Review Film : Professor and the Madman

Tuesday, October 13, 2020

Gue adalah lulusan sastra Inggris, jadi memang wajib memiliki berbagai macam kamus bahasa Inggris. Tapi memang yang sering dipakai di masa kuliah adalah Kamus Oxford. Kamus kesayangan gue adalah kamus Oxford Inggris – Inggris berukuran kecil semacam buku saku yang selalu dibawa ke mana-mana.

Iya, mahasiswa jurusan bahasa Inggris tuh diketawain kalau bacanya kamus Inggris- Indonesia. Jadi kamus jimat kita adalah harus kamus Inggris- Inggris dan biasanya sih pake yang Oxford. Sayang sekali setelah menikah dan punya rumah sendiri, kamus-kamus gue ditinggal di rumah orang tua hehe

Selama ini gue memiliki berbagai kamus bahasa Inggris dan menganggapnya sebagai hal yang biasa saja. Tapi pemikiran ‘biasa aja’ itu langsung berubah drastis ketika gue menonton streaming film Professor and The Madman di Bioskop Exclusive Mola TV.

Setelah menonton film biografi Professor Sir James Murray dan menyaksikan perjuangan mereka dalam menyusun sebuah kamus, sepertinya gue akan memandang kamus Oxford dengan pemikiran yang berbeda. Mulai saat ini gue akan memandangnya dengan PENUH PENGHARGAAN!

Plot Film Professor and the Madman

Film yang disutradarai oleh sinematrografer Farhad Safinia ini mengisahkan tentang perjuangan Professor James Murray pada tahun 1857 dalam menyusun Oxford English Dictionary. Dalam proses penyusunannya ia dibantu oleh team yang solid dan seorang dokter bedah bernama William Minor.

Menonton film yang berdurasi sekitar 2 jam ini terasa sangat membuka wawasan. Gue jadi diingatkan kembali betapa nyaman hidup kita saat ini yang sangat dimanjakan oleh teknologi. Di era digital seperti sekarang ketika membutuhkan sesuatu, kita tinggal ketik di google aja dan semua informasi langsung nongol.

Berbeda jauh dengan keadaan di abad 18 ketika kamus tersebut disusun. Semua riset dan penulisan dilakukan secara manual. Ditulis tangan di atas selembar kertas! Bayangkan mereka harus melakukan riset tentang arti sebuah kata tertentu, terminologi dan turunan dari kata tersebut secara konvensional.

Berapa banyak buku yang harus dibaca untuk mencari sebuah kutipan, berapa banyak tenaga dan energi yang harus dicurahkan hanya untuk mencari sebuah kata saja. SEBUAH KATA! Professor James Murray membutuhkan waktu 2 tahun hanya untuk menyusun huruf A saja!

Edisi pertama Oxford English Dictionary terbit tanggal 1 Januari 1928. dibutuhkan waktu selama 70 tahun sampai akhirnya kamus tersebut selesai disusun. Terdiri atas 12 volume, 414.825 kata dan 1.827.306 kutipan ilustratif. Hal inilah yang membuat gue sangat terkesan dan gak bisa lagi menganggap sepele keberadaan sebuah kamus.

 

Karakter Professor Sir James Murray

Diperankan dengan sangat kuat oleh aktor kawakan Mel Gibson, karakter James Murray yang memiliki dedikasi tinggi untuk menyelesaikan kamus tersebut sampai titik darah penghabisan mampu membuat hati kita tersentuh.

Awalnya ia dipandang sebelah mata oleh rekan sejawatnya dari Oxford University karena memiliki latar belakang keluarga yang biasa saja. Bukan dari kalangan aristokrat. Tapi ia memiliki kualifikasi yang mengagumkan, ia menguasai bahasa latin, Yunani, Italy, Perancis, Portugis, Vaodois, Provencal dan berbagai dialek. Ia juga menguasai bahasa Rusia, Ibrani dan Suryani dan bisa membaca langsung Kitab Perjanjian Lama dan Peshitta. Mantab sekali!

Sir James Murray meninggal pada tanggal 26 Juli 1915 di Birsam, ia berhasil menyelesaikan kamus tersebut sampai huruf T. Pada kata Turn Down.

Karakter Dokter William Chester Minor

Dalam penyusunan kamus tersebut Professor James Murray dibantu oleh dokter asal Amerika yaitu William Chester Minor, yang diperankan oleh Sean Penn. Ia mengirimkan lebih dari 10.000 entry atau referensi kata dari sebuah rumah rehabilitasi Bradmoor Criminal Lunatic Asylum.

Sesungguhnya ia adalah seorang kriminal karena pernah membunuh seseorang tanpa sengaja. Ia divonis hakim sakit jiwa dan dimasukan ke panti rehabilitasi. Ia adalah penderita Skizofrenia sehingga sering mengalami halusinasi dan selalu merasa dikejar-kejar oleh seseorang yang berusaha menyakiti dirinya.

Membantu Professor James Murray dalam penyusunan kamus membantunya untuk mengalihkan delusi yang selama ini dimilikinya. Akhirnya ia dideportasi kembali ke Amerika.

 

Karakter Eliza Merret

Eliza Merret adalah seorang janda yang terpaksa harus menghidupi 6 orang anaknya seorang diri, karena suaminya tidak sengaja dibunuh oleh William Manor. Sang dokter mengalami halusinasi dan menganggap suaminya adalah oknum yang selama ini mengejar dirinya.

Dilanda rasa bersalah, William mengirim surat dan memutuskan untuk mengirimkan seluruh dana pensiun yang dimilikinya kepada janda Merret. Awalnya Eliza menolak dan merasa sangat tersinggung dengan niat baik tersebut. Dengan tegas ia berkata bahwa nyawa suaminya tidak bisa dibeli dengan uang.

Tapi kehidupan menjadi janda pada abad 18 sangatlah menyedihkan. Anak-anaknya kelaparan dan ia tidak memiliki keahlian apa pun, sehingga sempat terlibat prostitusi. Akhirnya di malam natal pada musim dingin yang kelam, ketika listrik mati dan mereka sangat kelaparan karena tidak memiliki apa pun untuk dimakan, ia mengambil keputusan untuk mengambil uang tersebut.

Lambat laun, ia mulai membuka hatinya kepada William. Ia sering mengunjungi William di panti rehabilitasi dan mereka pun mulai jatuh cinta.


Menonton jadi Lebih Menyenangkan Bersama Mola TV

Sejak berlangganan Mola TV khasanah perfilman gue jadi semakin bertambah luas karena banyak sekali film yang ditayangkan di Bioskop Exclusive Mola TV yang berasanya sayang banget kalo dilewatkan. Kerjaan gue tiap hari nonton streaming dan kepo-in koleksi film keren di Mola TV. Lumayan lah buat menghabiskan waktu di masa pandemi kayak gini, biar gak stress terus bawaannya hehehe.

Apa lagi cara berlangganan di Mola TV mudah banget, semuanya bisa dilakukan secara online dan biayanya pun sangat-sangat terjangkau. Untuk paket langganan movie di Mola TV biayanya hanya Rp. 12.500/bulan.

Saat ini sih gue lagi gemesh banget karena lagi ada paket terbaru di Mola TV yaitu HBO GO hanya dengan biaya Rp. 65.000/bulan aja lho! Duh, banyak banget drama seri kece yang udah gue incer nih, pokoknya fix mulai bulan depan bakal langganan HBO GO deh! 

35 comments:

  1. Huaaaa 2 tahun cuma buat huruf A aja? warbiasak. Ku suka film-filmnya Mel Gibson. Nonton aaah.
    PS: Kamus Oxfordku ada di mana, ya? Huehehe

    ReplyDelete
  2. salut sih sama Murray, tetep kerja keras sampe berhasil buat kamus meski awalnya diremehin

    ReplyDelete
  3. ku kira film ini bakalan biasa aja tapi ternyata seseru itu dong setelah nonton kemarin

    ReplyDelete


  4. oh ini film yang tentang kamus oxford itu ya? ah jadi penasaran

    ReplyDelete
  5. meskipun punya gangguan mental tapi minor mau berusaha jadi volunteer pembuatan kamus oxford, gak nyangka

    ReplyDelete
  6. kesan pertama setelah nonton ini tuh sedih. gak tega liat minor ternyata pengidap skizofrenia

    ReplyDelete
  7. Kereeeen nih film, baru baca aja udah merinding nih. Oke wajib nonton!

    ReplyDelete
  8. Eh filmnya keren bangeeet. Penasaraan. Aku dulu jaman kuliah, sangunya juga kamus Oxford kecil. Sama di rumah ada kamus yang tebel2 itu dua, haha. Pengen nonton filmnya juga ah di Mola.

    ReplyDelete
  9. 65ribu per bulan udah bisa puas nonton di Mola TV? Wuahh surga banget nih buat penikmat film pastinya.

    ReplyDelete
  10. aku penasaran pengen nonton deh jadinya, bagus banget ini jalan ceritanya ya. Kayaknya harus punya Mola TV nih biar gak ketinggalan program-program bagus gini.

    ReplyDelete
  11. Edisi pertama Oxford English Dictionary terbit tanggal 1 Januari 1928. dibutuhkan waktu selama 70 tahun sampai akhirnya kamus tersebut selesai disusun. BUJUBUNEENGG, ternyata se-kompleks itu ya Teh!
    Keren banget ini pilemnya. Duh, jadi pengin nonton euyy

    ReplyDelete
  12. Setuju sama kesimpulan Mak Erry. Professor James Murray membutuhkan waktu 2 tahun hanya untuk menyusun huruf A saja .. wah luar biasa banget dedikasinya. Sementara kita kini tinggal buka saja ya kalo mau pake kamusnya.

