Minggu, 28 Juni 2015

Blogger Fakir Komen!

Selamat datang di blog baru gue yah teman-teman!

Gue memutuskan membuat blog ini dan memulai dari awal kembali karena tidak mau memindahkan atau menghapus blog lama gue.

Iya, gue ini kan orangnya susah move on banget bok!

*lo lihat aja header blog baru gue ini...bhahahaha...*

Beruntung amat lah karena Abah ini merupakan pacar pertama yang langsung menjadi suami gue, jadilah gue basi banget karena gak punya mantan!

Tapi kebayang gak sih lo kalo gue punya mantan?

Lee Min Ho aja yang sudah mencampakkan hati gue sedemikian rupa, masih aja gue cintai dengan sepenuh hati lho!
*mungkin dulu gue keseringan disuntik anti campak, jadinya hati gue kebal ketika dicampakkan*
Dia yang telah mencampakkan hati gue!

Kamis, 25 Juni 2015

Gara-Gara Instagram

Gara-gara gak punya instagram, hidup gue belakangan ini jadi terasa menguras hati.

Selama ini selain nge-blog, gue memang hanya memiliki akun jejaring sosial twiter & facebook saja. Masih belum tertarik untuk membuat akun IG, path dan syalala lainnya.

Kebanyakan akun yang harus dikelola terkadang membuat gue bingung harus diapain. Ada beberapa teman blogger dan twiter juga yang mempertanyakan dan kemudian menyayangkan keputusan gue untuk tidak memiliki akun IG.

Dan lagi-lagi gue pun hanya bisa memberikan jawaban standard yang tidak kreatip : males.
Udah gitu aja.

Hidup Tanpa Instagram

Rabu, 24 Juni 2015

Menghadapi Anak Pre-ABG

Belakangan ini, gue jarang sekali posting tentang Kayla di blog ini.

Sebenernya banyak sekali hal-hal lucu & unik yang ingin gue ceritakan tentang Kayla, tapi masalahnya adalah saat ini Kayla mulai memasuki usia yang sedikit ’sulit’, jadi gue harus lebih berhati-hati.
Usianya sekarang sudah 10 tahun dan sepertinya dia sudah mulai menghadapi masa pre-abg gitu lah. Jadi gue pun merasa harus memberikan perhatian lebih buat Kayla.


Eyampun, anak gue bentaran lagi mau abg!

Selasa, 23 Juni 2015

Belajar Membaca & Menulis

Gak terasa, Fathir sekarang sudah mulai beranjak dewasa!*gejala-gejala mau nge-lebay*

Waktu terasa berjalan sangat cepat, …

Dan tanpa gue sadari, tiba-tiba saja Fathir sudah bisa mandi & makan sendiri, juga memakai seragam & sepatu sendiri kalau mau sekolah.

Bahkan beberapa waktu yang lalu, Fathir sudah berhasil mengucapkan huruf ‘R’ dan dia pun merasa sangat bangga karenanya. Alhasil dia mendadak pamer dan jadi menyelipkan huruf ‘R’ hampir di setiap ucapannya.
Urar , bora, marin, rapar, maras (ular, bola, main, malas)

Pokoknya jadi maksa banget, dan emaknya pun gak ngerti sebenernya anak ini lagi ngomong apaan!

Aku udah gede!
Aku udah gede!

Senin, 22 Juni 2015

Logika Drama Korea

Jadi sebenarnya selama ini gue terlibat dalam ikatan love-hate relationship dengan drama Korea!

Intinya gue itu sebenernya Cinta tapi Benci sama si drama Korea!

Di satu sisi gue merasa terpikat oleh buaian kasihnya dan tak sanggup untuk melepaskan diri dari belenggu cintanya.

Tapi di sisi lain, terkadang gue suka emosi dengan berbagai logika dalam drama Korea yang seakan memancing jiwa sinis dan sarkastis gue untuk berteriak dan berontak!

Jadi supaya gue bisa memiliki ‘healthy relationship’ dengan drama korea, ijinkanlah gue untuk mengungkapkan sedikit tentang berbagai hal yang mengganjal di relung hati gue selama ini.

*ini openingnya aja udah galau kayak yang baru ketahuan suami abis nyicil 2 baju senam seharga 500 ribu aja sih*


*bukan gue itu mah*

PLOT

Setelah menonton begitu banyak drama Korea, gue menemukan sedikit kemiripan dalam drama Korea dari segi plot. Genre yang sedang digemari pada saat ini di drama Korea adalah time travelling dan super power character, tapi ada beberapa plot klasik yang sepertinya abadi dan muncul terus.

Life Happens

Gak terasa sudah 2 tahun lebih gue nge blog yah,...

Kalo boleh gue ibaratkan, layaknya sebuah pernikahan, sepertinya masa bulan madu ketika nge blog biasanya dicapai ketika blog nya berusia kira kira 1 tahunan. Karena gue merasa pada masa itu, gue lagi semangat-semangatnya apdet dan bw.

Tapi setelah melewati beberapa saat, gue mulai dilanda rasa jenuh.

Mungkin kalo diibaratkan dengan pernikahan adalah ketika kita mulai menyadari bahwa ternyata sang suami suka ngorok, penggemar Mus Mujiono, atau sengaja memanjangkan kuku kelingkingnya buat dipake ngupil yak..hihihi..

Life Happens

Kemaren gue iseng iseng membuka postingan lama dan membaca komentar yang masuk dari para sahabat blogger. Dan kemudian gue menyadari bahwa ternyata sebagian besar komen yang masuk datang dari blogger yang sekarang sudah tidak aktif lagi. Padahal gue relative cukup akrab dengan mereka.

Minggu, 21 Juni 2015

Perfect Timing

LDR atau Long Distance Relationship itu sangatlah menyebalkan!

Gue telah menjalani LDR selama kurang lebih 6 bulan an, Abah bekerja di Sukabumi sedangkan gue, Kayla dan Fathir tinggal di Bandung. Biasanya Abah berangkat ke Sukabumi setiap Senin subuh dan pulang ke Bandung setiap Jumat malam. Dan kalo lagi kangen berat biasanya tengah minggu abah suka pulang ke Bandung.

Untuk mengetahui proses pengambilan keputusan untuk LDR nya abah ini, silahkan baca postingan mendayu dayu gue yang judulnya di persimpangan yaaa…
Ketika kita mengetahui bahwa abah harus pindah ke Sukabumi, sebenernya ada 2 opsi yang kita pikirkan supaya kita gak perlu menjalani LDR…
  • Apakah gue dan anak anak ikutan pindah ke Sukabumi
  • Ataukah abah mencoba mencari pekerjaan lain aja yang di Bandung
Opsi pertama gue kurang sreg, karena gue pengen anak anak sekolah di Bandung aja.

Sedangkan untuk opsi kedua, kalaupun Abah mendapat pekerjaan lain dan pindah ke Bandung, yang menjadi pertimbangan kita adalah, tentu saja Abah harus mendapatkan pekerjaan dengan income yang lebih baik atau minimal sama dengan yang sekarang *bills,bills,bills*
Dan kita pun menyadari bahwa hal tersebut bukanlah suatu hal yang mudah dan bisa diburu buru…

Sabtu, 20 Juni 2015

Pusat Alam Semesta Sebenarnya adalah...

Menjadi seorang Ibu dan memiliki 2 orang anak, ternyata telah membuat gue jadi mempertanyakan kembali tentang berbagai macam teori yang gue pelajari di bangku sekolah…

Misalnya saja, Fathir 2 tahun, terlihat tidak mau percaya begitu saja dengan teori daya gravitasi sehingga ia terus terusan melakukan eksperimen dengan cara melemparkan berbagai macam barang *termasuk piring dan gelas keramik* ke udara, dan selalu terlihat takjub setiap kali melihatnya jatuh berantakan di lantai…

Melihat kegigihan Fathir yang terus menerus mencoba untuk menentang teori daya gravitasi tersebut, membuat gue menjadi sedikit terpengaruh dan mempertanyakan kembali tentang kebenaran teori tersebut…


Jumat, 19 Juni 2015

Penuh Perhitungan

Gue adalah orang yang penuh perhitungan,...

Di awal masa pacaran dulu, gue ingat, sempet curhat curhatan dengan geng cewek gue, dan kita semua sepakat akan satu hal, yaitu jangan pernah menyerahkan seluruh cinta lo buat sang pacar kalo gak mau berakhir konyol. Semua harus diperhitungkan, cukup kasih sekian persen dulu aja sampai benar benar pasti.

Di awal menikah pun gue masih tetap dihinggapi perasaan insecure seperti itubelum mau menyerah sepenuhnya
Dan selama mengarungi bahtera pernikahan selama 8 tahun ini, tentu saja gue dan abah juga mengalami pasang dan surut sama saja seperti pasangan yang lain tapi kita selalu berusaha untuk beradaptasi atau berkompromi dalam mengatasinya.

Karena kalau dipikir pikir lagi, sebenarnya cukup banyak perbedaan, baik sifat dan tingkah laku, antara gue dan abah yang dapat memicu terjadinya konflik….

 

Blog Template by BloggerCandy.com