Senin, 24 Agustus 2015

Menanggapi Komentar Buruk di Blog



Ih, emangnya gue pernah gitu dapet komentar gak enak di blog? 
Iya, pernah banget!

Gue juga heran, padahal mah selama ini, gue jarang banget menulis postingan opini atau apapun yang sifatnya kontroversial lho!
*YA IYA LAH SECARA POSTINGAN LO ISINYA CURHAT SEMUA GITU LHO!*

Tapi, tetap aja sih postingan bernada curhat yang gak pernah berniat untuk menyenggol siapa-siapa pun ternyata ada aja yang mungkin gak suka bacanya.

Anak-anak gue pernah dikasihan-in dan dibilang kurang gizi karena gak pernah dimasakin sama emaknya, gue pun pernah dituduh kurang nasionalis karena kebanyakan posting soal Korea, dan bahkan yang paling menikam adalah ketika ada juga yang merasa prihatin karena Abah memiliki istri seperti gue.

Selasa, 18 Agustus 2015

Berbagai jenis Cinta dalam Drama Korea



Lho, memangnya cinta bisa dipilah-pilah menjadi berbagai jenis gitu?

Yah, namanya juga Drama Korea, apa sih yang gak bisa dalam drama Korea!
*ARGUMEN LEMAH MACAM APA PULA ITU!*

Gue adalah tipe penikmat Kdrama & Kpop yang multibias dan multifandom, jadi actor/Idol favorit gue dalam drama Korea atau ranah Kpop memang seabrek-abrek. 

Dan di postingan kali ini, gue akan menceritakan kisah cinta gue dalam drama korea secara kronologis lengkap mulai dari awal perkenalan, mengapa gue bisa terpikat dan akhirnya jatuh cinta sama mereka.

Dan karena gue ini anaknya emang suka kurang kerjaan tapi kok malah suka ngerjain hal2 yang kurang penting, maka gue akan mencoba untuk mendefinisikan rasa cinta gue dan bagaimana posisi mereka selama ini didalam hati gue.
*APA BANGET LAH INI!*

Jadi disclaimer-nya adalah tulisan ini akan sangat subjektif dan personal karena memang dipengaruhi oleh selera dan preferensi gue dalam menonton drama Korea.

Tapi mudah-mudahan sih para pecinta Drama Korea yang membaca tulisan ini akan merasa relate dengan cerita gue dan mungkin mengalami hal yang sama, tapi dengan tokoh yang berbeda.

Senin, 17 Agustus 2015

Bagi Mereka yang Menganggap Pecinta Drama Korea & Kpop Tidak Nasionalis,...

Duh,...

Kenapa yah, setiap kali Agustusan gue selalu saja membaca status nyinyir yang menganggap bahwa pecinta Drama Korea & Kpop itu tidak nasionalis.

Pffttt...

Pengen ikutan komentar di statusnya, tapi kok jadi kayak yang pengen cari ribut.

Pengen bikin status di wall sendiri, tapi kok kesannya jadi kayak gue yang sengaja pengen cari gara-gara.

*selama ini, gue memang sebisa mungkin menghindari membuat status no-mention baik di FB maupun twiter dan lebih memilih untuk ngobrol sama kulkas & termos aja*

Tapi, kalo diem aja, hati ini kok gak nyaman dan berasanya jadi pengen cegukan terus yah.

Akhirnya memutuskan untuk membuat postingan pendek ini aja, untuk menghilangkan keganjalan di hati.

Senin, 10 Agustus 2015

Di-kangen-in



Mudah-mudahan judulnya udah cukup ‘dangdut untuk mewakili isi hati gue lah yah!

Jadi ceritanya, beberapa waktu yang lalu gue menghadiri undangan Blogger Gathering dari Advan untuk peluncuran produk terbaru mereka yaitu Advan Vandroid X7. Acaranya dilangsungkan di Hotel Fairmont Jakarta, dan gue berangkat barengan sama teman-teman Blogger Bandung totalnya ada 7 orang.

Welfi dulu ketika menuju ke Jakarta! (foto pinjem Bang Aswi)

 Tapi di postingan ini gue gak akan me-review tentang acara dan produk-nya, karena sudah gue tuliskan di blog lama gue. Tapi boleh banget sih kalo pengen mampir-mampir yah.

 *sepertinya si blog lama akan gue jadikan blog khusus review & reportase aja deh biar kagak lumutan*

Senin, 03 Agustus 2015

Just an Ordinary Day - part 2



Postingan gue sok asyik banget lah ini, pake sequel  part 2 segala hehe..

Tapi kalau mau iseng baca postingan part 1-nya sih boleh banget lho yah.

It’s just one of my ordinary days…

Jam 05.00

Seperti biasa, gue akan terbangun dengan geragapan dan sedikit kehilangan orientasi, karena malam sebelumnya baru tertidur lewat tengah malam setelah sibuk nge-drama.

Si alarm rese akan berisik dan berdering tiada henti sampai gue berhasil menemukan password yang tepat untuk membungkamnya. 

Iya, untuk mengantisipasi kebiasaan buruk gue yang sering sekali terlambat bangun pagi, Abah dengan kejamnya meng-install alarm ‘math puzle’ di hape gue. 

Alarm yang diciptakan untuk membuat hidup gue sengsara!
Dengan kemampuan matematika gue yang sedikit terbatas, tidak jarang gue pun tertidur sambil menyembunyikan kalkulator dibawah bantal gue. 

Memang seputus asa itulah perasaan gue setiap kali harus menghadapi soal penjumlahan di pagi buta. 
 

Blog Template by BloggerCandy.com