    ReplyDelete
  13. Suka banget sama film yang setting latarnya zaman old kyk gtu. Apalagi ini kisahnya berdasarkan kisah nyata ya mbak.
    Langganan Mola TV gak mahal tp bisa dapat hiburan di rumah ya

    ReplyDelete
  14. Hanya untuk huruf A membutuhkan waktu 2 tahun. Kepala saya langsung pening hahaha. Wajib nonton ini, sih. Ceritanya kelihatan bagus

    ReplyDelete
  15. Wah bisa nonton film2 HBO di MOLA TV ya mbak? Asik dong

    ReplyDelete
  16. Masih penasaran dengan ending cerita di filmnya Teh. Gimana usaha Sir James Murray dalam mengumpulkan kata-kata tersebut dan btw siapa yang menyelesaikan kamus Oxford ini hingga huruf z?

    ReplyDelete
  17. woaaah . iya yaaaa kok aku ga kepikiran bahwa Kamus Oxford ini segitu sulitnya hik hikss
    kepikiran emang sulit, tapi ga nyangka si penulisnya beneran berjuang

    semoga dia matinya masuk surga yaa

    ReplyDelete
  18. Woww.. perjuangan yang luar biasa ya dalam menerbitkan kamis Oxford. Bener-bener sampai titik darah penghabisan. Terdapat 400ribuan kata dan sampai 1.8 juta kutipan. Mantap punya.

    ReplyDelete
  19. Wah, ada filmnya tentang sejarah kamis oxpord. Keren, terutama saat William dan Eliza jatuh cinta. Wajib nonton nih.

    ReplyDelete
  20. Kita jadi bersykur banget dengan adanya tontonan ini ya Mba
    profesor itu untuk menemukan huruf A, lama sekali dan kita? Jadi lebih menghargai ah, terima kasih prof and madman

    ReplyDelete
  21. Castnya kawakan semua nih. Mel Gibson dan Sean Penn. Pasti aktingnya keren banget. Film ini cocok ditonton remaja nggak, Mbak? Anakku suka dengan literasi pendidikan bahasa Inggris. Cerita tentang penyusun kamus Oxford past menarik buat dia.

    ReplyDelete
  22. Kamus oxford aku juga yang paling kecil deh duku belinya, selain lebih murah juag bisa dibawa kemana-mana biar ringan.
    Ada Prodessor Madman di Mola TV ya

    ReplyDelete
  23. Waah.. untuk menyusun huruf A di dalam kamus bisa memakan waktu dua tahun?? Memang kebayang gak mudahnya menyusun sebuah kamus ya, Teh. Pasti banyak riset yang dilakukan.

    ReplyDelete
  24. Wah, lama juga ya.. Nyusun A aja sampai 2 tahun. Jadinya kamus keren, aku juga punya Bi. Aku instal Mola tv, tapi sering nontin yang edukatif. Permainan anak gitu ahahaha

    ReplyDelete
  25. Penuh perjuangan ya menyusun kamus ini sampai disepelekan dan dianggap remeh, ternyata karya ini bermanfaat sampai saat ini

    ReplyDelete
  26. I haven't watched this film yet, at first glance the advertisement makes me curious. go watch it on mola right? thank you for the review

    ReplyDelete
  27. Kenapa aku jadi ikut tertarik dengan kamus oxford ya, Biii. Hahaha. 70 tahun itu bukan waktu yang pendek. Apalagi buat ngutak utik kosa kata, butuh kekuatan.

    Btw, lumayan terjangkau langganan Mola TV ya, Bii.

    ReplyDelete
  28. Waah...ternyata membuat kamus itu gak semudah itu yaa..
    Heuheu...apakabar aku yang bahasa inggrisnya A-I-U-E-O ginii...baca kamus Oxford?

    ReplyDelete
  29. Aku penikmatt jenis film dengan cerita seperti ini. Ngasah otak dan menmenarik buat diikutit jalan ceritanya t

    ReplyDelete
  30. 65 ribu rupiah per bulan untuk film-film kece itu ... sungguh murah dan berfaedah bagi kesehatan kantong ya Mak.

    ReplyDelete
  31. Wow..kebayang deh perjuangan utk menulis kamus keren tersebut. Ternyata ada banyak cerita di balik penyusunan buku itu ya..Trmksh sdh berbagi kisah ini,Erry

    ReplyDelete
  32. Aku penasaran deh mau nyoba nonton melalui Mola TV. Temanku banyak yang rekomendasikan dan bakalan jadi pilihan aku nih

    ReplyDelete
  33. Aku pikir Mba Erry cuma mau nonton Drakor hehehe, ngga taunya pecinta film barat juga hehehe.

    ReplyDelete
  34. I am so intrigued. The movie that you said about in the review sounds very interesting. And many of us use that important dictionary as well. The TV package is so damn thing as well

    ReplyDelete
  35. Bagus filmnya nih jadi pengen nonton.. FIlm begini yg saya suka banyak sekali hal inspiratif yg bisa kita dapatkan. Termasuk mensyukuri hidup di zaman teknologi canggih ini.... 65 ribu per bulan.. murah ya teh.. tapi saya engga tau punya waktu atau tidak untuk memanfaatkannya dengan menonton xixixii....

    ReplyDelete

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS