Menjajal Perawatan CO2 di Lineation Centre - Bandung

Rabu, 06 Juni 2018


Selama ini gue memang jarang melakukan perawatan wajah yang rada ribet. Paling banter cuma bersihin muka dan pake cream aja. Sekali-sekali pake masker, itu pun kalo inget hehehe.Tapi seiring dengan bertambahnya usia, akhirnya semakin sadar bahwa gue udah gak bisa secuek dulu lagi kalo menyangkut urusan wajah. Udah harus mulai mendapat perlakuan khusus. 

Makanya senang banget ketika bisa dapat kesempatan untuk melakukan perawatan wajah di Lineation Centre dalam rangka Lineation 11th Birthday. Yeay, selamat ulang tahun Lineation Centre!

 
Saat ini Lineation Centre memang muncul dengan konsep barunya yang makin kece dan tentu saja dengan peralatan yang makin canggih berkualitas. Jadi ada unsur Korea-korea-an gityu deh. Sesuai banget lah ama selera gue ehe ehe ehe.

Sebelum melakukan treatment di Lineation Centre, gue membuat janji terlebih dahulu agar bisa berkonsultasi dengan dokter tentang kondisi wajah gue. Nah ini nih enaknya perawatan di Lineation Centre, gak perlu pake ngantri lama-lama buat nunggu giliran karena emang udah janjian dulu. 

Konsultasi dengan dokter udah wajib hukumnya sebelum melakukan treatment apa pun di Lineation Centre, karena terkadang apa yang kita pengen belum tentu cocok untuk diterapkan di wajah kita. Jadi gak bisa seenaknya melakukan perawatan ini-itu, tapi harus benar-benar disesuaikan dengan kondisi kulit dan wajah kita.

Makanya ketika lagi konsultasi dengan dokter, manfaatkan kesempatan dengan baik dan silahkan curhat dengan sejujur-jujurnya. Asal jangan curhat soal mantan aja, kesiyan dokternya *ehgimana*

Ketika gue berkonsultasi dengan Dokter David, beliau menjelaskan panjang lebar tentang betapa pentingnya menjaga asupan makanan ke dalam tubuh demi menjaga kesehatan kulit wajah. Beliau menganjurkan gue agar tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan dengan bahan tepung. Nah lho, gimana tuh kabarnya mie, bala-bala dan bakso favorite gue muehehehehe.


Gue juga dianjurkan untuk mejaga pola tidur gue agar lebih teratur, yang artinya gak boleh kebanyakan nge-drama begadang. Sungguh permintaan yang sangat berat sekali ya Allah. Tapi okeh fain, demi menuju wajah kinclong, gue akan berusaha untuk mengurangi kebiasaan buruk gue yang suka begadang. Kalo biasanya tidur jam 2 malem, nanti mah tidurnya jam 2 kurang seperempat aja! *PLAK*

Setelah sesi ngobrol dan curhat usai, wajah gue pun diperiksa dengan teliti oleh Dokter David. Menurut Dokter David, ternyata wajah gue memiliki banyak bintik hitam yang dinamakan keratosis. Itu bahasa sok kerennya sih. Bahasa geli-nya adalah tahi lalat atau kutil.

Memang bintik hitam tersebut letaknya kebanyakan di daerah dahi dan pelipis. Selama ini gue sedikit abai dengan keberadaan bintik rese itu karena biasanya suka ketutupan rambut dan bisa ketutupan bedak muehehehehe. Tapi kalau bare-face apalagi kalau abis bersihin muka, kelihatan banget deh bintik-bintiknya dan emang ngeselin banget kelihatannya. Membuatku jadi kurang mirip Ha Ji Won! *minta dijambaq*


Dengan kekuatan lampu sorot dan kaca pembesar kepunyaan Dokter David, bintik-bintik hitam tersebut tydack bisa gue sembunyikan. Langsung ketahuan deh sama Dokter David hehehe. Beliau pun menyarankan gue untuk mencoba perawatan CO2 untuk menghilangkan bintik-bintik hitam tersebut. 

Sebelum melakukan perawatan CO2, Dokter David menjelaskan terlebih dahulu bahwa treatment CO2 dapat menghilangkan bintik hitam di wajah, tetapi gue harus konsisten untuk melakukan perawatan lanjutan sesudahnya, agar hasil yang didapat bisa maksimal.

Adapun pantangan yang harus dihindari setelah melakukan perawatan CO2 :
-Wajah yang terkena perawatan tidak boleh terkena air selama 3 hari
-Wajah tidak boleh terkena sinar matahari langsung sekitar 7-14 hari
-Setelah melakukan treatment, maka akan timbul luka di sekitar wajah dan tidak boleh dikorek.

Dokter David mempertanyakan kesiapan gue dan mewanti-wanti agar gue dapat menjalankan pantangan tersebut dengan konsisten. Beliau pun menjelaskan alasan yang mendasari larangan tersebut. Apabila wajah sering terkena air ketika masih perawatan maka lukanya akan terasa perih dan lama keringnya. Sinar matahari yang langsung mengenai wajah akan mengakibatkan luka di wajah bisa menghitam, sinar UV-nya itu lho. 

Dan yang gak terakhir adalah, luka yang timbul gak boleh banget dikorek dan harus dibiarkan mengelupas dan coplok dengan sendirinya. Kalo dikorek bisa mengakibatkan kulit wajah jadi terkena iritasi dan bekas luka akan lama hilangnya. Widih, jangan sampe dong! 

Setelah merenung sejenak, gue pun akhirnya menyanggupi perawatan beserta persyaratan yang dijelaskan oleh Dokter David. Pertimbangan gue adalah karena saat itu gue kebetulan sedang berhalangan jadi gak perlu wudhu untuk shalat kan. Saat itu juga kebetulan awal puasa dan anak-anak sedang libur, jadi gue gak perlu anter-jemput mereka di siang hari bolong sambil motor-motoran. Aman deh.

Setelah itu gue pun menuju ruang tunggu, karena ruangan dan peralatannya harus disiapkan terlebih dahulu. Ruang tunggu Lineation Centre bikin betah karena super cozy dipenuhi dengan kursi yang empuk dan nyaman. Suara musik instrumental terdengar samar-samar mengalun merdu dan wangi aromateraphy menguar lembut bikin batin jadi berasa tenang dan relaks. Pokoknya nyaman deh!

Setelah menunggu beberapa saat, gue pun dibawa ke ruang perawatan. Wajah gue dibersihkan dari make up dan diberikan semacam cream yang mengandung anestesi. Keren juga sih, anestesinya dalam bentuk cream jadi cuma dioles doang, tadinya udah serem aja kalo wajah gue bakal disuntik. Gue diminta menunggu sekitar 1 jam sampai cream anestesi tersebut meresap ke wajah, gue hampir aja ketiduran saking nyaman hehehe.



Setelah itu gue pun diminta untuk pindah ke lantai 3, di mana Dokter David sudah menunggu dengan peralatan CO2-nya. Mata gue ditutup dan Dokter David pun memulai tindakan perawatan ke wajah gue. Ternyata prosesnya gak sakit sih, mungkin karena efek anestesi kali yah, tapi rasanya cuma kayak dicubit-cubit kecil aja. Dokter David cukup teliti menelusuri kulit wajah gue untuk mencari si bintik hitam yang rese itu. Prosesnya sendiri hanya memakan waktu sekitar 30 menit saja. Setelah itu kulit wajah gue pun dibersihkan.

 
Sebelum pulang, gue dibekali berbagai cream untuk mencegah iritasi dan infeksi pada kulit wajah. Gue juga diberikan pelembab khusus untuk pagi dan malam hari serta sabun pencuci muka.

Setelah perawatan, muka gue masih terasa kebas karena efek anestesi. Bahkan ketika tiba di rumah pun gue masih belum bisa senyum secara maksimal bhahahaha. Wajah gue pun terlihat bengkak tepat di bagian yang diberikan tindakan CO2 oleh Dokter David.

Sesampainya di rumah gue benar-benar menjalankan perintah dokter dan menjauhi pantangan yang sudah diberitahukan sebelumnya. Kalaupun terpaksa harus banget keluar rumah di siang hari, selalu pake masker udah kayak ninja. Demi wajah kinclong atuhlah plis!

Dan bener aja sih, satu hari setelah melakukan perawatan timbul luka kecil yang mulai menghitam gitu. Lukanya sih gak sakit, tapi kalau terkena air memang sedikit perih, untunglah saat itu gue sedang halangan jadi gak perlu wudhu. Beberapa hari kemudian lukanya pun mulai gatal dan garuk-able banget bhahahaha. Tapi gue teringat pesan dokter, agar membiarkan luka tersebut sampai mengering dan copot sendiri.

Fathir nih ketika melihat muka gue banyak bekas luka suka kayak yang gemes sendiri dan suka pengen dielus-elusin. Emang kalau Fathir sedang terluka gue suka mengelus dan niup-niup lukanya sih. Tapi ujungnya Fathir jadi memohon untuk korekin luka gue barang satu biji aja, hahaha ternyata gemes dia-nya!

Setelah satu minggu bekas lukanya sudah mengering dan copot sendiri. Gue pun melakukan kontrol  & konsultasi ke Dokter David untuk memeriksa apakah ada iritasi atau infeksi di seputaran wajah. Tapi gue sih merasanya aman-aman aja, karena gue sudah melakukan semua yang diperintahkan oleh Dokter David.

Alhamdulillah ternyata memang kulit wajah gue aman dan gak ada iritasi sama sekali. Semua bekas luka sudah mengering dan mengelupas dengan baik. Memang masih ada bekasnya, sedikit noda hitam kayak bekas jerawat, tapi nanti bakal menghilang kok. Dokter David pun menyarankan gue untuk tetap berhati-hati dan menghindari sinar matahari langsung sampai 2 minggu ke depan.

satu minggu setelah perawatan luka sudah mengelupas, belum berani pake make up cuma bedak tabur tipis aja
 Gue sih berasanya puas menjalankan perawatan CO2 di Lineation Centre. Saran gue kalo ada temen-teman yang mau nyobak perawatan CO2 juga, sebelum memutuskan untuk melakukan perawatan harus benar-benar dipikirkan terlebih dahulu kesiapannya. Setelah melakukan perawatan CO2 beneran harus menghindari air selama 3 hari dan sinar matahari langsung selama 7 hari lho. Kan sayang kalo udah capek-capek melakukan perawatan tapi hasilnya gak maksimal hanya karena kita gak patuh ama perintah dokter, ya kan? Kan?

Dan harus dipikirkan juga bahwa selama 7-10 hari setelah perawatan, muka lo bakal penuh bekas luka, jadi emang gak bisa kemana-mana. Gue terpaksa harus menolak beberapa job dan bukber bareng temen blogger karena emang berusaha untuk patuh dan gak mau keluar rumah. yah, mau gimana lagi, demi menuju wajah kinclong kan yah hehehehe.

Setelah 2 minggu melakukan perawatan, gue baru berani keluar rumah lagi deh. Wah jiwaku yang bagai terpenjara ini langsung riang gembira karena akhirnya bisa menghirup kembali udara luar dengan make up yang rada mumpuni, Iya, gue baru berani pake make up lagi setelah 2 minggu bok. Gue hadir di acara buka bersama bareng teman blogger dan Alhamdulillah wajahku terlihat lebih syeger tanpa dihiasi bintik-bintik hitam rese. makasih yah Lineation Centre!

Lineation Centre
Jl. Lemah Neundeut no. 10 Bandung
Ph : 022 - 2010593



11 komentar:

  1. wow..

    tidak salah pilih tempat.. :)
    harganya gimana nih... hehe

    BalasHapus
  2. wah 10 hari lama juga teh yah ga bisa kemana2 dulu tp demi hasil yang paripurna harus bisa bertahan

    btw aku skrg doyan begadang sejak ada bayi duh takut nih kulit muka berkerut wkwkk *emak2 nolak tuwir

    BalasHapus
  3. Wah pengen nyoba juga, tapi mesti pikir2 lagi dengan pasca perawatannya. 7-10 hari lama juga, hehe.

    BalasHapus
  4. wah eonni makin syantik aja nih, keren yah. Beauty is pain emang bener yah? hehehee

    BalasHapus
  5. Teh Erry, selamat ulang tahuuuuun! Teh Erry mah selalu keliatan awet muda. Kelihatannya sangat menikmati hidup. Gak neko-neko. Dibantu perawatan kulit, lha ya makin kinclong :)

    BalasHapus
  6. Dirimu mukanya udah bagus. Pake jajal perawatan kulit ini. Gimana aku yang wajahnya begini. HUhuhu... kepengen nyoba juga. :D

    BalasHapus
  7. Teteh jadi tambah kinclong dan penuh pesona!
    Gak nyangka kalau udah kepala 4 hehehehe.

    BalasHapus
  8. Saya ga tau ada bintik2 hitam di dahi... Asyik ya skrg udah bersih...

    BalasHapus
  9. Mba erry makin cantik aja, habis perawatan wajahnya tambah kinclong. Andai ada di kotaku ya perawatan seperti ini, tapi pantangannya ituuu rasanya susah banget dijalanin hahaha

    BalasHapus
  10. wahh bagus banget hasilnya mba tambah cantiksss

    BalasHapus

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS