto kayak gitu biasanya harus nabung dulu. Tapi untunglah di Royal Kashimura Shabu harganya cukup ramah di kantong, bahkan saat ini lagi ada promo lho sehingga kita cukup membayar Rp. 109.000 aja.

Hoka Suka - Aku Suka

Tuesday, March 20, 2018


Sedari dulu gue memang  udah suka banget makan di Hokben.

Kalau boleh jujur sih sebenarnya gue pernah tergila-gila dengan saladnya Hokben yang memang terasa khas banget asam segarnya. Bahkan ketika sedang hamil Kayla, gue pernah ngidam-manja-haus-perhatian dan minta dibelikan salad Hokben sama Abah setiap pulang kerja hahaha.

Setelah memiliki dua anak pun, Hokben selalu menjadi tempat favorite dan semacam comfort food buat gue sekeluarga. Pokoknya kalau lagi jalan-jalan dan bingung mau makan di mana, pasti larinya ke Hokben deh. Dijamin aman dan gak akan terjadi perselisihan tak penting buat milih menu, soalnya emang suka semua.

pelanggan setia Hokben sedari dulu
Saat ini Hokben semakin berinovasi dengan cara mengeluarkan berbagai menu baru yang lebih menyegarkan demi kepuasan para pelanggan setianya. Walaupun Hokben identik dengan makanan bergaya Jepang, tapi saat ini Hokben membuat terobosan baru dengan membuat menu perpaduan antara rasa Jepang dan Indonesia yaitu Hoka Suka.

Ucapan yang Membuat Terharu

Monday, March 12, 2018

Setelah menjadi seorang ibu barulah gue tersadar betapa yang namanya orang tua tuh emang punya kecenderungan untuk selalu menganggap anaknya masih kecil terus walopun kenyataannya mereka sudah beranjak besar. Suka semacam gak sadar aja gitu lho.

Selama ini gue selalu menganggap Fathir masih kecil, bahkan tanpa sadar sering memperlakukannya seperti anak kecil, maklumlah anak bungsu hehehe. Makanya kadang gue suka kaget campur haru kalo sekonyong-konyong mendengar ucapan Fathir yang mencerminkan betapa ia sudah berhasil mengikis ego anak kecilnya dan mulai memiliki secuil empati untuk orang lain, untuk gue sih tepatnya.

Di postingan ini gue mau cerita sedikit tentang hal itu deh yah, supaya gue bisa teringat terus moment indah ini dan gak terlupakan kalo Fathir udah gede nanti.


Gagal Nonton di Bioskop

Selama ini gue seringnya sih nonton ke bioskop berdua bareng Kayla dan rupanya hal ini mulai menimbulkan rasa iri di hati Fathir. Terakhir gue nonton Dilan bareng Kayla dan sepulang nonton gue ngebahas film ini habis-habisan bareng Kayla, diiringi oleh tatapan sirik dari Fathir hehehe.
 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS