Mengintip Sistem CAT - Computer Assisted Test Untuk CPNS

Senin, 19 November 2018

Beberapa waktu yang lalu, tiba-tiba saja adek gue nongol ke rumah.

Adek tengah gue yang biasa dipanggil Om Abang oleh Kayla dan Fathir adalah seorang dokter. Saat ini ia sedang bertugas di 2 rumah sakit yang lokasinya di luar kota Bandung. Jadi jarang bisa ketemu, karena Om Abang biasanya pulang ke Bandung hanya seminggu sekali saja, itu pun bukan weekend.

Pokoknya kalau mau jalan bareng sama Om Abang tuh janjiannya suka rada ribet, karena jadwal libur Om Abang seringnya sih beda sama kita. Makanya gue tuh suka kaget campur seneng kalo Om Abang tiba-tiba nongol ke rumah. Kayla dan Fathir pun gak kalah senang dan langsung gelendotan ama Om Abang trus ujung-ujungnya minta ditraktir jajan ke warung Mama Ajeng hahaha.

Om Abang pun bercerita bahwa hari itu ia memang sengaja mengambil cuti karena tadi pagi ia baru saja mengambil tes ujian CPNS. Baru saja gue mau mendoakan semoga Om Abang bisa lolos ujian CPNS, dia sudah cengar-cengir duluan sembari berucap bahwa sepertinya ia gagal.

Lho, kok udah langsung tahu hasilnya? Padahal kan ujiannya baru tadi pagi.

Om Abang bersama Teteh-nya yang uwu-uwu :))

Om Abang pun menjelaskan bahwa di era digital kayak gini mah, ujian CPNS pun udah komputerisasi dong. Sekarang tes CPNS udah pake sistem CAT (Computer Assisted Test) ujarnya. Jadi langsung ketahuan hasilnya.

Emang sih kalau direnungkan kembali, zaman dulu tuh yang namanya Tes CPNS rawan sekali dengan yang namanya kolusi dan nepotisme yah. Semuanya berlomba-lomba ingin jadi PNS – Pegawai Negeri Sipil, tapi karena mereka hanya sekedar titipan saja banyak sekali PNS yang tidak kompeten.

Bahkan ketika lulus kuliah dulu, belum apa-apa gue udah menyerah duluan dan memutuskan untuk gak ikutan tes CPNS aja. Soalnya bikin sakit hati. Jarang banget bisa keterima kalau gak ada ‘orang dalam’ yang dikenal atau minimal memberikan ‘sesuatu’ deh. Jadi udah males duluan. Hal itu pula yang pada akhirnya menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat kepada PNS dan pemerintah.

suasana Tes CPNS dengan sistem CAT di Gor Arcamanik Bandung
Memang sih PNS menjadi salah satu pekerjaan yang menjadi primadona. Sebagai abdi negara, menjadi PNS memiliki banyak kelebihan seperti jenjang karir yang jelas dan masa tua yang terjamin dengan adanya pensiun. Itulah makanya diperlukan pembenahan dan perbaikan secara menyeluruh untuk bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat.

Untuk itu sejak tahun 2014 pemerintah pun mulai menerapkan tes CPNS secara online. CAT diharapkan bisa menutup akses nepotisme yang selama ini berlangsung. Dengan menggunakan sistem CAT, penyelenggaraan CPNS menjadi sangat ketat dan transparan. Nilai yang dhasilkan dapat dilihat langsung ketika peserta selesai ujian.

Hasil ujian dengan CAT BKN (Badan Kepegawaian Negara) pun dapat dipertanggungjawabkan. Aksi peserta pada setiap soal termonitor dalam sistem sehingga memudahkan untuk dilakukan audit jika terjadi hal yang tak terduga selama ujian berlangsung. Proses ujian dengan CAT BKN juga dapat dipantau oleh semua pihak. Pergerakan nilai para peserta dari awal pengerjaan sampai dengan selesai dapat diikuti dan dilacak. Transparan banget!

Dalam “Global Report : Public Sector Performance” yang dirilis oleh World Bank pada bulan Oktober 2018, CAT dinobatkan sebagai produk unggul Indonesia kategori Civil Service Management yang berhasil mereformasi kualitas sistem rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil di Indonesia.

Bpk. Edwin Ariadharma selaku Perwakilan World Bank Indonesia menyatakan bahwa terpilihnya CAT BKN mewakili Indonesia dikarenakan keberhasilan CAT dalam menghadirkan kepercayaan publik terhadap proses rekrutmen CPNS yang berjalan secara transparan, adil dan akuntabel. Udah gak ada lagi tuh yang namanya kolusi dan nepotisme dalam proses rekrutmen CPNS. Gak dikasih celah sama sekali oleh sistem CAT saking transparan.

Dengan sistem CAT proses rekrutmen jadi lebih transparan dan akuntabel.
Menurut beliau, sistem CAT berkontribusi terhadap penjaringan SDM CPNS sehingga berdampak pada penguatan kapasitas Aparatur Sipil Negara. Hanya mereka yang benar-benar berkompetenlah yang dapat menempati posisi yang tepat sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Dalam Global Report dijelaskan bahwa sistem rekrutmen CPNS melalui sistem CAT ternyata berhasil mereformasi kualitas rekrutmen CPNS di Indonesia untuk memenuhi 4 unsur utama sebagai produk inovasi di sektor publik, yaitu :
  1. Aspek Political Leadership :  pada tahun 2010 Kepala BKN melakukan inisiasi pengawasan terhadap proses rekrutmen CPNS sampai akhirnya pada tahun 2014 Wakil Presiden menetapkan penggunaan CAT BKN dalam sistem rekrutmen CPNS untuk seluruh instansi Pemerintah Pusat.
  2. Aspek Teknologi : BKN melakukan pengembangan teknologi secara mandiri untuk mereformasi sistem rekrutmen dan melakukan kolaborasi dengan instansi pemerintah terkait (khususnya bidang teknologi dan cyber security)
  3. Aspek Transparansi : rekrutmen CPNS dengan CAT berhasil menciptakan sistem transparan dan akuntabel karena hasilnya bisa dipantau masyarakat secara langsung (real time)
  4. Aspek Kapasitas Institusi : BKN secara konsisten memastikan kesiapan sistem CAT baik dari sisi infrastruktur dan skema mekanisme tes sebelum diaktualisasikan secara nasional dalam proses rekrutmen CPNS di Indonesia.

Wah, bangga juga yah sistem CAT diakui oleh World Bank! Semoga dengan adanya sistem CAT BKN bisa menghasilkan abdi negara  yang makin berkualitas. Om Abang juga rencananya sih tahun depan mau nyoba ikutan Tes CPNS lagi nih. Mudah-mudahan bisa lolos yah!


16 komentar:

  1. Kacau seh teh tes CPNS tahun ini. masak seindonesia yang lulus passinggradenya cuma 19% aja dari 100% rencana penerimaan pegawai. Aku denger ntar bakalan diranking lagi. diambil yang nilainya paling tinggi yang bisa lolos jadi CPNS.

    Jadi mendingan aku yess, gak minat jadi PNS malah terjerumus ke sini. hahahaha

    BalasHapus
  2. Saya juga baru tau teh kalau langsung tahu kita lolos atau ga sehabis tes. Hehehe... Kirain kayak dulu, serentak pengumuman di tanggal yang ditentukan.

    BalasHapus
  3. CAT oh CAT. tahun lalu aku bisa peringkat satu dalam satu sesi (agak somse :D , kok tahun ini lolos PG aja enggak T.T

    btw aku nulis soal-soal CAT yang aku ingat pas tes kemarin. sila baca di blog ku ya :)

    http://www.annisadeui.com/2018/11/bocoran-soal-skd-twk-tiu-dan-tkp-tahun-2018.html

    BalasHapus
  4. tahun 2014 aku kenalan sama CAT teh alhamdulilah praktis banget dulu pisan sebagai pejuang cpns yang ga kapokan aku ikut dari zaman masih ngurek2 LJK yang selalu sukses bikin aku ketiduran saking capeknya ngurek2 n baca soal yang banyak :D

    sungguh CAT itu emang inovasi keren

    BalasHapus
  5. Wah keren ya
    Meminimalisir kemungkinan KKN
    👍👍

    BalasHapus
  6. Baru tau nih, aku ga minat teh, males aja kerja di 1 tempat seumur hidup heheu tapi semoga sistem ini bikin generasi tanpa korupsi ya

    BalasHapus
  7. Kemarin temen2 aku juga heboh dan tegang katanya tapi memang gak lama nunggu hasilnya ada bbrp yang kecewa karena gagal kurang beberapa angka aja dr standard tapi juga ada yg bahagia karena lulus. Alhamdulillah makin maju aja sistemnya no curang2

    BalasHapus
  8. Kita butuh CAT ini ya, biar para lulusan yang kelak akan jadi PNS ini bisa jujur dan amanah. Aku kok nggak pernah terbesit pengen jadi PNS, ntar galau mulu kerjaannya :D

    BalasHapus
  9. Teh, ini tes CPNS yang di Bandung bukan?
    Semakin canggih ya sistemnya.
    temaku kemarin ikutan juga, tapi ga lolos kurang 8 point doank.
    sekarang bisa ketahuan langsung ya teh hasilnya, canggih

    BalasHapus
  10. Wah canggih ya..sekarang tes PNS udah pake sistem CAT. Dan banyak manfaatnya. Btw ku belum pernah ikutan tes CPNS hehe.ga tau kenapa kurang berminat hehe.

    BalasHapus
  11. suka banget kalau ada kemajuan teknologi semacam inih.
    bravo...!

    BalasHapus
  12. Yang terbaik buat Om Abang ya, Teh. Rezeki terbaiknya kerja di mana pun.

    BalasHapus
  13. Wab bagus ini ya...semiga saja nanti pns nya jd lebih amanah lg kn ga he balik modal hehe

    BalasHapus
  14. Sistem ujian CPNS sekarang mah udah oke ya. Modern jadi cepat dan akurat :)

    BalasHapus
  15. Kemajuan yg bagus nih teknologi dipake buat menutup celah kecurangan dlm tes CPNS ya Teh. Aku dari dulu males sih ikutan tes CPNS, hehe

    BalasHapus

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS