Senin, 25 April 2016

Mematahkan Berbagai Teori Drama Korea dalam Descendants of the Sun


Akhirnya drama Korea paling nge-heits seantero Kdramaland yaitu Descendants of The Sun tamat juga. Dan seperti biasa, setiap kali tamat nge-drama gue pun akan berkubang dalam kehampaan jiwa yang tiada bertepi.

Ketika menyadari bahwa hari Rabu depan gue tidak akan bertemu lagi dengan si tokoh utama dalam drama tersebut yaitu Kapten Yoo Si Jin, hati gue seketika itu juga terasa gersang.

Dan tatkala gue tengah asyik berkutat dalam kesendirian gue di pojokan kamar sembari merenungi nasib, tiba-tiba saja tab mensyen gue di twiter dipenuhi dengan curhat galau teman-teman yang tak rela dramanya sudah berakhir.

Lah, terus kalo dramanya tamat, emang salah gue? Atau salah temen-temen gue? *mulai ter-Cinta*
Salahkan saja si mang-tahu-bulat-digoreng-panas-limaratusan yang jualan tiap sore keliling komplek pake mobil  pick up! Atau sekalian salahkan saja hati ini yang masih tetap mencintainya walaupun dramanya sudah tamat! NGOK!

Jangan dilihatin terus, NANTI LO TERPERANGKAP DALAM JERAT CINTANYA LHO!
 Ujung-ujungnya mereka malah merongrong gue untuk membuat postingan di blog tentang drama ini.

Sebenarnya sedikit sulit  bagi gue untuk mereview suatu drama secara objektif dan beradab, karena seringnya sih gue malah jadi suka fangirl-ing atau menggalau parah kalo lagi posting tentang drama. Makanya gue jarang banget bikin tulisan drama dalam bentuk review hehehe.

Malah kalau dipikir-pikir lagi sih, sepertinya gue hanya pernah menuliskan review tentang dramanya si Alien & Healer aja di blog lho, sisanya sih curhat-curhat gak jelas tentang drama secara general  aja.

Akhirnya gue pun iseng nge-twit, dan ternyata kok beneran banyak yang nge-RT sih?
*dan akhirnya malahan jadi ditagih terus bhahahaha*
Makasih buat yang udah semangetin gue buat posting yah!
maaf kalo gak semua mensyen-nya bisa ke-capture yah! tapi semuanya kebaca kok! Makaciiih :))
 Mematahkan Berbagai Teori Drama Korea dalam Descendants of The Sun

Agar tulisan gue bisa terasa lebih unik, original dan bukan sekedar review biasa, maka kali ini gue akan menuliskannya dari sudut pandang tertentu.

Bagi teman-teman yang sudah aral-melintang di Kdramaland sekian lama, tentu saja sudah mengetahui beberapa teori atau formula tertentu yang hampir bisa dipastikan ada dalam drama korea.

Udah kayak semacam rumus suksesnya drama korea deh yah.

Ternyata setelah gue melakukan observasi secara mendalam, drama Descendants of the Sun telah berhasil mematahkan beberapa teori yang berlaku.

Bayangkan aja dalam drama ini gak ada karakter chaebol songong, congkak nan pongah, gak ada adegan tokoh utama ketabrak truk sampah kemudian terkena amnesia dan ketika dramanya udah tamat gue baru menyadari 1 hal penting : KOK DI DRAMA INI GAK ADA BACKHUG-NYA SIH! PLIS DEH! KZL!

Tapi sebelumnya ijinkanlah gue untuk terlebih dahulu menuliskan perkenalan singkat tentang para tokoh utamanya dan sekelumit plotnya. Kali-kali aja ada manusia kurang kekinian di semesta raya ini yang masih belum menonton dramanya. Sungguh memprihatinkan mereka itu.

Plot Descendants of The Sun

Drama ini pada hakikatnya menceritakan tentang kisah cinta 2 orang manusia yang berbeda profesi yaitu, Kapten Yoo Si Jin dan Dokter Kang Mo Yoen. 

Udah gitu aja.

OTP gue mah mainannya fist bump dong sis!
Walaupun plot utamanya terkesan sangat simple, tapi sub-plot-nya rempong banget ya Allah, aku sampai stress.

Di tengah usaha mereka dalam memadu kasih, ada berbagai kisah yang mengguncang hati sanubari seperti, gempa yang  tiba-tiba melanda, berjuang melawan epidemic mematikan, penculikan oleh gang mafia, kencan di lapangan yang penuh dengan ranjau darat, menyatakan cinta sembari dijahit bahunya trus ditolak, mencuri kecupan mesra di depan pom bensin, dan adegan romantis terselubung di hamparan jerami!

Duh, pokoknya lo harus nonton deh, seriusan gue mah!

Dokter Kang Mo Yeon

Mari kita berkenalan dulu dengan sang first lead female kita yang memiliki kecantikan maha dahsyat dan mampu terlihat dengan sangat memukau dalam adegan apa pun!

Cantiknya Subhanallah sekali si mbak-nya ini!
Dokter Kang Mo Yeon diperankan oleh Song Hye Kyo dan sebagai info aja, ia merupakan mantan dari Hyun Bin yang merupakan bias tersayang gue. Tapi gue sih ikhlaslah kalo sama mbak yang ini mah.

Ambil aja Hyun Bin mbak, sekalian Joong Ki juga kalo mau di-taaruf-in gue mah ikhlas beneran deh mbak! Kemudian kalian bersegeralah melakukan ijab kabul untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warrahmah serta  beranak pinak supaya kalian sekeluarga bisa pada ikutan reality show Return of Superman! *impian para shipper yang delusional*

Sebagai seorang dokter, Kang Mo Yeon memiliki karakter yang sangat kuat tapi tetap manusiawi *terutama kalo berhubungan dengan masalah duit* 

Pada awal episode diceritakan bagaimana para tokoh utama bertemu dan jatuh cinta. Tapi setelah mengetahui profesi sang kapten yang merupakan ketua team dari pasukan khusus, Alpha Team yang mana segala hal tentang kehidupannya harus dirahasiakan akhirnya sang Dokter pun memutuskan untuk mundur teratur.


Dia gak kuat karena berasa di-PHP-in terus-terusan.  Alasan sang dokter saat itu adalah : I need a man that I can handle. Sang Kapten menghormati keputusan si dokter dan mereka pun berpisah. Sampai akhirnya mereka dipertemukan kembali setelah sekian bulan kemudian dan benih-benih cinta pun kembali bersemi di antara mereka.

Kapten berjalan melintasi bandara lengkap dengan aviator & kacamata hitam dengan tampan dan sok cuek sedangkan si dokter bengong-bego
Walaupun pada awalnya ragu untuk menerima cinta si kapten, tapi ketika si dokter telah memutuskan untuk menerimanya, dia tidak setengah-setengah dan all out banget ya Allah, gue kagum sekaligus merinding.

Beberapa kali dia sempat dilanda keraguan hati yang membutuhkan kepastian cinta. Perasaan bimbang berkecamuk hebat dalam benaknya apakah dia sanggup bertahan dalam hubungan yang serba tak jelas dan penuh rahasia-ngeselin itu.

Tapi pada akhirnya si dokter tetap tawakal dan istiqomah sehingga dengan hati yang ikhlas ia pun besedia menerima si kapten apa adanya.

Sini gue pegangin cangkirnya agar kalian dapat lebih bebas untuk melakukan perbuatan yang tidak senonoh!
Kapten Yoo Si Jin

Kapten Yoo Si Jin diperankan oleh Song Joong Ki yang  baru saja menyelesaikan wajib militernya. Selama ini ia dikenal dengan image flower boy yang cute dan unyu-munyu-greget-gemesin-minta-disayang gitu lah yah.

ekspresi-gemes-greget-minta-disayang
Tapi, sejak bermain dalam drama ini dia mendapat sebuah predikat baru yaitu : MACHO!

Di episode pertama dalam drama ini, para penonton disuguhkan dengan adegan Joong Ki yang tengah sok asyik nge-gym dan menunjukkan abs-nya. Dan demi kemaslahatan kita bersama, mending foto dan gif-nya gak  gue pajang disini, silahkan google sendiri aja lah yah bhahahaha. 

Tapi gue jamin setelah menonton adegan yang hanya beberapa detik itu, lo pasti mendadak pengen bertransformasi menjadi gayung di kamar mandinya Song Joong Ki deh bhahahaha,

Yoo Si Jin sebagai seorang tentara merupakan sosok pahlawan pembela kebenaran yang super duper jagoan dan tak terkalahkan, tapi di sisi lain memiliki jiwa nge-gombal yang kebangetan.

Menurut gue karakter ini unik sekali. 

Cemong kok tampan? DUNIA INI TIDAK ADIL!
Gue udah menonton begitu banyak drama korea yang menampilkan sosok kick-ass hero dan rata-rata sang jagoan memiliki karakter yang kurang lebih serupa.

Mereka selalu siap melindungi kaum lemah, keren, misterius dan jaim, tapi sepertinya gue belum pernah ketemu sosok pahlawan yang kelakuannya tengil, pecicilan dan senang nge-gombal kayak Yoo Si Jin. Kontradiktif sekali sih karakternya ini.

Semacam gak cocok, tapi kok ternyata cocok sih! Sehingga kegiatan nge-drama kita pun jadi terasa lebih dinamis karena karakter uniknya Yoo Si Jin ini. 

Ketika lo udah berasa geli banget dan perasaan pengen muntah sama kelakuan gombalnya, sekonyong-konyong adegannya berubah dan si Kapten dengan sangat keren akan memikat kita dengan tindakan heroiknya yang membuat hati bergemuruh.

Kelakuan tengil kapten setelah mengintip pakaian dalem si dokter! KZL!
Dan sebaliknya ketika sepertinya hati lo udah merasa hampir gak sanggup menonton adegan menegangkan yang kian menerpa, tiba-tiba saja si Kapten nongol dan menyegarkan kita dengan kelakuan konyolnya.

Salah satu adegan favorit gue : situasi sedang kritis dan mereka harus menyelamatkan pasien yang merupakan Presiden Arab. Para bodyguard Arab menolak Presiden mereka dioperasi oleh para dokter Korea. Dan mereka pun mengancam dan saling menodongkan pistol.

Kapten bertanya kepada dokter : Can you save him?
Dokter : Yes, I can
Kapten : Okay, then save him! *and I will protect you*
Lalu ia menodongkan pistolnya dengan cara yang sangat protektif, keren, macho dan tetap tampan!
KEMUDIAN GUE PUN BAPER-SEBAPER-BAPERNYA DUH GUSTI NU AGUNG!!!






Pokoknya hati gue selalu merasa terombang-ambing ketika melihat kelakuan si kapten deh. Dia telah memeras habis seluruh emosi yang terpendam dalam jiwa ini.
Plis deh Kapten, hati aku ini kan bukan cucian kotor yang bisa kau peras dan jemur sesukamu! Aku mohon!

Ketika si kapten menempuh perjalanan Seoul-Urk demi menyelamatkan bangsa, negara dan gebetan tercinta.
Baiklah, setelah lo mendapatkan sedikit gambaran tentang plot dan para tokoh utama dalam drama ini, marilah sekarang kita mulai patahkan satu persatu berbagai teori dalam drama korea yang selama ini dianggap sebagai rumus sukses suatu drama.

Mematahkan Teori : Trauma di Masa Lalu

Para penulis skrip drama korea gemar sekali menggunakan plot trauma menyedihkan yang terjadi masa lalu, yang kemudian mengakibatkan kerapuhan hati di masa depan dalam tokohnya.

Dalam drama She Was Pretty sang tokoh utama mengalami trauma di masa kecil sehingga dia mengalami ketidakstabilan emosi setiap kali hujan turun.

karakter yang selalu baper setiap kali hujan turun. HEMPASKAN SAJA PAYUNGNYA! HEMPASKAN!
 Dalam drama Cheese in The Trap sang tokoh utama sering mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari ayahnya ketika masih kecil sehingga membentuknya menjadi pribadi yang misterius.

Hampir selalu ada cerita ‘penting’ yang harus digali di masa lalu yang menimbulkan efek di masa sekarang, sehingga bahkan tidak jarang dalam drama korea pada beberapa episode awal diceritakan dulu tentang sejarah masa kecilnya. 

Contoh :  I Miss You, Angel Eyes, Baker King, Love Rain malah lebih parah yang diceritakan kisah cinta orang tuanya. 

Drama Descendants of The Sun terasa unik karena sama sekali tidak menceritakan tentang masa lalu mereka. Plotnya bergerak maju ke depan dan tidak berkutat di masa lalu yang suram.

Walaupun terdapat beberapa flashback, tapi masih terasa wajar dan sangat menyenangkan. Dalam salah satu flashback misalnya diceritakan tentang awal kisah cinta second couple.

mungkin inilah yang dinamakan : dipukul-pukul-manja
Ada juga flashback tentang pertemuan sang kapten dengan tokoh antagonis bernama Argus yang Astaghfirullah jahatnya keterlaluan banget deh orang ini. Emangnya kamu gak lelah hidup bergelimang dosa terus dan gak takut sama azab Allah  gitu Argus? Hah! *maap, ini drama korea bukan sinetron Hidayah katanya si Argus*

Si Argus manusia yang akhlaknya kurang baik itu telah membuat kapten kita menangis pilu seperti ini!
Mematahkan Teori  Second Lead Male dan Menggantinya dengan Bromance 

Cinta segitiga sudah bisa dipastikan merupakan salah satu formula sukses dalam drama Korea. 

Para penggemar drama Korea sepertinya sudah sangat terbiasa disuguhkan dengan adegan 2 sosok pria tampan-rupawan-mempesona yang memperebutkan seorang cewek jelata menyedihkan yang sok ceria dalam menjalani  kehidupan yang fana ini.

Drama Descendants of the Sun dengan gagah berani menentang teori tersebut dengan cara tidak menciptakan karakter second lead di dalamnya. Hal ini menurut gue merupakan suatu tantangan tersendiri, karena dengan tidak adanya tokoh second lead maka akan banyak adegan standard yang hilang dalam drama tersebut.

Dengan tidak adanya karakter second lead maka otomatis tak akan ada pula adegan menatap sang cewek  dengan penuh keinginan dari kejauhan, dan tak akan ada pula perasaan empati kepada si karakter yang selalu gagal dalam bercinta dan kandas kisah asmaranya tersebut. Karena sejatinya mereka itu kan semacam satu paket.

Tapi sebagai gantinya, kita disuguhkan dengan berbagai adegan bromance dengan chemistry yang melimpah ruah tak tertahankan.


Great Closure & Satisfying Ending *THANKS GOD, PRAISE THE LORD!*

Seperti yang kita ketahui, ada berbagai macam ending dalam drama korea, dan gue sudah pernah membahasnya secara mendetail di postingan : Ter-Healer

Kita sering mendapatkan moment happy ending dalam drama korea, tapi walaupun hal itu terjadi sayangnya tetap saja masih ada berbagai pertanyaan tak terjawab yang mengembara dan berkeliaran dalam relung jiwa kita yang terdalam.

Contohnya saja Faith merupakan drama heroik favorite gue sepanjang masa yang berakhir happy ending. Tapi adegan penutupnya adalah, setelah sekian tahun terpisahkan oleh lorong waktu mereka akhirnya bertemu kembali dan….HANYA BERTATAPAN DI PADANG RUMPUT!

Kalo ada yang berani macem-macem ama Jendral Choi Yong mah, TEBAS AJA SIH!
City Hunter juga merupakan drama heroik kesayangan gue. Tapi walaupun dramanya konon happy ending, gue tetap tidak puas dengan adegan penutup yang hanya…BERTATAPAN DI BANDARA tanpa ada kelanjutan dan kejelasan tentang hubungan mereka. PHP muluk sih ah!

fungsi lain dari sendok selain untuk makan nasi uduk, juga bisa untuk melumpuhkan lawan bro!
Maap yang dijadiin contoh dramanya Lee Min Ho terus yah, namanya juga bias.

*Bias, tapi ngeselinnya minta ampun ya Allah*

Drama Descendants of the Sun berhasil mendobrak teori tersebut dengan cara memberikan ending yang sangat memuaskan! Apabila mengutip ungkapan bijak yang pernah diungkapkan oleh si Mang tukang tambal ban yang biasa beroperasi di daerah Cimahi sih endingnya itu  : like a perfect cherry on top of a beautiful cake!

Mungkin karena dramanya bukan merupakan drama kejar tayang, tapi pre-produced atau di produksi sampai tuntas terlebih dahulu barulah ditayangkan, jadi sepertinya mereka memiliki keleluasaan waktu untuk melakukan berbagai editing.

Semua kepingan puzzle berhasil terselesaikan dengan apik dan rapi, semua sub-plot dan karakter memliki closure atau penutup yang menurut gue sih asyik banget! Pokoknya semua rasa dahaga gue terlampiaskan sudah, karena bukan hanya karakter utamanya saja yang happy ending, tapi Daniel, Lee Chi Hun, Blackey, Fatima, Suster dan dokter Song juga mendapatkan endingnya masing-masing. Yeay!


Banyak Adegan Berharga yang Sangat Meme-able

Entahlah apakah hanya gue seorang ataukah memang semua yang menonton drama ini kelakuannya sama, tapi ketika sedang menonton, perasaan sih setiap adegannya pengen gue komentarin satu persatu secara membabi buta deh bhahahaha.

Itu seriusan, tapi banyaaaak banget adegan yang pengen gue timpalin dan gue cela kemudian di-baper-in habis-habisan dalam drama ini, itulah makanya gue berisik banget di socmed setiap kali dramanya tayang. Pffttt!

Pada saat ditayangkannya adegan Yoo Si Jin mengucapkan dialog : 'Insya Allah' sepertinya seketika itu juga seluruh warga seantero Kdramaland langsung gempar dan tak lama kemudian bertebaran begituuuu banyak MEME yang bernuansa GOMBAL SYARIAH. 

Mulai dari : Apakah kapten sudah siap menjadi imamku? Insya Allah! Atau, kapan kamu mau halal-in aku Kapten? Insya Allah.

Subhanallah ternyata pada soleh semua yah para Kdramalovers ini!


Dalam drama tersebut, pasangan si kapten-dokter bersepakat untuk memberikan kode ‘pergi ke department store’ setiap kali si Kapten mendapatkan tugas negara untuk menantang mara bahaya.

Kemudian terdapat sebuah adegan dimana Kapten Yoo Si Jin dikabarkan meninggal dalam menjalankan tugas, tapi kemudian muncul kembali setelah setahun kemudian! *UHUK*

Adegan klimaks kemunculan kembali si Kapten tersebut iconic sekali dan sangat mengesankan sehingga menginspirasi para Kdramalovers untuk membuat berbagai macam meme, termasuk gue sih!


Ketika menonton adegan ini gue teringat, menendang kulkas dengan sangat emosional sembari berbisik lirih dalam hati : ingin rasanya gue boikot seluruh department store yang ada di muka bumi ini demi menyelamatkan si Kapten. Mari mulai saat ini kita sejahterakan para pelaku UKM saja teman-teman, dan belanjanya di warung Mama Ajeng aja plis!



Terus, si dokter pun ngambek dan kemudian kapten memeluknya erat dan meminta maaf sembari bercucuran air mata.

DAN PENONTON PUN LAGI-LAGI HANYA BISA BAPER TAK BERKESUDAHAN, OH PLIS AKU LELAH!



Product Placement!

Sesungguhnya tiada yang sempurna di dunia ini, karena kesempurnaan adalah milik Allah semata. Gitu.
Jadi walaupun drama ini sudah keren abis, tapi tetep aja menuai sedikit komentar negatif disana-sini, yang mana wajar aja sih kalo menurut gue mah.

Drama ini dikritisi karena didalamnya mengandung Product Placement yang berlebihan, atau katakanlah kebanyakan ngiklan.

Dalam suatu drama memang sudah dianggap wajar apabila ada beberapa adegan yang mengandung pesan sponsor, mulai dari pakaian, sepatu atau tas bahkan yang paling sering sih smartphone lah yah. 

Atau seringnya sih terdapat adegan kencan di kafe atau resto yang mana nama resto atau kafenya kemudian akan terpampang nyata. Bisa juga ketika sedang bersiap untuk kencan, sang tokoh wanita bersiap mempercantik diri, dan merk make up nya ditampilkan secara menyolok, udah biasa itu mah.

Tapi apabila lo lebih jeli dalam menonton drama Descendants of the Sun maka lo akan menyadari bahwa memang product placement yang terdapat dalam drama tersebut rada edan dan banyak yang kurang nyambung sih bhahahaha.

adegan yang membuat penjualan red ginseng meningkat tajam!
Selain adegan Kapten Yoo Si Jin yang tak henti-hentinya mengemut red ginseng dengan imut *wow, it rhymes* ada juga adegan dokter Song yang sepertinya kecanduan makan kacang almond, dan berbagai macam iklan aplikasi yang rada maksa. Bahkan adegan choco pie dalam drama tersebut sampai saat ini masih diperdebatkan apakah termasuk kategori ngiklan atau memang termasuk dalam plot hehehe.

Tapi menurut gue sih yang paling parah adalah product placement yang maksa banget diselipkan dalam adegan first kiss-nya sang second couple. ARGH!

Usai kencan ganda dengan pasangan kapten-dokter, Sersan Seo Dae Yong dan Yoon Myeong Jo kemudian beranjak pulang dengan mengendarai mobil. Tiba-tiba saja sang Sersan melepaskan setir mobilnya, lalu memencet tombol semacam auto-steer-entah-apalah-namanya kemudian ….dia nyosor!

Maksa banget sih ini! Argh!
 Dalam kondisi seperti ini pasti dalam benak lo terbersit keinginan untuk membanting termos dengan sangat emosional. PASTI! 

Kissing scene merupakan salah satu adegan sakral dalam drama Korea, apalagi first kiss pulak. Tega sekali sih mereka melakukan perbuatan tercela dan tidak terpuji dengan cara menyelipkan iklan kampret didalamnya. Duh!

Ketika menonton adegan itu hati gue boro-boro merasa berdesir, yang ada gue merasa khawatir akan keselamatan mereka, takutnya mobil mereka diserempet angkot cicaheum-ciroyom atau tiba-tiba aja ada anak SD yang mendadak nyebrang. *maap mbak, tapi mereka syutingnya di Seoul bukan di perempatan Kiaracondong*

Tapi yah, mohon dimaklum aja sih karena drama ini memang membutuhkan biaya yang sangaaaaat besar, apalagi banyak adegan yang mengambil tempat diluar negeri. Jadi yang namanya product placement dan sponsorship adalah suatu hal yang tak bisa dihindarkan. Jadi ya udah dimaapin aja lah yah.
 
Dahsyatnya Joongki Syndrome yang Mewabah di Kalangan Kdramalovers

Semenjak drama ini ditayangkan, banyak sekali korban berjatuhan yang telah ter-kapten-isasi dan diprediksi terkena penyakit JoongKinisme. Virusnya mewabah dengan sangat cepat dan sulit untuk dikendalikan.

Bahkan di sebuah kampus di China, kelakuan Kapten Yoo Si Jin ini beneran dibedah dan dibahas dalam sebuah mata kuliah tertentu. Kalau dilihat dari slide-nya sih sepertinya mereka sedang menganalisis bagaimana cara si kapten nge-modus-in cewek secara luwes dan elegan bhahaha.

Hati-hati jurusnya si Kapten udah dibedah nanti dipraktekin ke elo gais bhahaha.
Dan tidak sampai disitu, para Kdramalovers yang tengah terobsesi dengan kapten Yoo Si Jin ini menghadapi dilema tersendiri dengan gadget mereka.  Antara pengen memasang muka si Kapten jadi wall paper PC atau hape, TAPI GAK MAU MUKANYA SAMPAI KETUTUPAN! *persoalan hidup para Kdramalovers*


Di timeline gue sendiri telah terjadi suatu hal absurd  yang gue namakan ‘Fenomena Hari Rabu’.
Setiap kali menjelang hari Rabu, yang mana hari dimana drama tersebut ditayangkan, tab mensyen gue tiba-tiba saja akan dipenuhi dengan twit maha penting yang biasanya hanya berisi : Teh, besok Rabu!


LAH,EMANGNYA  LO PIKIR GUE KAGAK PUNYA KALENDER APAH?!

Di hari Minggu sore yang cerah ceria,  gue pun berniat untuk nge-tweet gaul biar dibilang kekinian.

Tapi tetep aja sih setelah selesai nge-twit, mensyen yang masuk keukeuh mengatakan bahwa besok adalah Rabu, padahal saat itu jelas-jelas hari Minggu! YA UDAH TERSERAH LO AJA LAH!


Maka saran gue sih simple aja, yaitu waspadalah ketika menonton drama ini dan jangan sampai kalian terperosok dalam lembah kenistaan sehingga pada akhirnya menjadi bagian dari kami. Untuk itu kuatkanlah iman kalian dan perbanyaklah ibadah karena hidup kita di dunia ini hanya sekejap. *postingan gue kali ini sungguh sarat akan pesan moral, keren pisan atuhlah!*

Tentang Sang Penulis Skrip!

Selain kritik yang diterima sehubungan dengan penempatan product placement yang berlebihan, karakter Yoo Si Jin dalam drama ini juga banyak di kritisi karena dianggap terlalu sempurna hampir mendekati fantasi atau mari kita katakan saja  : too good to be true!

Sang penulis skrip drama ini yaitu Kim Eun Sok memang terkenal sangat piawai dalam membuat karakter pangeran pujaan para wanita. Dia pandai sekali membuat dialog cerdas dan nonjok yang mampu membuat hati para penonton yang kebanyakan sih wanita klepek-klepek. Her cheesy & corny lines are Jjang!

The most cheesy line ever : dokter pasti jomblo karena sibuk, tentara pasti jomblo karena sibuk. Kdramalovers udah pasti jomblo karena hidupnya selalu delusional!
Gue teringat dulu pernah jatuh cinta mati-matian pada karakter Kim Joo Won ciptaannya dalam Secret Garden, dan sampai sekarang masih nge-bias-in Hyun Bin. Keren bangetlah Kim Eun Sok ini, gue udah pasti bakalan ngincer drama-drama dia selanjutnya!

Apabila memang masih ada yang ngotot dan menyatakan bahwa karakter ciptaannya terlalu sempurna sehingga terasa kurang nyata, ya udah ajalah…NAMANYA JUGA DRAMA KOREA!

Kalo lo pengen menonton sesuatu yang nyata jangan nonton drama Korea lah, sono lo nonton aja film dokumenter tentang perkembangbiakan berang-berang dalam habitat aslinya di Animal Planet! Dijamin bakal terasa nyata deh!

Jadi gitu.

Kesimpulannya adalah, sebagai jemaat Bibi Titi Teliti sebaiknya kalian bersegeralah menonton drama ini agar kalian juga dapat merasakan sepercik kebahagiaan yang saat ini tengah gue rasakan. Gih buruan!


Source : All gifs taken from pinterest

95 komentar:

  1. Hya ampun teh, ini aku bacanya sambil sedih sendu tatapan menerawang. Dah kangen pengen nonton cerita mereka lagi dari awal. Baper se baper bapernya dah nonton ini. Nonton ulang di youtube pun bisa bikin gw nangis... di commuter line.
    Ampe malu ama sebelah kiri en kanan :p
    Makasih dah ngereview ya teh..

    BalasHapus
  2. Akhirnya selesai juga teh bacanya. Baru kemaren malem seleaai nonton dots teh dan saya suksea terkaptenisasi :D

    BalasHapus
  3. Wow. All out sekali ini postingan!! Beneran ter-DOTS itu lebih parah dari ter-Healer :))
    Btw, kalimat "Demi kemaslahatan bersama" itu nyirikeun pisan dirimu kebanyakan nonton Sopo-Jarwo :)))))
    Eh, sama..adegan fav gue juga yg nyelametin org Arab itu. Dan yeesss gue termasuk yg bikin meme syariah, "kapan halalin aku?" :))))
    Dae to the bak, Daebak tehhhh postingannya!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nonton hingga kelar final^^
      Bagooos^^ #HappyEndingGarisKeras kok ya^^

      *adegan yang bikin
      *ku selalu senyamsenyum(ngakak)
      *yaaa aksi GGS^^ *GealGeolSeoDaeYoung
      *wajah datar na itu yang ga banget^^ :bwahahaha

      Hapus
  4. Tuh kan, racun lagi, racun lagi, aaaaargh jadi makin penasaran sama DOTS aaaaah

    BalasHapus
  5. Hahaha salam kenal, aku suka gaya cerita reviewnya .
    Aku nonton DoTS, 2 seri aja trus ketiduran.
    Tapi liat reviewmu ini jadi pingin nerusin

    BalasHapus
  6. Teh erry jjjang!!!! �� bagi pecinta #DotS ini adl perfect review hahaha, objektif dan bermanfaat. Hampir semua adegan jadi favorit dan bener rasanya gatel pengen ngomentarin mulai nyinyirin, muji dan kemudian baper tingkat dewa. tengkyu so much sdh menemani kami baper berjamaah krn virus yg bernama songjoongki. Hormat!!!

    BalasHapus
  7. hahah baca ini sarapanku nyampe ngga kelar2..
    ditambah lagi teh setelah nonton ini akan ter-shipper..
    Cemistrynya terlalu susah diMOVE-On kan hahah..
    dan aQ salah satu yang berharap Song2 akan menjadi keluarga sakinah, mawadah dan warohmah beneran ... Amien
    ahahaha
    Untung juga ngga ada adegan nangis payungan sambil kehujanan, dengan ending yang cma bertatapan atau parahnya ketemu lagi di kehidupan selanjutnya hahaahah
    Buat yang belum nonton drama ini rekomended banget buat ditonton tahun ini.. ^^

    BalasHapus
  8. "Apabila memang masih ada yang ngotot dan menyatakan bahwa karakter ciptaannya terlalu sempurna sehingga terasa kurang nyata, ya udah ajalah…NAMANYA JUGA DRAMA KOREA!" Gilaaaaaakkkk ini perlu banget dikutip teh :D hahahaha...

    BalasHapus
  9. Baca nya di sekolahan teh sambil senyum senyum sendiri dikira orang gila sama oran tua murid 😁😂

    BalasHapus
  10. Teteeeehhhhhhhhhhhh rasa2nya aQ pengen masuk ke blog teteh dan obrak abrik tuh kapten (eh) jadi kangen kapten ������ teh.....aQ masih belum paham adegan apa ya teh yg romantis terselubung dihamparan jerami??? Nyahahahahaaaa ������ kl aQ palg suka scene yg pas gempa itu teh....yg kapten baru tiba di Urk dan mncari2 pujaan hatinya dlm diam.....dan disitu aQ mrasa dijatuhkan dr pesawat jg tehhhhh......tatapan mata mereka benar2 seperti kertas HVS yg penuh dgan kata2 "kamu baik2 saja, tidak terluka??....aQ merindukanmu" "kamu datang, aku juga merindukanmu"
    Duh teh ngomong apaan aQ ini....smakin ngelantur.....hahhahaaa

    Tp kl utk periklanan apa cuma aQ aja ya yg merasa itu smua bukan iklan jiahahahaaa sumpah teh...selama nonton yg kuperhatikan cuma manusia....bukan benda2 disekitarnya trmasuk ginseng merah itu hahhahaaaaaaa *baru nyadar kl itu iklan* bego deh aQ wkwkwkkkk si teteh bnr2 mmberi pencerahan ini hahahaaa

    Kl mw lanjutin komentar aQ rasa ntar blog ini penuh dgan komentarQ....jd sblm aQ baper lg mending sudah dulu komentnya.....pokoknya postingan teteh TERBAIK ������������ apalagi kl mnyangkut yg tampan2 wkwkwkkkkk love teteh...salam buat keluarga, sehat selalu jadi bisa terus ramein timeline �������� terimakasih khamsahamnida ��

    BalasHapus
  11. OMG Teteh, ulasan beserrrrta spoilernya sangaaattt lengkap sekakliiii.. *sungguh sangat bersimpati kepada mereka yang tidak mengikuti drama ini dari minggu ke minggu* hihihihi

    Dan dirimu benar-benaaar niat bikin review yang lengkappp kaaap kaap teh. Daebaak itu laaah..

    Dan jangan lupa OST-nya.. mau drama sekeren apapun kalau scoring dan OST nya gak mengena.. tetep waeeee, nah OST ini.. aku putar2 melulu.. kali klo yg nyanyi bisa ngomong, mereka udah protes berkali-kali pita suara bisa jebol nyonyaaaah

    BalasHapus
  12. Teh Eriii, saya salah satu yang terkena virus Joong ki-nisme :) :)
    suka benget sama adegan diatas mobil pick up yang berjerami itu. adegan itu membuatku berpikiran liar tak terkendali *LOL*

    DOTS emang top banget deh *jempol*

    BalasHapus
  13. Hihi..akhirnyaaahhh..tulisan ini release..mewakili semua kegalauan pr wanita yg menyimak drama cetar ini..heemm..drama ini emang fenomena lah teh..bingung mau bahas drma..serasa semua mau dikomenin..nyangkut bgt diati.

    Adegan kapten beradu senjata sm keamanan presiden arab ituuuhhh...haduuhh sarat makna..bukan cm gesture KEREN kapten yg tiada tara saat matiin radio and ngacungin senjata tiba2 untuk ngelindungun dokter tp jg sekaligus pembuktian ke dokter..yg ga nerima kapten krn alasan kerjaannya rd bertentangan sm kerjaan dokter..dia ky bilang..masing2 orang punya kewajiban kerjaannya masing2 tanpa harus bilang mana yg bener.Ahiiiyyy...meni kereeennn...

    Saat ini dunia korea ku teralihkan semua ke song jongki..berita korea saat ini bagi driku cm terbagi 2.. berita tentang jongki dan berita yg lainnya diluar jongki..hiks..*ntah sampe kapan bapernyah..ikutin ajah..

    Tks Teh..buat reviewnyah :D

    BalasHapus
  14. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  15. Jiaaahhh, keduluann diee nulisnyahhh hahaha...intinya emang dua daya tarik ceritanya drama ini : tak ada masa lalu & karakter yang manusiawi hihihi
    Trus eike rerun aja dehh, stop nulisnya, udah panjang & jelas di sinih :)))

    BalasHapus
  16. Teteeeehhhh. Aku kangen sama hari rabu dan kamis dua bulan yang laluuuuu. Huhuhu. Setiap hari rabu malam pasti nyariin rawnya. Kamis sore pasti wa si abang minta downloadkan dari kantornya dan malam kamis dan jumat nonton bareng dits sama si abang. Duhhh. Mesra banget deh kami berdua dua bulan itu teehhh. Dan saking bingungnya drama ini tamat jadi gak tahu mau mulai ngedrama lain dari mana lagi. Huhuhuhuhuhu. Kayaknya gak bakalan nonton drama lain dalam waktu dekat deh *boong banget seh* hahahaha.

    Iiihhh. Kalau soal menelisik telisik drama korea teh erry gak ada lawan deh. Emang penelisik nomor satu dah. Cocok kerja di BPK deh teh erry ini *eh 😝

    Etapi semenjak lihat adegan kiss kissing di mobil itu aku langsung bilang loh sama abang. Baaaanggg yok kita beli mobil kayak gitu yookk. Jadikan gak susah sambil nyetir bisa jagain si K yang loncat loncat di dalam mobil. Hahahahaha.

    Dan pada akhirnya ya emang ini kan drama koreaaaa. Jangan banyak dikomentari lah. Yang pasti dibaperin aja sampe puas. Sama dimimpiin dan didoain semoga song somg couple ini bisa jadi pasangan sebenarnya 😂

    BalasHapus
  17. Seumur umur drama ini pun gada panggilan 'oppa' teh.. harus banget itu dimasukan ke dalam mematahkan teori drama korea... good job lah DOTS!!!

    BalasHapus
  18. Para jomblowati:
    Nikahin aku Bang Joong Ki
    Insyaa Allah, Dek
    Hahahaha ada yang ngayal gitu nggak ya
    Btw emang aku ngerasa produk titipannya lumayan banyak, tapi bagiku wajar sih, production costnya kan pasti mahal, kabarnya smpt ditolak SBS ya, trus ada kekhawatiran susah cari sponsop karena si Aa n tmn2nya seringny pake baju army
    Temenku da yg protes soal ending yg terlalu sweet (padahal kalo Sijin bye bye beneran pasti mewek berat huh), please deh, penonton udah dibikin naik turun emosinya sampe kwatir "mau putus lagi????" masak nggak hepi ending, nggak rela, penulisnya juga takut diboikot ga bole tinggal di korea hahaha

    BalasHapus
  19. AAAKKK... baca ini sambil ngangguk2 setuju sama smua tulisan mbak :D

    ngakak baca bagian ini:
    " Apabila memang masih ada yang ngotot dan menyatakan bahwa karakter ciptaannya terlalu sempurna sehingga terasa kurang nyata, ya udah ajalah…NAMANYA JUGA DRAMA KOREA!

    Kalo lo pengen menonton sesuatu yang nyata jangan nonton drama Korea lah, sono lo nonton aja film dokumenter tentang perkembangbiakan berang-berang dalam habitat aslinya di Animal Planet! Dijamin bakal terasa nyata deh!"

    BalasHapus
  20. aduh teh, gue masi baper sampe skrg apalagi abis liat behind the scenenya, skrg tiap hari liatin foto2 si captain di ig fans2 nya dia, nonton video2 dia sambil senyum2 sendiri padahal kaga ngarti.. parah ih efek dots ke gue ..x_x

    BalasHapus
  21. Aq terdots hahaha...
    Itu yg placement di mobil yg pas mencet auto steer bagian mananya teh yg ngiklan? Hehehe...

    BalasHapus
  22. astagaaa teteeeeh....baca postingan ini ampe kompi lemot saking banyaknya gif...hahahahaha tapi unyu2 gifnya... :D

    aku pun teehhhh berasa banget kalo Dots itu beda banget...semua udah ada pasangannya masing2..jd kaga ada dah yang namanya rebutan pere yee...hahahaha

    sampe skrng aja aku suah move on teeeeh..pegimane ye supaya bisa move on :p

    BalasHapus
  23. Hahahaha akhirnya nulis juga tentang Dots. Duh ga bisa komentar panjang lebar deh, daebaaak ajalah buat bibi yang satu ini. Btw, gomawo udah masukin 2 drama abang Minho yg jadi favorit saya juga....

    BalasHapus
  24. Teteh, aku nunggu review nya teteh baru mau nonton. Gw mah gitu orangnya, nonton yg pasti bagus2ajah, ngga mau terjebak jadi korban "besok rabu" trus deg2an.. Hahahah.. Nunggu drama nya selesai dulu, baca review nya teteh, baru lanjut nonton nonstop.. Biar nggak jantungan aja sih teh. Tengkyuh review nya BTW ya teteh. Keren kocak. Kok bisa ya teteh sampai punya pikiran anak esde nyebrang jalan lah, mamang tambal ban APA lah.... You are extraordinary. Love u

    BalasHapus
  25. *Sini gue pegangin cangkirnya agar kalian dapat lebih bebas untuk melakukan perbuatan yang tidak senonoh*
    APAAAA INIHHHHHH?!!???! HAAHHAHA....

    BalasHapus
  26. Sudah tercemar mbak, virus jongkinisme :v :v :v

    BalasHapus
  27. subhanallah teh erry, posting dots yang ini syariah sekali.
    sekarang rabu saya makin hampa tanpa mamas joong ki. brb baca al kahfi tiap hari rabu

    BalasHapus
  28. Teteh parah ih, jadi sekarang udah punya jemaat, nih? Wkwkwkwkwk..
    Aku suka ini quotenya, izin pake ya sewaktu-waktu :D

    "Plis deh Kapten, hati aku ini kan bukan cucian kotor yang bisa kau peras dan jemur sesukamu! Aku mohon!"

    Btw aku nggak kena sindrom DOTS lho Teh, aku brenti di episode 2. Tapi tetep aja baca postingan Teteh mah asik banget ^^

    BalasHapus
  29. aku senyum2 baca postingan mbak erry. aku jg suka descendants of the sun, drama yg bikin aku nonton drama kora lagi setelah sekian lama (krg lebih 3 thn). settingnya, tema cerita, pemerannya (aku liat sih song hye kyo cocok kalo sama yg model cowok tengil, joong ki mirip rain di full house dulu), aksen inggris-korea jg unik di drama ini. kalau adegan selain pas operasi presiden arab, aku suka yg kapten masang tali sepatu dokter kang itu. so sweet. hehehe. overall, nice review, mbk :)

    BalasHapus
  30. Gaya nulisnya enakkkk banget, tapi kalo drmanya dah kelar ya udah, cari yang lain -yang aktornya juga ganteng- wakakaka.. Padahal tiap kamis jumat suka nungguin, gak bisa rabu kita nontonnyaaaa huhuhu

    BalasHapus
  31. hahahahaaahhaha iyu yg buat wallpaper chat jadi foto joong ki gilak abis da yaampun lucuuu hahaha

    BalasHapus
  32. Aku belum move on.. Aku kudu piye iki teh?? 😂😂😂

    BalasHapus
  33. Si kapten bikin orang nggak bisa tidurrrrrr

    Duh imutnyaaaaa

    BalasHapus
  34. Yaampun teh, ak baca dr awal sampe akhir enjoy banget..ngakak abis deh pokoknya.. kkk
    ditunggu review drama selanjutnya teh! Semangat. Gomawo udah mau nulis sepanjang ini❤❤❤

    BalasHapus
  35. huwoeoooowooo.. speechless aja lah aku mah..

    BalasHapus
  36. Huaaaaaaa... Paling asyik emang baca postingan Teteh, bahasanya santai dan ringan tapi bikin kita ngerasa, "Kok kata2nya bener ya?. Gitu. Kalimat yang teteh rangkai itu ekspresif banget!

    Si Kapten ini emang lha ya bikin hati para kdramalover porak-poranda ga karuan.

    Postingan blog si Teteh makin kece dengan gif, aku baru sekali doang pake gif, hehe.

    BalasHapus
  37. Teteh... Keren ihhh.... Bahas dots nya...aku aja mank blm move on sama drama ini.... Salam kenal ya teh... Love u

    BalasHapus
  38. Wkwkwkwkwkwk.. Ah teh.. Bener bgt.. Dari segi cerita emang gak berat2 banget yah. Macam chaebol ato putri yg ditukar gitu. Ahahaha.. Cm emang si SJK ini bikin semua umat manusia yg nonton dots bisa melayang2 gak keruan. Ahahaha..

    BalasHapus
  39. Jiaaah, liat update-an Erry wara-wiri di dashboard terus aku terdampar di Planetnya Erry ini. Plisss Errym jangan racunin aku :D Unyu sih nih yang maen tapi aku perlu ekstra waktu 6 jam jam sehari jadi 30 jam hehehe...

    BalasHapus
  40. teh, bacanya sambil menerawang adegan di tiap episode teh. menerawang senyum mematikan milik kapten tersayang:3
    niatnya udahan bapernya ama dots trs beralih sm draf skripsi tp endingnya tiap buka laptop yg dilakuin nonton ulang sang kapten tercinta demi mengobati rasa rindu yg menjalar hingga merasuk ke alam mimpi wkwk
    gif-gif diatas bikin nangis terharu sambil nginget ini scene episode brapa ya gitu. lebay ya teh, ah bodo amat. baper banget ini hahaha
    apalagi episode 15 yg kapten dikabarkan meninggal. wuih nangisnya ampe sesenggukan berasa ditinggal pacar beneran teh ya allah mata ampe bengkak cuma gara2 ditinggal kapten di drama ������������
    semangat teh postingnya lagi. tambahin gifnya kalo bisa. biar tambah kelimpungan memandang cerahnya si kapten hehe

    BalasHapus
  41. Diriku harus bilang apa Teh? Ngaku lagi kalau bacanya sambil senyum-manggut2-ngakak-trus mulai sedih karena makin yakin dramanya habis?

    Gara-gara Tetehlah pokoknya jadwal blogpost Seninku sampai sekarang belum jadi juga!!Huhu...

    BalasHapus
  42. teteh... boleh nambah reviewnya yaa dari pandangan seorang korban YOOSiJinisasi
    Emang drama ini lain dari drama yang lain.
    1. Sedihnya tidak berlebihan. Tapi hanya mengingat karet gelang aja udah mau nangis lihatnya. Cara drama ini flasback juga bagus. Gak perlu diam seribu bahasa dibawah lindungan payung atau hujan.
    2. Ngegombalnya cowok banget. agak lebay tapi menggetarkan jiwa perempuan yang mendengarnya. Tanpa kata2 romantis yang kadang susah dipahami seperti drama2 lainnya.
    3. Tidak ada Incheon disini..... biasanya yaa drama korea pasti ada adegan berpisah di bandara. Atau jumpa di bandara.
    4. Should I apologize or confess my feeling. itu adalah adegan ter-daebak sepanjang nonton drama Korea. tanpa harus menangis dan memohon karena sudah ditolak, sang kapten minta maaf dan hormat, lalu pergi, dan pulang ke Korea.
    5. Gak ada balas dendam. Gak ada masalah keluarga. mereka semuanya lahir dari keluarga yang baik2 dan manusia yg tak punya dendam. Misalnya jd tentara karena ingin balas dendam. atau jd dokter karena ingin menyembuhkan ibunya/adiknya yang lagi sakit (Yong Pal) Masalah yang dihadirkan memang murni masalah kemanusiaan. Yang memang muncul dalam daerah yang baru selesai konflik. Baru kali ini nonton Gempa bumi ada di drama korea. Penyakit menular, dan pastinya sengketa dengan Korea Utara wajib dimasukkan.
    heheheheheheh.....sekian aja yaa teh tambahan reviewnya. ini hanyalah pendapat dari seorang wanita yang blm bisa move on dari wajah dan kelakuan di Kapten. Jahat kau Song Joong Ki!!!!

    BalasHapus
  43. Pokoknya speechless sama drama ini
    Gagal move on dari dramanya, couplenya pokoknyaa semuaaaaa
    Aaaakkk
    Makasih yaa tehh udah diabuati review begini hihi

    BalasHapus
  44. Sepanjang baca ini ampe nutupin mulut takut ngakak di kantor xD.
    Tapi emang kapten Yoo ini yaaa, biasanya sebel kalo udah ada yang overrated di mana - mana, ini sekarang malah ngarep ada.

    *salah kenal teh xD*

    BalasHapus
  45. akhirnya nonton DoTS juga pas ada marathonnya di tipi.. tapi nontonnya lompat-lompat karena mesti nemenin si Kunyil main :P ahh yang penting udah nonton episode terakhirnya.. ntar besok-besok ulangi lagi dari awal.. hehehehehehehehe

    BalasHapus
  46. aku belom nonton lagi huhuhuhuhu... begitu si suster balik, langsung kebut ampe tamat hahahaha...

    BalasHapus
  47. Mbak / mas, mau nanya.. bahasa korea nya "hormat" yang sering diucapkan di filem ini itu gimana tulisan nya ya? Hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bantu jawab, ya..tulisan koreanya 단결/tan-gyeol :D

      Hapus
  48. Awalnya mau ngikutin drama ini dari sinopsisnya saja, eh, beberapa episode (untuk gak banyak, hehe) menjelang akhir malah penasaran dan "terpaksa" download..2 ep terakhir maksa untuk streaming #hadeeuh

    Yaps, setuju, Teh, dengan bromance yang sudah mematahkan second lead..suka sekali dengan song-gu couple di mana mereka jadi informan buat pasangan masing-masing :v

    BalasHapus
  49. Teh, lapor, saya udah dapat nih file lengkap DOTS. Siap terkapten, Teh. Laporan selesai :D

    BalasHapus
  50. Hatur nuhun tteh reviewna, aduh emang da si kapten teh bikin hati ini klepek2 #eaa

    ngagalakgak bacana oge :D hehehe
    pokonamah sekarang hari rabu teh, tong hilap ^^

    BalasHapus
  51. YA Ampun sampe baca ini pun virus joong ki-nisme aku bahkan belum sembuh.. mau rerun tapi takut tambah sengklek
    ini hari rabu dan masih suka baper kalo sadar c kapten udah gak tayang lagi

    BalasHapus
  52. ini kali pertama mantengin blog-nya teh erry(?) dan nge-review DOTS pula
    reaksi pertama yg keluar gw NGAKAK, NGAKAK, NGAKAK.. BAHAHAHAHAHAHAHA
    suerrr, ada adegan sedih pun gw ngakak nge-baca nyeee hahahahahahaaa
    kerenlahh buat teh erry(?) review nya topcer gan! jadi pengen lanjut baca sub yg lainn ;))

    thank you buat TheDramaKorea yg udah nge-recommend ini blogg.. keren shayyyyy ;))

    BalasHapus
  53. jadi penasaran dari kemarin temenku juga ngomongin ini nonton berkali2 katanya

    BalasHapus
  54. Salam kenal mbak. Meskipun nonton baru dpt episode 5 aku sdh merasa baper mbak, kalo di rmh isinya kebayang terus wajah si kapten, maklum nontonnya pas jam istirahat atw nyuri" waktu jam kerja 😀 hbs kalo dirmh ga bs nonton krn udah sibuk sm sikecil.

    BalasHapus
  55. Wah, bener2 suka Dots ya ini. Mungkin kalau dibandingin drakor2 lain memang dia agak beda. Tapi karena aku lbh suka US TV, jadinya drakor ini justru mbosenin banget. Bahkan romancenya lbh menye dari film2 sekelas Nicholas Sparks. Aku cuma suka pasangan si letnan sih. Sayang sekali twist mereka kurang difokusin :( By the way, sempet denger senior2 di kantor bilang bromance-nya korea udah "serem." Aku kurang tau sih. Tapi, mereka bilang bromance-nya korea ngajari gay -___-"

    BalasHapus
  56. Sampai saat ini saya masih belum tertarik dengan drama korea.

    BalasHapus
  57. Ahahhaa lucu banget sih...eh salam kenal dlu ya mba... tdnya sy iseng aja baca blog nya krn ada si kapten ini, ternyata pas baca nya saya bs ketawa ngakak plus ngebayangin kejadian yg dituliskan...terus jd sedih lagi deh krn drama nya udh abeess hiks

    BalasHapus
  58. Teteeeh aku ngakak baca reviewnyaa :))
    salah satu yang aku senengin dari drama ini sebenarnya karena ketiadaan cinta segitiga. ngenes banget dah kalo harus liat second lead character menanggung sakit hati *hiks*
    salam kenal ya mbaaak ^^

    BalasHapus
  59. Aku baru mulai nonton episode 1, Teh.
    Aku suka banget gak ada cinta segitiganya mah. Soalnya bikin cerita gitu kan tingkat tinggi kesulitannya :D

    BalasHapus
  60. Drama yg paling bikin baper pdahal ceritanya ngak make sense hahhaa namanya juga drakor

    BalasHapus
  61. Keren banget mak sudut pandang yang berbeda, ak baca sampai tuntas tas tas, seperti sswatu yang baru gitu ,,, nyesss
    *cemong kok tampan , dunia ini tidak adil aaaaaarggvg

    BalasHapus
  62. Pecicilan tapi langsung berubah jadi pahlawan super yang siap melindungi orang tua, wanita, cantik, dan anak2.
    Quote oke itu teh..haha. Aku sukaak!
    Jadi apakah sudah bilang bye ke Lee Min Ho teh? hahaha
    Apa yang menjadi kegelisahan para fangirling sudah diperjelas dengan semaksimal mungkin oleh teh ery. Suga haseyo, teeh! Hahaha

    BalasHapus
  63. seru reviewnya hahaha salam kenal :)

    BalasHapus
  64. Yang komentar udah bejibun


    Saya juga terkena virus big boss.dan lagi mulai re run 😂

    BalasHapus
  65. Yang komentar udah bejibun


    Saya juga terkena virus big boss.dan lagi mulai re run 😂

    BalasHapus
  66. Ngakak baca komen yang bejibun.
    Ah jadi kangen ngedrakor lagi

    BalasHapus
  67. Ngakak banget euy baca review nya seru ampe ketawa2 sendiri 😂😂😂 adegan yg minum wine "dengan cara berbeda" juga jjang banget dah itu gemessssss 😻😻😻

    BalasHapus
  68. teh reaksi aku selama baca ini bermacem-macem. dari ngakak, serius mikir ngangguk-ngangguk, sampe terharu

    BalasHapus
  69. Nice review!
    Masih bertanya2, knapa ya adegan awal mau bebasin sandera, menyusup kok lampu senapan (senter) dinyalain.. Bukannya jadi bikin keliatan musuh ya.. Hihihi

    Nonton DOTS gara2 aneh liat pic joongki seliweran di nf jd tentara.. Biasa liat dia jadi anak bawang di running man.. Cobalah nonton & ttp aneh sampe akhir.. Hahaha maap yaa yg udh terkaptenisasi..

    Trus ada review yg nyaranin nonton film & drama dia yg lain.. Jadilah lbh suka aktingnya di innocent man & penny preacher.. Ini lagi mau nonton a werewolf boy yg dpt byk penghargaan.. Tp kok musti nyiapin tissue.. Hmm takut mellow

    BalasHapus
  70. "Kali-kali aja ada manusia kurang kekinian di semesta raya ini yang masih belum menonton dramanya. Sungguh memprihatinkan mereka itu."--> gw teh, gw..hahaha..semakin orang nyuruh nonton..kenapa saya makin males nonton yaaa? Hahaha (dicibir penggemar dots) atuhlah, gw ragu mencemplungkan diri di kubangan demam Joong Ki, dan takut terjebak jadi shipper SongSong, karena sesungguhnya jadi shipper itu berat, makan hati, dan terancam delusional tingkat tinggi --> kejadian setelah gw nonton we got married dan tanpa sadar jadi shipper Lee Jong Hyun & Gong Seung Yeon.

    Hehe, duh..gimana dong teh? Nonton ga yaaaa...

    BalasHapus
  71. waah keren nih tulisannya, lengkap dan lebay...cocok banget sm pemikiran gw soal drama ini. awalnya ga terlalu ngefans drakor, cuman suka janggem aja, itu loh drama ttg tukang masak jaman kerajaan joeseon dl. dan g terlalu suka sama SJK, eeh ya ampun stelah main di dots, keren beneeer....dan skrg gw lg nonton ulang innocent man, sebelumnya warewolf yg super keren, dan terpesona bgt sm personality nya yg "super" liat dia di KBS 9 so humble gt, bikin melted...Di dots dia bertranformasi total, hilang kesan "manis" . Gesture dan olah vokal dia jg lbh mature. he's become a man...soal SHK yg emamg "Queen" dan selalu kliatan "Goddes" di tiap karakter, dan tiap adegan apapun, SJK bisa ngimbangin dgn sangat sempurna. Btw, meet n the greet nya ke asia, termasuk Indonesia gak?

    BalasHapus
  72. Aaahhhh

    Gw suka banget ama tulisan ini. Macam dari sanubari erry (wow, it rhymes!)

    Dokter pasti jomblo, karena sibuk
    Tentara pasti jomblo, karena capek
    Kdramalovers pasti jomblo, karena capek setelah sibuk berimajinasi

    BalasHapus
  73. Baca ini dpt dari fb.. Nambahin satu lagi. Ntah kenapa suara deru pesawat terasa merdu. Serasa itu helikopter nya si captain..

    BalasHapus
  74. Baca ini dpt dari fb.. Nambahin satu lagi. Ntah kenapa suara deru pesawat terasa merdu. Serasa itu helikopter nya si captain..

    BalasHapus
  75. Kang Mo Yeon cantik sekali ya mbak~ :D

    BalasHapus
  76. Yang paling bikin baper mpe nangis2 semaleman itu pas episode 15 itu menurut sy titik puncak klimaks drama ini. pas si jin nemuin mo yoen di padang pasir tepat 1th mereka gak ketemu...duh,,gue ngebayangin kalo jd mo yoen (ngharep bgt)..anget bgt kali ya pas dipelukan si jin..palagi doi pake kaos ketat yg nonjolin otot di lengannya.. (kan banyakan pake seragam kedodoran tuh si jin) duh..bikin hatiku iniiiiii....deg deg sseerr...macho abisss...

    BalasHapus
  77. Abis ngakak2 heboh baca review inih..
    Lanjut rewatching DotS untuk yg ketujuhbelas kalinyah..XD #edisilebay

    BalasHapus
  78. Reviewnyaa lucu teh. Aku ngekeh terus bacanya, apalagi pas bagian nyetir takut nabrak anak sd haha. Jujur aja kiss scene sama hug scene di drama ini memang banyak mengkhawatirkan gitu sih. Mana yang pas nyetir itu, kok akunya yang khawatir nabrak haha, terus yang kiss scene di jerami itu juga, aku khawatir mereka kejedut gitu pas jumpa jalan bebatuan helehh. Adegan hugnya juga, megang cangkir itu memang agak2 gimana gitu ya,aku lupa itu air panas nggak sih? Kalau air panas pas meluk tiba2 nyenggol gimana ya hahaaa.

    BalasHapus
  79. panjang nian mak erry... aku jadi tergoda, di youtube ada kali ya... :)
    baca review mak erry ini jadi mesem2, masa ada tawakal dan istiqomah segala sih hahaha....

    BalasHapus
  80. jaaaaaaah! baca ini jadi gagal move on dari DOTS dan Joong Ki. mana gambar dese bertebaran di post ini.

    BalasHapus
  81. malem ini pertama baca blognya teh erry.. aaannnddd i laugh a lot XD XD
    gif-nya tolong ya teh, bikin gak fokus baca inimah, beneran deh... hihihii

    BalasHapus
  82. Yaaa Allah reviewnya oke banget dan bikin ngakak, sukaaa dech

    BalasHapus
  83. haha bikin ngakak deh min ulasannya.

    BalasHapus
  84. bahasa korea nya "hormat grak" yg suka diomongin apasih??

    BalasHapus
  85. Ini apa sih judul yg sering disebutkan dimana2 bikin kepo saja...sy pikir film jepang loh habis ada sun sun nya...hahaha...
    ulasan ok bgt

    BalasHapus
  86. hai erry, salam kenal ... ketemu blog ini ada di TL FB nya temen aku dan ternyata sumpaaahhh ngakaaakkk ga abis abis ! tos dulu atulaahh untuk belum bisa move on nya dari DOTS, walopun udah disuruh suruh orang nonton she was pretty or oh my venus ... teteepp gak bisa move on ...

    duh gusti, harus gimana aku teh laahh yaa .... *sambil nonton lagi DOTS entah yang keberapa kalinya*

    BalasHapus
  87. Hai Teh Erryyyyyy, salam kenal! Aku seneng banget nemu blog ini. Awalnya aku cuma browsing blog yang suka review drama korea. Karena jujur aja aku lagi kehausan drakor banget ini. Tapi ternyata nemu blogmu ini dan penasaran bahas tentang DOTS. Maklum lah, aku masih belum bisa move on dari drama itu. Itu drama kedua yang aku tonton dan setelah itu aku juga nonton banyak drama. Tapi gak tau ya, itu drama masih susah banget di-moveon-in sampe sekarang. Bahkan W pun yang menurutku lumayan keren, tapi masih belum bisa nandingin DOTS.

    Eh ternyata reviewmu ini bener-bener kocak abis! Suka bacanya. Serius, santai, dan lucu aja gitu Teh. Gara-gara baca ini aku jadi kepikiran DOTS lagi. Udah nonton berkali-kali tapi yaAllah, gak bosen-bosen. Liat explore di IG juga masih banyak yang throwback sama DOTS. Gimana bisa move on kalo gini caranya???

    So far aku setuju sih sama teorimu. Tapi untuk soal iklan, aku sendiri malah nggak masalah hehe. Soal dr. Kang yang dandan mau ngedate, soal Yoo Si Jin yang makanin ginseng merah, atau iklan lainnya yang soal mobil juga, menurutku itu emang agak maksa sih. Tapi nggak disturbing kok. Btw, soal sepatu dr. Lee untuk Blackey itu iklan juga bukan ya? Hehe.

    Tapi kayaknya semua sponsor itu worth it deh. Biaya produksinya aja nyampe ratusan M kan ya? Gilaaa, pantes aja dramanya sukses abis!

    Btw Teh review drama lain lagi dong Teh, yang menurutmu keren-keren. Aku haus ngedrama macam DOTS lagi nih :D

    BalasHapus
  88. Aku tak tau harus berkata apa... Hiks

    BalasHapus

 

Blog Template by BloggerCandy.com